Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
140


__ADS_3

"Mungkin mereka masih marah sama papanya," jawab Nada.


"Begitu ya.


"Sayang maafin papa ya!" Ucap Caisar yang memberikan kecupan di perut buncit itu secara bertubi-tubi.sehingga membuat nada geli dan membuat bayi yang ada di dalam perut itu bergerak-gerak.


"Lihat dia bergerak sayang,' Ucap caisar saat melihat perut istrinya bergelombang ke kanan. dan ke kiri.


Dengan tangannya Nada menguasap perutnya.


"Sayang apa saat mereka bergerak akan terasa sakit," tanya caisar.


'Enggak,"jawabnya sambil menggeleng.


"Sayang jangan nakal ya di dalam perut mama?" Caisar tak bosan bosannya mencium perut sang istri.


"Mas bisa geser sebentar gak! aku mau ke kamar mandi ,sudah kebelet ini?" Ucap Nada yang mengangkat pelan kepala suaminya.


Kehamilan yang sudah besar itu membuat dirinya sering buang air kecil .Nada menyeret langkahnya ke kamar mandi.sedangkan caisar memilih untuk tiduran di atas kursi.rasa lelah capek dan mengantuk menjadi satu.


"Mas kalau mau tidur jangan di situ! tidur di kamar sana.nanti badan mas sakit semua?" Ucap Nada sebelum menghilang di balik pintu kamar mandi.


Caisar yang sudah tidak bisa lagi menahan rasa katuknya itu berjalan untuk mencari letak kamarnya.begitu tiba di kamar ,ia segera menjatuhkan tubuhnya di atas kasur yang empuk dengan posisi tengkurap.


Nada yang sudah keluar dari kamar mandi itupun menyusul ke kamar.duduk di samping suaminya yang sudah terlelap.tangannya terulur mengusap rambut suaminya secara Pelan dan penuh perasaan.sebuah kecupan mendarat di pipi suaminya ,sebenarnya ia juga sangat merindukan laki-laki yang sedang tertidur pulas.


"Baru dua hari aku tinggal saja,wajahmu terlihat tirus.Bagaimna kalau aku pergi ke tempat yang tidak bisa kamu temukan? gumam nada yang tidak bisa membayangkan jika itu benar-benar terjadi.


Nada membiarkan suaminya tidur sendiri,sedangkan diirnya menyibukkan diri di dapur,setelah dua hari tidak mengurus suaminya kini ia berniat untuk membuatkan Masakan untuk makan bersama nanti.


Dengan bahan seadanya yang di belikan oleh alexs ,dirinya memasak capcay kuah dan Ayam tepung krispi serta sambal sebagai pelengkap tidak ketinggalan.


Tidur caisar terusik lantaran bau harum dari masakan sang istri.Diirnya mengeeliat serta tangannya yang di gunakan untuk mengucek matanya,sedetik kemudian ia bangun dan menacari sumber bahu harum sedap itu.Langkahnya terhenti di ambang pintu dapur ,caisar menyadarkan dirinya di dingding yang terbuat dari anyaman bambu itu.kedua tanganya di lipat di depan dada tatapan matanya tak perna terlepas dari gerak gerik sang istri yang begitu fokus dengan peralatan dapur dan kawan-kawannya.


Entah apa yang ada di benak pikirannya ,sehingga kedua sudut bibirnya melengkung ke atas membentuk sebuah senyuman Karena sudah terlalu lama memperhatikan sang istri dan istrinya tidak menyadarinya.Akhirnya caisar melangkah maju untuk mendekatinya.


"Mas?" pekik Nada yang terkejut karena mendapatkan pelukan secara mendadak.


"Sibuk banget sih dari tadi ,mas perhatiin kamu Lo?" Ucapnya yang menumpahkan dagu di pundak istrinya.


"Jadi kamu sudah bangun dari tadi mas.

__ADS_1


"Iya mas terbangun karena lapar.lapar karena mencium bau harum dari masakanmu.


Nada pun tersenyum saat mendengar jawaban dari suaminya.


"Kalau lapar ini tangannya di lepas dulu! biar aku bisa cepat selesaikan dan kita makan bersama.


"Boleh mas bantu.


"Tentu boleh,agar cepat selesai," sahut Nada yang meneruskan menggoreng ayam tepung krispi.


"Mana yang bisa mas bantu sayang?'' tanya caisar yang sudah berpindah tempat kesamping sang istri.


"Ini mas bantu buat sambalnya saja," jawab nada yang memberikan cobek yang sudah terisi bahan untuk sambal.


"Uleknya harus Samapi halus ya mas.


Mendapatkan perintah yang menurutnya Sulit,membuat ia menggaruk kepalanya.


"Sepertinya aku telah salah menawarkan diri," batinya yang menyesal tapi dirinya tetap melakukan pekerjaan itu.


Sebelum melangkah mengulek sambel,terlebih dulu ia gulung lengan bajunya hingga sebatas siku dengan kekuatan superheronya caisar memulai menghaluskan bahan sambal itu.


''Ya ampun mas....bukan begitu caranya! pantas saja tidak bisa lembut," sahut nada yang mengambil alih cobek dan ulekan.ia memeberi contoh kepada suaminya cara mengulek yang benar.


"Nah...begitu.


"Tapi sudah lembut kan," tanya caisar.


"Iya sudah ,mas siapkan piring saja buat kita makan?" Ucap Nada.


Di ruang tamu nada menyajikan masakanya ,duduk di lantai dan makan bersama orang tercinta menambah kenikmatan tersendiri.


"Pasti ini sangat enak sekali?" gumam caisar yang menunggu di ambilkan oleh istrinya.


"Ini mas.


Caisar yang memeng sedang keadaan lapar itu langsung melahap isi dalam piringnya.


"Pelan-pelan dong mas makanya,". tegur nada.


"Habisnya masakanmu enak sih," sahutnya.

__ADS_1


"Selama dua hari aku tidak ada di rumah kamu makannya bagaimna mas," tanya Nada yang mulai ikut menyantap masakanya.


"Dua hari ini mas tidak bisa makan dengan benar,kalaupun makan paling pas kondisi sangat lapar baru mas makan,itu juga tidak seberapa," jawabnya.


"Pantas saja wajahmu terlihat lebih tirusan.


"Maafkan aku ya mas.


Caisar menatap istrinya dan tersenyum lalu mengangguk.


''Mas juga minta maaf sayang.


"Sekarang dan seterusnya tidak akan ada lagi yang namanya rahasia di Antara kita,mas janji itu," lanjut caisar.


Nada pun tersenyum ,sedetik kemudian ia menyuapi suaminya dengan nasi yang ada di piringnya.


Setelah acara makan bersama selesai,mereka duduk santai di ruang tamu.Nada yang menyandarkan dirinya di dada sang suami dengan manja.


"Sayang dari mana kamu tau jika ada tempat tersembunyi di sini," tanya caisar seraya memainkan rambut sang istri.


"Kalau aku sih tidak tau tempat ini.


"Sebenarnya aku minta kepada bang alexs untuk antar pulang ke desa.Tapi bang alexs justru membawaku ke sini katanya sih kalau di desa kamu akan cepat tahu ,tapi kalau di sini kamu tidak akan bisa menemukanku,"jelasnya.


"Wah...benar-benar ya itu anak," sahut caisar.


"Ternyata benar mas tidak tau tempat ini," timpal Nada.


Ya mana mas tau ! mas baru datang ke sini juga sekali ini.


Itu pun berkat ngikutin bang alexs kan," ledek Nada.


"Iya lah! kalau gak di ikuti mana bisa mas Samapi sini.


"Tapi ngomong-ngomong tempat ini bagus adb asri juga ya? cocok nih buat tempat malam pengantin kesekian kalinya buat kita," Ucap caisar seraya mengangkat kedua alisnya yang di buat naik turun.


Nada yang paham akan ucapan sang suami itu pun sontak menggeser duduknya.


"Ini masih sore ya ..jangan macam-macam.


"Enggak macam-macam sayang palingan satu macam saja...ya ...boleh ya! mau ya," sahut caisar yang menggoda istrinya dengan terus menggeser duduknya lebih dekat dengan istrinya.

__ADS_1


__ADS_2