
"Jadi papa berpihak sama Caisar.
"Ya..kali ini papa mendukung keputusan Caisar," jawabnya.
Papa gak ingin menarik kata-kata papa?" tawar sang istri.
Tidak? justru papa sangat setuju dengan keputusan Caisar.jadi...Nada ataupun Caisar bisa memahami arti dari sebuah pernikahan yang sesungguhnya.Jika mereka tetap tinggal di sini,maka mama akan selalu ikut campur dengan urusan mereka.
Sudahlah ma biarkan saja mereka hidup mandiri ? lagi pula apartemen Caisar juga masih berada di dalam kota ini kok," Ucap Irfan.
"Ma....mama jangan khawatir ya! Nada pasti akan sering datang ke sini kok,iya kan Mas?" Ucap Nada minta persetujuan dari suaminya.
Iya Ma,jadi mama tidak perlu mencemaskan kita," sahut Caisar.
Tapi istrimu sedang hamil cai," Ucap sang mama.
Untuk itu mama jangan khawatir ,Nada bisa jaga diri kok," sahut Nada yang berusaha membujuk sang mertua.
"Oke...mama berikan kalian izin untuk pindah ke apartemen tapi dengan syarat.
Apa syaratnya Ma," tanya Caisar dengan cepat.
"kalian boleh pindah besok,dan Dewi atau Neneng harus ikut dengan kalian," jawab Belinda.
"Baik ,Caisar setuju," sahutnya.
"Sayang ,kamu pilih Dewi atau Neneng untuk ikut kita pindah," tanya Caisar.
"Neneng saja mas," jawabnya.
Nada memilih Neneng karena selain umur mereka yang tidak beda jauh ,Nada juga lebih dekat dengan Neneng dari pada Dewi.
"Deal Ma,besok kita akan pindah apartemen ," ucap Caisar.
"Belum lagi ? masih ada satu syarat lagi," Ucap Belinda.
syarat apa lagi sih ma," tanya Caisar.
"Malam ini Nada akan tidur sama mama.
"Apa? sahut Caisar dan sang papa bersamaan.
Ke esokan harinya,Caisar membawa sang istri untuk pindah ke apartemen,Belinda sang mertua tidak rela jika harus berpisah dengan menantunya.Terdebgar sangat lebay sih.tapi namanya orang tua yang kehilangan anak perempuan dan mendapatkan menantu yang sebaik dan sopan.membuatnya serasa menemukan anak perempuan kembali.
"Sayang ,janji ya sering-sering main kesini," Ucap Belinda yang menggandeng tangan menantunya itu saat turun dari tangga.
__ADS_1
"Iya Ma,Nada janji," sahutnya.
Nanti mama juga akan sering-sering berkunjung ke apartemen kalian ," Ucapnya lagi ,Nada pun hanya mengangguk.
"Sayang ,sudah semua?" tanya Caisar.
Sudah mas," jawab sang istri.
"Ma.pa,kita pergi dulu ya?" pamit Caisar.
Iya,kalian hati-hati",ucap Irfan.
"Ingat ya cai ,jangan buat istrimu sengsara di sana?" Ucap sang mama yang mengingatkan sang putra dengan Nada yang mengancam.
"Iya Ma,mama tenang saja itu gak akan terjadi kok," sahut Caisar seraya merangkul bahu sang istri yang berdiri di dekatnya.
"Mama serius Cai! jika mama Sampai dengar kamu menyakiti istrimu,maka mama akan jabel istrimu," Ancam sang mama.
"Enak saja," sahut caisar dengan cepat.
Makanya jaga istrimu dan calon cucu mama dengan baik," imbuh sang mama.
Iya,mamaku sayang yang cantik Dan sangat cetar ,putramu ini akan selalu menjaga dan melindungi menantu kesayangan mama," Ucap caisar.
"Sayang,jika kamu di buat kecewa sama suamimu ,telfon mama saja? mama akan datang untuk menjemput mu," Ucap belinda kepada menantunya.
Ya sudah ,caisar dan Nada pergi dulu ma ,pa?" Pamit caisar lagi.
"Ma,pa! Nada pergi dulu," Nada pun ikut berpamitan.
Jaga kandunganmu ya?" Ucap belinda yang menghantar Nada hingga ke mobil.
'Bik,Nada pergi dulu ya?" Nada tak lupa berpamitan dengan orang yang sudah di anggap seperti orang tuanya sendiri.
Iya ,Nad,bibik hanya berpesaan sama kamu ,jangan pernah pergi atau keluar dari apartemen sendiri,pastikan kamu membawa teman," Ucap bik Santi.
Iya bik,setelah kejadian itu..Nada akan lebih hati-hati lagi"sahutnya.
"Neneng titip Nada sama kamu ya," bik santi berpesan kepada Neneng yang akan ikut tinggal bersama mereka.
"Iya bik," sahutnya.
Setelah berpamitan dengan orang rumah caisar dan Nada meninggalkan rumah itu.
"Sayang kenapa kamu diam saja?" tanya caisar saat berada di dalam mobil.
__ADS_1
Enggak papa kok Mas," jawabnya yang hanya menoleh suaminya sekilas dan kembali melihat keluar jendela.
"Apa kamu tidak rela meinggalkan mama dan rumah itu," caisar kembali bertanya.
Nada menjawab pertanyaan suaminya dengan gelengan kepala.Sebenarnya yang membuat Nada diam itu bukan karena sedih harus berpisah tempat tinggal dengan mama mertuanya.Yang membuat diamnya Nada itu adalah peringatan dari Sang bibik ,dan itu membuat Nada Kembali kepikiran dengan suaminya yang masih menyembunyikan rahasia penting terhadap dirinya.
"Rell,kita mampir ke supermarket sebentar di apartemen belum ada apa-apa," perintah caisar.
"Baik bos," sahut farel.
Saat melewati supermarket farel pun menghentikan mobilnya.
"Neneng ,kamu saja yang turun untuk belanja," Ucap caisar seraya menyerahkan uang kepada neneng,rel tolong kamu bantu neneng ya! saya sama istri menunggu di sini saja," Ucap caisar.
Farel yang mengangguk itu lantas ikut turun dari mobil untuk menyusul Neneng.
"Kenapa sih tuan caisar pilih farel jadi bodygard Nada, kenapa gak tuan Mario saja? protes Neneng dari dalam hati yang memang sejak awal masuk kerja di keluarga tuan Irfan,dia sudah tertarik dengan pria yang menjabat sebagai asisten pribadi dari tuan muda caisar .
Farel yang dapat perintah untuk membantu Neneng itu,langsung menyerobot troli yang di pegang oleh Neneng.
"Biar aku yang bawa," Ucapnya,Neneng yang kaget itu segera mengangkat wajahnya dan saat itu pandangannya terkunci oleh pandangan bodygard tampan itu.
Setelah beberapa saat saling tukar pandang,Neneng menarik tangan nya yang sempat tergenggam oleh tangan sang bodygard tuannya itu.
Maaf-maaf," Ucap farel yang baru sadar jika ia tak sengaja menyentuh tangan neneng.
"Biar aku yang dorong ini,kamu pilih-pilih saja apa yang harus di beli," lanjut farel.
"Iya?" sahut Neneng dengan kaku.Walaupun Mereka bekerja di satu tempat ,tapi mereka sangat jarang bicara.
Neneng mengambil semua belanjaan yang sekiranya di butuhkan ,mulai dari aneka sabun-sabunan ,buah-buahan,sayur,Hingga bumbu dapur tak luput darinya.
"Sudah ini saja," tanya farel yang mendorong troli ke Meja kasir.
"iya ,itu saja dulu,nanti kalau masih ada yang kurang ,beli lagi," jawab Neneng.
Setelah membayar seluruh belanjaanya,Mereka segera kembali ke mobil.
"Maaf,tuan lama menunggu," Ucap neneng yang tak enak hati.
Enggak papa," sahut caisar.
Sedangkan farel menaruh semua belanjaan ke bagasi mobil.Setelah itu dirinya menyusul masuk ke dalam mobil.
"Mau mampir kemana lagi bos," tanya farel sebelum menjalankan mobilnya.
__ADS_1
"Langsung ke apartemen saja," jawab caisar.