Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Olahraga di pagi hari


__ADS_3

"Mau kemana kamu? cegah belinda yang menghadang sang putra.


Ma...plies dong,jangan halangi caisar," mohonya.


Di saat mertua menghadang langkah suaminya itu Nada gunakan untuk segera masuk ke kamarnya dan mengunci dari dalam.


Sayang,buka pintunya? seru Caisar sambil mengetuk pintu kamarnya.


Mas tidur saja di luar,anak anakmu lagi gak mau di ganggu," sahut Nada.


Astaga sayang! kamu tega sekali dengan suamimu.


Ayolah sayang ,buka pintunya," Caisar terus mengetuk dan memanggil sang istri,namun tak ada sahutan dari dalam lagi,karena Nada menggunakan bantal untuk menutupi telinganya.


"Salah sendiri membohongiku,rasakan akibatnya," gumam Nada.


Caisar terus menanti di depan pintu.berharap istrinya mau membukakan pintunya ,tapi apa yang ia harapkan tidak akan terwujud hingga akhirnya caisar tertidur di Depan pintu kamar.


Nada menggeliat,suara kicauan burung itu mengusik tidurnya ,saat mata terbuka ,ia raih ponselnya dan melihat jam.


"Sudah pagi ya?"gumamnya seraya meraih ponsel untuk melihat jam.


Masih jam lima pagi," Nada kembali memejamkan matanya rasanya masih ngantuk.tak lama kemudian,Nada bangun dan menuju kamar mandi,hanya sekedar ambil air wudhu ,setelah ritual wudhu selesai ,ia langsung menunaikan sholat subuh.


Setelah sholat subuh selesai? Nada ingin keluar dari kamar,dia ingin jalan-jalan di halaman rumah sambil menikmati segarnya udara di pagi hari.


Begitu membuka pintu kamar,ia di kejutkan oleh suaminya yang tertidur di depan kamar tanpa menggunakan alas.


"Ya ampun Mas Tama,"Kagetnya yang langsung berjongkok untuk membangunkan suaminya.


"Mas,bangun ,sudah pagi," Ucapnya seraya mengguncangkan tubuh suaminya.


"Uuuhh....Caisar menggeliat.


Saat membuka mata ternyata istrinya sudah berada di hadapannya ,caisar segera bangun.


"Ngapain sih Mas tidur di sini? kan ada kamar lain di rumah ini," tanya Nada sambil tangannya mengusap punggung lengan suaminya.


Kamu sih main kunci dari dalam," sahut caisar.


Salah sendiri Mas marah-marah gak jelas sama aku,mana gak mau jujur lagi," sahut Nada yang tak mau mengalah.


Sudah ayo bangun,di sini dingin," Ucap Nada yang menarik lengan suaminya supaya berdiri.


Tau di sini dingin,tapi malah kamu kunci dari dalam,"sahutnya sambil bangkit dari duduknya.

__ADS_1


Iya-iya maaf," sahut Nada yang lebih dulu masuk kamar.


Mas ,gak mau maaf doang.


Terus mau Mas apa," tanya Nada.


Gara-gara kamu ,mas jadi kedinginan ,jadi kamu harus memberikan kehangatan untuk suami mu ini," jawab caisar yang langsung memeluk dan mencium istri.


Nada yang mendapatkan serangan dari suaminya berusaha menghindar ,Namun apa daya,suaminya begitu kuat mengunci tubuhnya.


Krak...


Di selah memangut bibir sang istri ,caisar membuka baju tidur istrinya dengan kasar ,baju itu terkoyak karena robek.


Hmmmm...Nada memukul punggung suaminya saat di rasa ia kehabisan nafas.


Ya,ampun Mas,mas merusak bajuku," Ucap Nada saat pangutan bibirnya terlepas.


"Nanti kita beli lagi yang banyak," sahut caisar yang mendorong istrinya ke atas kasur,dengan gerakan cepat caisar menarik baju yang berhasil ia rusak itu.


"Mas,"


"Ini hukuman jika kamu berani mengunci suamimu dan membiarkan tidur di luar," bisik caisar tepat di telinga sang istri,setelah mengucapkan itu caaisar memberikan gigitan-gigitan kecil di sana,sehingga membuat tubuh Nada tersengat aliran listrik.


Mas memaafkan mu,tapi Mas akan tetap menghukum mu," sahut caisar yang terus menciumi leher sang istri.


Tak ada penolakan lagi dari sang istri ,Nada yang mendapatkan sentuhan itu mulai terbuai nafasnya sensali geli dari cumbuan suaminya.


"Mas," suara erotis keluar dari bibir mungil Nada dengan dada yang sedikit di angkat.


"Mas geli mas," Ucapnya di selah suaranya.


Caisar yang mendengar itu tak sedikitpun mengurangi aktifitasnya ,ia semakin semangat untuk melahap biji dari buah kembar milik sang istri.di hisapnya seperti bayi yang sedang menyusu,aksi caisar membuat Nada merem melek merasakan kenikmatan..


"Sakit Mas," Ucapnya tapi tanganya justru meremas rambut suaminya dan menekan kepalanya..


Caisar terus menggoda barang milik istrinya," memainkan lidahnya dan menghisapnya,di sisi lain turun kebawa memainkan benda yang mirip kacang yang berbeda di antara lipatan danginh yang tesebunyi.


"AAAA..Nada menjerit kaget karena caisar langsung memainkan dengan kasar.gerakanya yang cepat membuat tubuh Nada meliuk-liuk seperti cacing kepanasan.


Suara erotis nya semakin tak bisa di kendalikan lagi.


Iya terus Mas? Ucapnya yang merasakan kenikmatan yang hampir menuju puncak.


"Apa seenak itu," tanya caisar yang hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh sang istri.

__ADS_1


Gerakan tangan caisar cepat dan cepat sehingga tubuh Nada mengejang dan bersama dengan itu cairan dalam tubuhnya keluar.


"Lihat sayang kamu banjir," Ucap caisar yang menunjukan tangannya yang basah.


Nada hanya melihatnyya sekilas belum juga tersadar,caisar sudah menghujam inti tubuhnya yang membuat Nada terbelalak.


Mas pelan-pelan.


'Iya sayang," sahutnya yang terus menggerakkan pinggulnya maju mundur.


Suara ******* nan erotis itu menggema di dalam ruang kamar,mengiringi aktifitas panas dua sejoli itu.


"Mas," ******* pendek dan terputus tangannya mencengkram seprai dengan kuat saat tempo gerakan dari suaminya di percepat.


Caisar mendesah panjang dan menakan senjtanya lebih dalam lagi untuk menyemburkan lahar cintanya.


Nada bernafas seperti ikan yang kekurangan air,sedangkan caisar menjatuhkan tubuhnya di atas sang istri sesaat? setelah itu ia terguling ke sampin seraya menghujani wajah istrinya dengan ciuman.


"Sayang hari ini kita sarapan di luar mau gak," tawar caisar yang masih berusaha mengambil hati sang istri.


Sarapan dirumah aja mas,kasian bibik sudah caoek-capek masak buat kita," tolak Nada.


Gitu ya? padahal mas ingin makan nasi kuning yang di Deket kantor mas," Ucap caisar.


"Mas ngidam lagi " tanya Nada yang menelisik wajah suaminya.


"Iya mungkin sayang,soalnya mas pengen banget makan nasi kuning di dekat kantor mas,"jawabnya.


"Iya udah kita sarapan di luar,semoga saja masih ada," kata Nada sambil menyisir rambut.


"Sayang tolong pasangkan ini," Ucap caisar yang memberikan dasi ke istrinya.


Tanpa menunggu lama,Nada mulai menyimpulkan dasi itu dengan sedikit berjingjit.


"Mas.


"Apa?" sahut caisar yang tak berkedip memperhatikan istrinya dari jarak sangat dekat.


Mas Masih gak mau jujur sama aku ," tanya Nada denagan pelan.


Caisar mengehela Nafas panjang,sayang tolong beri Mas waktu? jika sudah saatnya mas pasti akan jujur sama kamu,,tapi tidak untuk kali ini," Ucapnya dengan suara yang pelan.


Nada terdiam ,gerakan tangan yang menyimpulkan dasi itu di perlambat ,dengan pandangannya yang menunduk ke bawah.


'Sayang dengarkan Mas! Mas tidak menyimpan rahasia yang akan membuatmu sakit hati,ini hanya masalah pribadi mas dengan seseorang yang sudah menghancurkan hidup keluarga mas," Ucapnya.

__ADS_1


__ADS_2