Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
kesalah pahaman lagi


__ADS_3

Hati siapa yang tidak akan galau jika tidak bisa mendengar kabar dari pasangan kita," terlebih lagi orang itu adalah pasangan hidup.


Pagi telah tiba," dengan perasaan yang tak menentu Caisar meninggalkan Indonesia," Dirinya berangkat ke Jepang di temani oleh Rio.Di dalam pesawat,Caisar lebih banyak diam," ia habiskan waktunya untuk melamun!" mengenang masa-masa saat dirinya tinggal di desa.


Dengan lamunannya Caisar selalu mengingat Nada istrinya.


"Nad,aku merindukanmu,"ucapnya dalam hati.


Bagaimana pun caranya.Urusan di Jepang harus segera aku selesaikan!" batin Caisar.


Caisar dan nada saat ini sama-sama merasakan hal yang sama.hampir tiap malam nada susah untuk tidur pikirannya selalu melayang ke suaminya.


"Mas kamu sedang apa sekarang"Ucapnya dalam hati.


Malam ini Nada kembali tak bisa tidur! di jam satu malam dirinya masih terjaga,berulang kali Nada mencoba untuk memejamkan matanya namun tetap saja Tak bisa.


DUAARR....


Tiba-tiba petir menyambar di sertai hujan yang langsung deras!" Nada meringkuk dengan memeluk guling.dirinya benar-benar takut dengan suara petir,Nada memejamkan matanya saat petir kembali menyambar? Saat itu juga Nada teringat akan Tama yang berusaha menenangkan dirinya.


"Mas tama aku takut", Ucapnya yang sambil terisak.


Nada yang ketakutan itu terus memejamkan matanya hingga dirinya terlelap.


Di lain sisi.


Caisar sedang bersiap untuk berangkat ke kantor.


"Yo udah ada kabar dari alexs,' tanya Caisar.


'Belum tuan,"sahutnya.


Kita berangkat sekarang,aku tak mau membuang waktu ku di sini,Aku menargetkan kurang dari seminggu kita harus pulang ke Indonesia ? Ucap Caisar yang keluar dari hotel.


Yang benar saja!? kurang dari seminggu, pasti banyak lembur ini?" batin Rio.


"Kalau masalahnya rumit gimana tuan,"tanya Rio.


Serumit apapun masalahnya tetap aku mau menyelesaikan nya dalam waktu kurang dari seminggu," Sahut Caisar.


"Baik tuan," sahut Rio.


Lembur-lembur? umpatnya dalam hati.


"Ayo cepetan Yo, kita berangkat," ucap Caisar.


"Iya Tuan," jawab Rio.


Setibanya di kantor,"Caisar di sambut oleh seluruh pekerja kantor itu.


Selamat pagi tuan caisar.sapa pegawai kantor itu.


hmmm," Sahut Caisar.


"Caisar langsung menemui direktur kantor itu,"Saya ingin dalam waktu kurang dari seminggu masalah kantor ini harus sudah selesai,"Ucap Caisar.


Baik tuan,akan saya usahakan,"Sahut direktur Leon.


Hari itu juga langsung kerja dan semua karyawan ikut lembur.


Siang telah tiba.


"Tuan waktunya makan siang," Ucap Rio.


Kamu duluan aja,"Saya masih nanggung?Sahutnya yang masih fokus ke layar leptop.


Baik tuan.


Lalu Rio langsung keluar dari ruang kerja.


"Pak Rio,Mau kemana", Tanya Rania yang kebetulan orang Indonesia.


"Mau cari makan siang,kamu ada rekomen gak,"Sahut Rio.


"Ada pak," Mari ikut saya!, Ajak rania.

__ADS_1


Rania dan Rio menuju restoran.


Nah .....ini pak,di restoran ini juga menjual makanan Indonesia,jelas Rania setelah sampai di restoran.


Rio mengangguk?' kamu sudah makan.


"Sudah pak," jawabnya.


Wahh...sayang sekali ,Sahut Rio.


Rio langsung memesan menu makan siangnya.


"Ini buat mu," Rio memberikan satu kantung plastik itu ke Rania.


Saya sudah makan,"tolaknya.


"Aku tidak suka penolakan,ini ambil,"bisa kamu makan nanti," Ucap Rio! Rania pun menerimanya.


"Aku pikir pak Rio Mau makan di sini,Ucap Rania.


"Enggak tuan Caisar saja masih betah di depan leptop.Masa saya enak-enakan makan sendiri?" Sahut Rio


Mari kita kembali ke kantor," Ucap Rio.


'iya pak,"sahut Rania.


"Apakah kamu sudah lama kerja di sini," Tanya Rio.


"Baru dua bulan pak, Saya di sini hanya magang,dapat tugas dari kampus,"jelas Rania.


"Berapa lama magangnya.


"tiga bulan pak.


Rio mengangguk,berapa lama kamu tinggal di sini,Rio mulai kepo dengan sosok gadis cantik yang baru ia temui di negri orang."


"Empat tahun pak.


"Sudah perna pulang ke Indonesia.


"Sudah pak dua kali,"


Terimakasih ya sudah temani saya," Ucap Rio sambil hendak kembali keruangan kerja Caisar.


"Sama-sama pak,"Sahut Rania.


"Tuan makan dulu,saya sudah belikan makan siang nya untuk anda," Ucap Rio.


Iya taro saja di situ," Sahut Caisar sambil menunjuk ke arah meja,namun pandangannya tetap fokus ke layar leptop.


Di desa


Nada sudah kembali kerja .dengan hati yang was-was karena takut dengan istri juragan Wira.


Eh Nad kamu sudah mulai kerja lagi,"tanya teman kerjanya.


"Iya mbak,"Sahut Nada.


Oh ya Nad kamu sama anaknya juragan Wira ada hubungan apa sih," tanya teman kerjanya.


"Maksudnya apa mbak,"saya tidak ada hubungan apa-apa dengan Aska?" jawab nada dengan cepat.


Tapi kenapa istri juragan Wira sangat marah sama kamu!" tanyanya lagi.


"Aku juga gak tau ,"Sahut Nada.


"Dengar-dengar dia cemburu karna kamu suda menikah dengan Tama.aska yang frustasi itu mabuk-mabukan hingga tak sadarkan diri," Jelas teman yang lainnya.


Nada hanya terdiam,dirinya tak lagi menanggapi ucapan dari temannya itu.dirinya segera menyelesaikan pekerjaaannya lantaran semakin sore.


waktu nya pulang.


"Saya duluan ya,"pamit nada saat pekerjaannya sudah selesai.


"Iya Nad !? hati-hati",Sahut temannya.

__ADS_1


"Nada langsung pergi dari kebun itu.


Nada berjalan tapi di belakang merasa ada yang ngikuti.


Nada mempercepat jalannya karena takut ada orang jahat yang ingin mencelakai dirinya,"Sehingga nada memutuskan untuk berlari.


"Saat Nada berlari,Aska memanggilnya.


Nad,tunggu ,"Aska berhasil merai tangan Nada.


"Aska,kamu mau ngapain,"ucap Nada kaget.


"Aku ingin bicara sama kamu Nad,ikut aku,Aska menyeret nada ke pos ronda.


"Lepas ka,kamu mau ngapain lagi sih,"Nada memberontak.


"Aku perlu bicara sama kamu Nad,"Ucap Aska.


"Gak ada yang perlu di bicarakan ka,"Sahut Nada.


Aku gak akn melepaskanmu sebelum aku bicara sama kamu?" Aska terus menyeret nada hingga ke pos,Aska mendorong nada sehingga Nada masuk ke pos ronda itu.


"Aku mau bicara tapi jangan di sinj," Nada berusaha untuk keluar,tapi di jega oleh Aska.


Kamu jangan coba-coba untuk membohongi ku!? Aska kembali mendorong Nada masuk.


Apa yang ingin kamu bicarakan,"tanya Nada.


"apa kurangnya aku bagi kamu,"tanya Aska.


"Kamu tidak punya kekurangan! jadi biarkan aku pergi dari sini,"Sahut Nada.


"Aku belum selesai bicara?Ucap Aska.


"kalau aku tidak punya kekurangan,kenapa kamu pilih pria asing itu.


"Aku tidak perna memilih,dia datang tanpa aku duga.mungkin memang dia di kirim oleh Allah untuk menjadi jodohku? sahut Nada dan itu membuat hati Aska semakin panas.


"Seharusnya kamu bisa menolak saat warga ingin menikahkan kamu dengannya.


"Kamu tidak tau kondisinya seperti apa,"sahut Nada dengan suara yang sedikit keras.


'Lagi pula,ngpain kamu masih bahas ini lagi,tanya Nada.


"Karena aku mencintaimu Nad,"Aska melangka maju dan memegang pundak nada.


"Kamu jangan ngarang Aska,ini tidak benar?! Sahut Nada.


Seharusnya kamu sudah tau tentang perasaan ku," Ucap Aska,Nada menggelengkan kepalanya dengan cepat.


Di luar dugaan.roni melihat mereka yang sedang berduaan di dalam pos ronda.


Lalu Roni melaporkan kepada warga.


"Tolong minggir ka,"aku sudah punya suami kamu jangan ganggu aku lagi.,Nada mendorong Aska supaya menjauh darinya.


"Nad...aku Takan melepaskan mu begitu saja ,"Aska mencengkaram erat lengan Nada.


"Nah...itu dia,seru Roni yang ternyata mengundang para warga untuk menggerebek mereka.Sontak nada dan Aska terkejut.


"Wahh..kamu lagi ya Nad"Ucap warga.


'Tidak-tidak kalian salah paham," sahut Nada dengan cepat.


Baru juga di tinggal suaminya di kota sudah main serong sama anak juragan," Ucap warga.


" Tidak kalian salah paham! kami tidak ngpa-ngpain ? sahut nada.


"Benar yang di katakan Nada kami hanya meluruskan masalah kita saja,"sambung Aska dirinya tak menyangka jika akan timbul Maslah seperti ini.


Aahh..mana ada maling mau ngaku.sudah bawa mereka,"seru Roni.


warga pun menarik nada dan Aska untuk di bawa ke balai desa.


"Tidak jangan bawa saya? Saya tidak bersalah?" Ucap Nada sambil mengeluarkan air mata.

__ADS_1


"Lepaskan saya," saya bisa jelaskan !" Ucap Aska.


Ada apa ini kumpul-kumpul.


__ADS_2