Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Kondisi nada yang lemah


__ADS_3

Kalau bisa lebih cepat lagi rel?" Ucap tuan Irfan.


Farel yang fokus ke jalan itu hanya mengangguk dan menambah laju kecepatan mobil.neneng yang duduk di samping kiri depan itu tersentak kaget saat mobilnya melaju lebih kencang lagi.saking takutnya neneng Sampai memejamkan matanya serta bibirnya yang komat Kamit membaca doa selamat.


"Mas...mas Tama?" Ucap nada mulai tersadar.


"Iya sayang kita akan menyusul suami mu ya.kamu tenang ya?" ucap Belinda yang mengusap kepala sang menantu dengan benar.


"Minum dulu nak?" ucap tuan irfan yang menyodorkan botol minum kepada nada.


Nada menggelengkan kepalanya dengan lemah.setelah itu ia sandarkan kepalanya di belakang.


"Sayang minum dulu ya?" biar kamu lebih tenang sedikit'.Bujuk sang mama mertua.


Akhirnya nada pun mau membuka bibirnya.mengijinkan air minum itu masuk kedalam mulutnya.


Sepanjang perjalanan nada hanya diam dengan pandangan yang kosong dan lurus ke depan.sesekali ia hapus air matanya yang terus menerus mengalir itu. ya dirinya menangis tanpa suara hanya terlihat bahunya saja yang bergetar.


____________


"Dok tolong sembuhkan bos saya?' Ucap alexs yang berjalan cepat mendorong branker itu kedalam UGD.


"Sebaiknya anda tunggu saja di luar tuan?" Ucap suster yang langsung menutup pintu UGD sebelum alexs sempat masuk.


Alexs yang gelisa dengan keadaan bosnya itu hanya bisa menunggu di depan ruangan UGD serta mondar mandir tak jelas.Di saat yang bersamaan ,ponselnya berdering ,ia rogoh benda pipih itu dari dalam sakunya.


"Alisa?" Gumamnya serta mengerutkan dahinya.jika gadis cantik itu sudah menghubungi dirinya lebih dahulu ,pasti ada Maslah yang orang tuanya atau orang rumahnya tidak bisa ia hubungi.


"Halo Sa,ada apa.


"Kamu di mana sekarang? aku gak senagaja lihat berita dan lihat kamu di pelabuhan ,apa benar itu kamu?.tanya Alisa.


"Berita?' tanya alexs yang bingung .dirinya lupa jika ada beberapa wartawan dari stasiun tv yang meliput aksi penangkapan bandar narkoba bernama Marsel.


'Oh iya benar,aku sedang ada di rumah sakit ,bos aku terluka ?" Ucap Alexs setelah mengingat.


"Bos kamu maksudnya suami nya nada".tanya Alisa.


"Iya suami nada?" jawab alexs.


"Kalau kamu?' tanya Alisa lagi.

__ADS_1


"Maksudnya ?" sahut Alexs.


"Kamu kenapa Napa atau tidak?" jawab Alisa .


Belum sempat alexs menjawab ,pintu UGD itu sudah terbuka ,seorang dokter laki-lakibkeluar dari sana.


"Dok bagaimana?" tanya alexs menutup telfon. dari alisa.


"Tuan caisar harus segera di oprasi ,selain pengangkatan peluru di dalam perutnya ,ternyata bekas luka sayatan dari senjata tajam itu mengandung racun?" jelas sang dokter..


"Lakukan yang terbaik untuk bos caisar dok?" sahut Alexs.


"Kalau begitu silahkan isi dan tanda tangan di sini." kami akan segera melaksanakan operasinya?" Ucap dokter itu.


Alexs pun langsung mengisi lembaran kertas yang di gunakan sebagai syarat untuk operasi.tidak lupa juga ia tanda tangan sebagai ganti dari pihak keluarga.


"Halo Sa...Ucap Alexs yang kembali menempelkan benda pipi itu ke telinganya ,namun tak ada jawaban.setelah di lihat ternyata Alisa telah mematikan sambungan telfonya.


______________


Mobil yang membawa rombongan tuan Irfan itu telah Tiba di halaman rumah sakit ,nada yang sudah tidak sabar lagi ingin melihat suaminya itu segera turun dan berlari.


"Sayang tunggu jangan lari?' ucap Belinda.


Di saat yang bersamaan caisar keluar dari UGD dan di bawa menuju ruang oprasi ,karena hanya ada alexs aja di situ sehingga ia juga ikut menghantar hingga di depan pintu ruangan oprasi.


Nada dan kedua mertuanya menuju UGD sesuai yang di informasikan alexs kepada tuan irfan.


"Mana pa gak ada di sini''.tanya Belinda saat tidak bisa menemukan anaknya di sana.


"Sebentarar papa telfon alexs dulu?" Ucapnya yang mengeluarkan ponselnya ,belum sempat ia telfon alexs ? alexs lah yang lebih dahulu menelfonya.


"Halo tuan ,bos caisar sedang di pindah ke ruang oprasi saat ini.'' Ucapnya.


"Di mana kamu ? di mana sekarang?" saya sudah ada di rumah sakit ini?" sahut tuan irfan.


"Posisi tuan ada di mana?" tanya alexs.


"Saya ada di ruang UGD?' jawabnya.


"Oh...dari ruang UGD ,tuan lurus saja sampai mentok lalu belok kiri saya tunggu di sana?" ucapnya.

__ADS_1


"Caisar ada di ruang oprasi ma,kita kesana," Ucapnya yang sambil menyimpan ponselnya Kembali.


"Oprasi pa?" tanya Nada.


Iya nak kamu jangan khawatir ya.ini hanya oprasi kecil kok." Ucap papa mertua yang mencoba menenangkan sang menatu.


"Belinda ,tak kala kagetnya jika sang putra harus berjuang di meja oprasi.


"Ayo ma!? ajak tuan Irfan yang merangkul istri serta menatunya.


Begitu sampai di depan ruang oprasi ,tubuh nada seketika menjadi lemas dan kembali tak


sadarkan diri.


"Sayang bangun?" Ucap belinda


Nada yang tak sadarkan diri itu harus mendapatkan perawatan secara medis.


"Dokter bagaimana keadaan anak saya?" tanya belinda kepada dokter kandungan yang selesai memeriksa keadaan menantunya.


"Keadaan nona nada sangat lemah saat ini?" Ucap sang dokter.


"Terus bagaimana dengan kandungan nya dok." tanya belida lagi.


Untuk sementara waktu sebaiknya nona nada di rawat dulu.untuk mendapatkan perawatan secara medis" Ucap sang dokter.


"Mama harus kuat ya. mama gak boleh sampai drop lagi.percaya jika anak-anak kita akan baik baik saja?" Ucap Irfan yang menghawatirkan kesehatan sang istri ,Irfan juga takut jika depresi yang di alami oleh istrinya akan kambuh lagi.


"Iya pa?' sahut belinda.


"Mama keruangan nada sendiri bisa kan? papa mau nengok operasi Caisar sudah selesai apa belum?" Ucap Irfan.


"Iya ,mama bisa kok? secepatnya papa kabari mama ya tentang kondisi caisar." Ucap belinda yang matanya kembali berkaca kaca.


"Iya ma,mama temani nada saja ya?" sahut Irfan yang mendaptkan anggukan kepala dari suaminya.


Pada akhirnya mereka pun berpisa ,Irfan berjalan ke arah ruang oprasi caisar, sedangkan belinda Kembali keruangan nada.


'Lexs bagaimana?" tanya Irfan dengan langkahnya yang lebar itu mendekati alexs dan Mario yang sudah ada di sana.


"Oprasi berjalan lancar tuan?" sebentar lagi akan di pindahkan ke ruang ICU terlebih dahulu sampai bos caisar benar-benar sadar ?"jawab alexs.

__ADS_1


"Kenapa Sampai seperti ini? apa kalian tidak membawa banyak anak buah." tanya Irfan.


"Anak buah yang kami bawa sudah cukup bayak tuan.apa lagi tambah dengan anggota kepolisian tapi ...Bos caisar senagaja tidak memakai senjata apapun untuk melawan Marsel.awalnya mereka bertarung dengan sama-sama tangan kosongnya,entah bagaimana keajdiannya .Marsel berhasil mengambil pistol yang sempat terjatuh ,di sisi lain Evan yang sudah di amankan oleh anggota polisi itu pun menembak Bos caisar ,syangnya..Bos caisar lebih dulu meraih Marsel dan menjadikan temeng buatnya.di saat yang bersamaan ,Marsel yang tertembak itu pun juga melepaskan perlatuknya ,sehingga peluru itu mengenai perut bos caisar ?" jelas alexs secara detail.


__ADS_2