
Taksi yang mereka tumpangi telah sampai di sebuah ruko yang cukup besar ," Pak tunggu sebentar di sini ya?"Ucap Alisa yang turun dari taksi ,supir taks itupun mengangguk.
Mereka masuk ke dalam bakery beriringan depan belakang.
Mbak,saya mau kue...Alexs menjeda ucapannya dan menoleh ke Alisa yang ada di belakangnya.
Kue yang seperti tadi mbak apa masih ada," Ucap Alisa.
"Oh,mbak nya yang tadi beli kue ulang tahun ya ," tanya penjaga toko itu,ada mbak kebetulan tinggal siaa satu," Lanjutnya.
Iya,saya ambil yang itu mbak,di beri tulisan ya," pinta Alisa
Tunggu sebentar ya mbak ," penjaga toko itu mengambilkan kue yang Alisa minta.
Mau di beri tulisan apa mbak," tanya menjaga toko.
Seperti tadi ya?"HBD mama?'jawab Alisa.
Sudah siap mbak," Ucapnya..
"Berapa mbak," tanya alexs.
"Silahkan bayar di kasir ms," jawabnya.
Setelah membayar ,alexs menyerahkan kue itu ke Alisa.
Ini kue mu," Ucap Alexs.
Terimakasih,?Kata Alisa yang menerima kue itu ,setelah itu ,Tampa pamit ,Alisa menuju taksi,tak lama kemudian taksi itu pergi.
"Bos,!sapa seseorang dari dalam mobil.
"Lama banget lu Ren," Ucap Alexs yang langsung masuk ke mobil Rendi.
Ya,maaf bos ,"sahutnya.
"Ikuti taksi yang di depan itu ,cepet ," perintahalexs yang masih penasaran dengan sosok wanita cantik yang bernama Alisa itu.
Di mansion
Caisar berusaha membujuk sang istri.
"Ayolah sayang,sekali lagi ," Caisar menyentuh pundak sang istri yang memebelakanginya.
"Aku capek mas ,besok pagi saja"Ucap Nada yang tak mau mengubah posisi tidurnya.
Kan kamu udah janji sayang ?"Sahut caisar.
Nada memutar tubuhnya sehingga menghadap ke suami.
"Mas Kenaps sih gak bisa ngerti ," aku kan udah bilang capek mas ,Kenapa sih maksa ," Ucap Nada dengan mata yang berkaca-kaca.
Husstt,jangan magis dong sayang,"caisar segera menghapus air mata sang istri.
Iya-iya mas gak akan maksa kok sayang?Maaf ya," Ucap caisar.
__ADS_1
Nada pun mengangguk," sekarang tidur saja sini," caisar memeluk istrinya ,saat itu juga Nada tersenyum penuh kemenangan.
"Yes berhasil ," batinya.
Tapi Caisar tidak bisa memejamkan matanya.
Caisar mengusik tidur sang istri ,tapi nyatanya sang istri tidak terusik sama sekali saat suami tercintanya mulai melancarkan aksinya.
" Maaf ya sayang,Mas harus lakukan ini ,mas tidak mau berpisah denganmu ,dan ini jalan satu-satunya ,supaya kita bisa tetap bersama ,mas ingin kamu cepat mengandung anak kita ," Lirih caisar sambil menyentuh setiap inci tubuh sang istri.
"Apa,kamu benr-benar capek ,sehingga kamu tak terusik sama sekali," tanya caisar yang tentu tidak akan mendapat jawaban dari sang istri.
"Tidurlah ," caisar menarik selimut untuk menutupi tubuh sang istri.
"Kalau begini caranya ,aku bisa gila," gumam caisar.
Tak ingin lama-lama caisar segera memposisikan dirinya di atas sang istri.
"Uuhh...Nada melenguh saat senjata itu berusaha masuk ke intinya tubuhnya,seketika dirinya membuka mata,,mas ,aLEmmmhh,Nada tak lagi bisa protes karena caisar telah membungkam nya dengan sebuah ciuman.
"Caisar bnar-benar tak memberi celah dan kesempatan untuk istrinya bicara ,di selah kegiatanya ,ia harus memangut bibir sang istri.
Nada yang awalnya menolak ,kini mulai terbuai,dirinya juga membalas ciuman suaminya.
Caisar menghentikan aktifitasnya ,ia fokus di dengan bibir sang istri.
Kenapa berhenti mas ,' tanya Nada dengan saura yang serak.
"Coba katakan yang benar "!Goda caisar.
Caisar tersenyum dengan sekali gerakan ia telah memutar posisi sang istri yang berda di atasnya.
Mas ingin melihatmu yang beraksi kali ini sayang," Ucap caair yang menggerakkan tubuh sang istri.
"Jangan melihatku seperti itu mas,aku malu?Kata Nada yang menutup wajahnya dengan gengam kedua tangannya.
"Kenapa harus malu sayang,' kamu terlihat sangat canti. jika seperti ini ,lebih canti dari biasanya," puji caisar yang meraih tangan sang istri.
"Mas jangan bohong ," Sahut Nada yang terus bergerak.
Aku tidak bohong sayang," Ucap caair yang menikmati setiap gerakan dari istrinya.
Gerakan yang lambat itu Nada ubah menjadi gerakan yang cepat.
Caisar yang mengimbangi gerakan istrinya akhirnya mereka mendesa panjang bernama.
Nada ambruk di atas tubuh suaminya.
Trimakaih sayang," Ucap caisar yang mencium kening sang istri.
Sekarang bairkan aku untuk tidur ," Ucap Nada dengan suara tersenggal.
Ya-ya...tidurlah sayang ,mas tidak akan mengganggu mu lagi?balas caisar yang memeluk tubuh istrinya.
Mereka benar-benar terlelap saat hari mulai pagi.
__ADS_1
Nada menggeliat sesat sinar matahari menyorot wajahnya.
Jam berapa ini ," Gumamnya sambil mengucek matanya yang masih teras berat itu,tanganya meraih ponsel yang ada di nakas.
"HAAA....jam tuju," kagetnya.
"Mas,bangun sudah siang ,' Nada menepuk-nepuk suaminya agar cepat bangun.
Aduuh sayang masih ngntuk," Ucap caisar yang enggan membuka matanya.
Sudah jam tuju mas ,mas gak ngantor.
Itu urusan gampang''sahutnya.
Ya sudah kalau masih mau tidur ,tidur saja sendiri," aku mau mandi ," Ucap Nada yang langsung turun dari tempat tidur dan menuju kamar mandi.
Hemmm'.sahutnya dengan gumaman.
Setelah mandi Nada pun turun ke lantai bawah,saat tiba di lantai bawa ia Herna dengan keadaan rumah yang masih sepih.
"Kok masih sepi,apa Neneng Dan Dewi semalam tidak pulang.
Lalu bibik sama paman kemana.
Nada bertanya-tanya sendiri ,Tampa pikir panjang lagi Nada segera ke dapur untuk melakukan rutinitas setiap harinya.
"Nad,tolong buatkan teh hangat untuk bibik mu," pinta Paman Toha.
"Paman bagaimna keadaan bibik ,"tanya Nada yang cepat membuatkan teh hangat untuk bibiknya.
Masih pusing katanya ," Jawabnya.
Ini paman teh nya ," Nada menyerahkan teh tersebut ke paman Toha.
Makasih ya Nda ,tolong gantikan dulu pekerjaan bibik mu ya.
Iya paman ,jangan khawatir," Sahut Nada..
Nada kembali fokus pada pekerjaannya ,tangan yang cekatan dan terampil itu meracik masakan ,saking fokusnya ,ia tak menyadari jika suaminya telah mengawasinya dari tadi.
"Sayang lagi masak apa!" Tanya caisar tiba-tiba datang dan memeluknya dari belakang.
Mas?pekik Nada.
Jangan begini mas ,nanti ada yang lihat ," Nada berusaha melepaskan tangan suaminya.
Enggak akan sayang ,"Sahut caisar yang semakin erat memeluk istrinya.
Jangan ganggu aku mas," dudduklah di sana ,aku akan buatkan kopi untuk mu mas.
"Bentar aja sayang ," Sahutnya sambil menciumi rambut istrinya yang wangi shampo itu..
"Tiba-tiba seseorang telah membuat mereka kaget.
Sedang apa kalian.
__ADS_1