Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Lapar di tengah malam


__ADS_3

Nada yang sempat mendengarkan percakapan mereka lewat telfon itu pun bertanya.


Lagi kerja Sama siapa Mas," tanya Nada.


Oh,..itu temen lama Mas sayang," jawab caisar seraya melangkah mendekati sang istri.


"Kok main rahasiain identitas kamu sih Mas,". tanya Nada lagi.


Iya ,jika saatnya tiba Mas akan memberi kejutan untuknya," jawab caisar.


Nada tersenyum seraya mengangguk paham.


Sekarang tidurlah ,Mas akan menemani mu? kata caisar yang ikut merebahkan tubuhnya di samping sang istri.


Seperti anak kecil yang minta di tidurkan oleh orang tuanya.Nada menempel pada tubuh suaminya dan memeluknya dengan erat,Nada menghirup dalam aroma maskulin dari tubuh suaminya,aroma maskulin dari suaminya mampu membuat dirinya tidur dengan cepat.


Tetap lah menjadi istriku dan jangan bosan untuk selalu menyayangi Mas," lirih Caisar serta mengusap lembut punggung sang istri ,hingga diirnya juga ikut tertidur.


Tepat jam dua dini hari ,Nada terbangun ,ia duduk dan bersandar dengan tangan yang mengucek matanya.


Mas,bangun ,Nada membangunkan suaminya yang masih terlelap.


Mas? Nada menggoyangkan lengan suamin nya.


Merasa tidurnya terusik ,akhirnya caisar ikut terbangun.


"Ada apa sayang," tanya caisar di sela menguap.


"Aku lapar Mas," jawanya seraya mengusap perutnya.


Caisar langsung duduk dan melihat wajah melas sang istri.


"Ayo kita turun ke bawa? masih ada makanna atau tidak di dapur," ajak caisar.


Nada pun mengangguk.


Suasana rumah yang sepi membuat mereka berjalan mengedap endap ,setiba nya di dapur ,mereka tak menemukan makanan.


Sayang tidak ada sisa makanan bagimana? Ucap caisar.


Makan apa aja lah yang bisa buat ganjal perut," Sahut Nada.


Caisar mengamati isi dalam lemari pendingin itu.


Di sini hanya ada buah," Ucapnya.


"Makan itu saja Mas," sahutnya.


Caisar membawa buah-buahan tersebut.


Kamu mau bauh apa sayang," tanya caisar.

__ADS_1


Pir saja mas," jawabnya.


"Tunggu sebentar ya Mas cuci dulu," kata caisar yang mencuci buah pir di bawa guyura air bersih,caisar juga memotongnya menjadi beberapa bagian ,kemudian ia hidangkan ke depan istrinya..


"Apa makan pir doang bisa kenyang sayang," tanya caisar yang duduk di depan istrinya..


Tidak ...sih tapi dari pada perut kosong dan aku tidak bisa tidur," jawabnya.


Tunggu,mungkin masih ada roti ," caisar lantas bangkit dari duduknya dan mencari roti tawar.


Ini ada roti sayang kamu mau," tanya caisar.


"Iya Mas,bawa sini ," Sahutnya.


Mau pakai sela apa,"tawar caisar.


"Pakai susu coklat saja mas," pintanya yang membuat caisar bingung.


Gimana maksudnya sayang.


Ya,,itu atasnya di kasih susu kental manis yang rasa coklat," Ucapnya.


Caisar yang paham itu langsung membuatkan sesuai apa yang di minta sang istri.


Ini habiskan ya," Ucap caisar.


Terimakasi Mas," kata Nada.


Iya ,habiskan kamu harus makan yang banyak ," kata caisar.


" Cinta Mas,pada mu tak akan perna luntur hanya dengan fisik mu yang gendut," jawab Caisar dengan cepat.


Benarkah,aku pegang omongan Mas,biasanya orang yang baru hamil dan melahirkan tubuhnya akan menjadi melar.


Mau tubuh mu berubah gendut dan jelek pun tetap mas akan selalu mencintai mu sampai kapapun pun," jadi jangan perna berfikir yang macam-macam oke ," kata caisar.


Iya Mas," Sahut Nada dengan anggukan kepala.


Setelah menghabiskan dua lembar roti dan satu buah apel ,mereka kembali ke kamar.


Mas,kata Nada yang duduk di atas tempat tidur.


Ada apa sayang," tanya caisar.


"Menurut mas ,aku jadi lanjut kuliah atau tidak ?sedangka mn aku sedang hamil ," tanya Nada yang minta pendapat suaminya.


"Mas terserah sama kamu sayang,gimana maunya kamu saja,jika kamu ingin lanjut kulia ya silahkan,Mas tidak akan melarang mu ,Asal kamu tidak terlalu capek," jelas caisar.


Jawaban Mas semakin membuatku dilema,"Sahut Nada.


Dilema kenapa sayang?

__ADS_1


Ya ,jadinya aku bingung harus gimana," jawabnya.


Apapun keputusan mu yang telah kamu ambil,Mas akan mendukung mu seratus persen jadi jangan ragu dan jangan setengah- setengah dalam mengambil keputusan.


Kamu mengerti kan sayang yang mas Ucapkan," tanya caisar.


Iya ,tapi aku butuh solusi dari mu mas,? jawabnya.


Ya,itu tadi apapun keputusan mu akan Mas dukung karena Mas tidak mau mengekang mu," jelas Caisar.


Kepercayaan yang Mas berikan membuatku semakin takut,takut melangkah dan salah jalan Mas," Ucapnya yang menyadarkan kepalanya ke pundak suami.


Mas yakin kamu tidak akan salah jalan sayang ,asal kamu selalu jujur dan tidak perna menyembunyikan masalah apapun dari Mas," kamu paham kan sayang,' Nada mengangguk.


"Mas yakin jika kamu akan memikirkan segala sesuatu dengan matang sebelum melangka," Kata caisar seraya mencium kening sang istri.


Pagi hari yang cerah secerah hati pasangan caisar dan Nada.


Nada yang terusik kala jemari caisar menyentuh wajah cantikya ,tanpa tak ingin mengganggu tidurnya sang istri,dengan perlahan ia memberi kecupan sekilas di bibir mungil itu,setelahnya caisar bergegas bangun dan meenju kamar mandi.


Sebelum masuk kamar mandi perut caisar yang mual ingin muntah caisar langsung masuk ke dalam kamar mandi.


Caisar memuntahkan semuanya yang ada di isi perutnya namun nyatanya tak ada yang keluar hanya ingin muntah yang tak tertahankan.


Nada terbangun mendengar caisar muntah-muntah di dalam kamar mandi,Nada bergegas menuju kamar mandi melihat keadaan suaminya.


Mas kamu kenapa," tanya Nada menghampiri suaminya yang menunduk dekat wastafel.


"Mas mual sayang ingin muntah tapi tak ada yang keluar dari perut Mas," jawab caisar lemas.


Nada memijat tengkuk suaminya pelan-pelan ,caisar masih muntah-muntah ,melihat itu Nada merasa iba.


Sudah sayang ,ini sudah lebih baik ,Caisar menyeka mulutnya dan wajahnya ia berdiri di hadapan sang istri.


Wajah caisar begitu pucat dan lesu ,Nada menuntun tubuh caisar ke arah ranjang dan merebahkan tubuh suaminya.


Sebentar ya Mas,aku buatkan teh hangat untuk mas.


Caisar mengangguk lemas kenapa begitu lemas setelah muntah-muntah.


Nada menuruni tangga menuju dapur ia ingin membuat teh hangat untuk suaminya,tiba di ujung anak tangga Nada bertemu dengan mama mertua.


" Sayang ada apa ,? kok kamu terburu-buru ," tanya Belinda yang melihat menantunya tergesa-gesa.


Mas Tama munta-munta Ma ,Nada ingin membuatkan teh hangat untuk mas Tama," jawab Nada yang melangka menuju dapur.


Munta-munta," Gumam Belinda mengikuti langka sang menantu menuju dapur.


Setelah membuat teh hangat Nada bergegas menuju kamarnya di lantai atas,Belinda yang penasaran mengikuti langka sang menantu menuju kamar.


Mama mau kemana," tantya sang suami melihat sang istri menaiki anak tangga mengikuti sang menantu.

__ADS_1


Caisar muntah-munta pa," sahutnya.


Muntah-muntah,' Ulang Irfan.


__ADS_2