
Ayok mas cepetan mandi ,kan mau kerumah mama ," Ucap Nada.
"Iya sayang,Caisar langsung bergegas ke kamar mandi.
Malam harinya Caisar dan Nada sudah berada di kediaman mama Belinda.
Nada dan mama Belinda serta yang lainya berkumpul dan tertawa membicarakan hal lainya,Nada Neneng ,Dewi dan mama Belinda sedang mengisi bingkisan untuk di bagikan kepada anak-anak panti saat syukuran empat bulanan Nada.
Sayang kalau kamu lelah tidur aja ,biar ini semua bik Santi Neneng dan Dewi yang ngerjain," Ucap mama belinda.
"Gak mah,Nada belum ngantuk kok," jawabnya dengan seulas senyuman.
Mama Belinda membawakan cemilan serta susu untuk sang menantu kesayangannya.
"Minum dulu sayang mumpung masih anget",ucap mama mertua yang membuatkan susu hamil buat menantunya.
"makasih ma,kenapa repot-repot sih ma," ucap nada ,biasanya suaminya yang selalu membuatkannya.
Sedangkan waktu terus berputar menunjukan jam dua belas malam.
"Ayok kita istrahat ,udah malam ini besok kita lanjut lagi?" ajak mama mertua ,mereka kembali ke kamar masing-masing.
Nada melihat suaminya,lagi berbaring di tempat tidurnya.
'Mas," panggil Nada.
"Iya sayang,apa udah selesai,kamu jangan terlalu capek-capek," Ucap caisar.
"Iya mas,ayok kita tidur," Ucapnya.
Nada terbangun setelah mendengar adzan subuh berkumandang.
"Sayang sudah bangun," tanya caisar.
"Sudah mas," ia berjalan menuju kamar mandi.
Selesai mandi ,Caisar memandangi wajah istrinya yang semakin cantik.
"Sini sayang," panggil Caisar sambil menepuk tempat duduknya.
"Apa mas ,aku lapar," ucapnya.
"Aku mau kebawa dulu ya mas," Ucap Nada.
Sayang,tunggu dulu sebentar," Caisar memeluk tubuh sang istri dan tanganya memegang belakang punggungnya ia kembali menciumi bibir sang istri.
"Mas cinta banget sama kamu sayang," Ucap Caisar dengan sunggu-sunggu dengan matanya yang sayup.
"Aku juga cinta banget sama kamu mas," jawab Nada dengan malu-malu mereka saling mengungkapkan kembali rasa cinta yang tumbuh di hatinya.
"Ayok kita kebawa," ajak caisar.
Nada yang melihat mama mertua dan bik Santi,Neneng Dewi sedang membereskan bingkisan lalu Nada mendekatinya.
"Acaranya jam berapa Ma," tanya Nada.
"Acaranya jam tiga sore aja sayang," jawabnya.
"Baik Ma,sini Nada bantu?' Mama belinda tersenyum melihat menantu nya semakin cantik dan gemas.
__ADS_1
"bik, sini Nada bantu," tawar Nada.
Sore harinya
Acara syukuran empat bulanan Nada berjalan dengan lancar ,kali ini mama belinda hanya mengundang tetangga dekatnya saja dan anak-anak panti asuhan.
"Bu Belinda ,menantu ibu makin keliatan cantik," puji tetangga rumah mama Belinda.
"Terimakasih Bu Desi atas pujiannya ," balas mama Belinda dengan tersenyum.
Acara di mulai dengan membaca sholawat ,ayat suci alQUran ,dan terakhir membagikan bingkisan untuk anak-anak panti,acara syukuran selesai hingga sore ,setelah selesai mereka berkumpul di ruang keluarga.
Caisar sama sekali tak melepaskan genggaman tangannya kepada sang istri tercinta,Tante faira yang tak lain adalah adik ipar papa Irfan datang bersama suaminya.
"Masya Allah mba belinda menantu mbak makin cantik aja," puji Tante faira keada Nada.
"Terimakasih atas pujiannya Tante," ucap Nada sambil mencium telapak tangannya.
'Sini sayang," panggil Tante faira.
"Oh iya ini hadiah buat Nada?"Ucap Tante faira yang menyerahkan kado hadiah buat Nada.
"Terimakasih Tante," jawab Nada.
Mereka kembali berbincang setelah melaksanakan shalat magribnya,dan makan malam bersama.
Setalah adik dari papa irfan pulang mama belinda ijin pamit untuk istrahat bersama papa Irfan.
Sayang,pasti capek kan ayok istrahat naik ke atas," Ucap caisar.
"Iya mas," jawab Nada.
Alisa dan alexs sedang menikmati jagung dan sosis bakar di pinggir pantai,dari acara empat bulanan nya Nada alisa dan alexs pulang nya mampir ke pantai.
'Terimaksih bang alexs sudah mengajak aku kesini," ucap Alisa.
"Sama-sama Sa," jawabnya sambil tersenyum.
'Pelan-pelan sa," Ucap Alexs.
"Maaf,"Alisa terkeke merasa lucu.
"Bang Alisa kesana dulu ya," Alisa melangkah mendekati air pantai dan menghirup secara kasar ,ia berdiri menatap air pantai yang terlihat tenang.
"Pulang yuk bang ,cuaca semakin dingin," ajak Alisa.
Mereka berjalan menuju motor di mana motor alexs di parkirkan.
Hari Senin kemudian.
Seperti biasa hari ini berangkat ke kampus dan ia ingin buru-buru bertemu dengan Laras teman baru di kampusnya kenapa tidak hadir di acara syukuran empat bulanan dan kenapa ponselnya tidak aktif.
"Mas kalau pakai baju begini perutku keliatan gede gak sih," tanya Nada.
"Gak papa kelihatan gede juga sayang," jawab caisar.
Sepanjang perjalalanan Nada terus bercerita masalah kuliahnya.
Sesampai di gerbang Nada turun dan langsung mencium tangan suaminya.
__ADS_1
"Hati-hati ya kuliahnya belajar yang baik," Ucap caisar yang mencium kening sang istri.
''Baik mas," Nada keluar dari mobil suaminya.
Caisar melihat istrinya sampai benar-benar memasuki kampus dan ia baru pergi ke kantornya.
"Nada ,saya ingin bicara sebentar," ajak pak Ben.
"Ada apa pak,". tanya Nada.
"Nada apa benar yang kamu ucapkan kemaren bahwa kamu sudah menikah," tanya Ben.
"Iya saya sudah menikah pak," saya permisi," ucapnya.
Mata Ben berkaca-kaca menerima fakta bahwa perempuan yang ia cintai sudah memiliki suami.
Nada duduk di halaman kampus dia menunggu Laras dan Alisa.
"Laras,sapa Nada ketika Laras lewat di depannya.
"Nada kamu lagi ngapain," tanya Laras ,dan Laras duduk di sampingnya.
'Kamu kenapa kemaren gak Dateng ke acara empat bulanan aku,Alisa aja datang.
"aku ke Jogja Nad,Nenek aku sakit.
"Oh,iya maaf aku gak tau ras.
Dan mereka masuk kedalam kelas,kali ini yang mengajar dosen Ben.
Ia menatap wajah Nada ,dan Nada menundukan wajahnya.
Sepanjang perjalanan Ben pandangannya selalu tertuju kepada wajah Nada.
Nada terus tidak fokus pada materi yang pak Ben berikan.
Waktu istrahat jam mata kuliah pun selesai ,semua para mahasiswa riuh,Ben yang sedang membereskan bukunya tersenyum melihat Nada.
"Ayok Nad,kita ke kantin," ajak Alisa dan mereka keluar.
Selama di kantin Nada dan Alisa berbincang.
Waktu menunjukan jam dua siang ,caisar seperti biasa sudah menunggu sang istri di depan kampus.
Terlihat Nada keluar dari gerbang kampusnya ,ia tersenyum menatap mobil suaminya sudah terparkir .
Caisar turun dari mobilnya dan mendekati istrinya.
'Sayang," Ucap caisar yang mendekati istrinya dan menggandeng tangan sang istri,sementara itu mahasiswi yang melihat Nada bergandengan tangan dengan suaminya heboh.
"Eh,itu bukanya anak baru ya di kampus,apa itu saudara nya tuan caisar atau adiknya,"ucap mahasiswa senior,sedangkan Nada dan caisar sudah berada di dalam mobil.
"Mau pulang atau mau makan dulu," tanya caaisar.
"Pulang deh mas,aku capek.
"Hmmm,baiklah sayang," Rel jalan," ucap caisar.
"Iya bos," jawab farel.
__ADS_1