
"AAAAA......jerit keduanya.
"Mundur-mundur," Ucap Nila yang mengesot ke belakang.
Singa itu tak tertarik lagi dengan Roni ,singa putih itu justru beralih haluan untuk mendekati sari dan ibunya sehingga satu dan ibunya benar di baut takut sampai terkejvung di celana.
"Ibu-ibu aku takut?"Ucap sari yang menangis.
Sama ibu juga takut?'sahutnya.
Tolong saya mohon,jangan jadikan kami makanan singa," mohon Nila kepada alexs.
"Putih,kemari?" Alexa melambaikan tangannya ,,singa itu pun menurut dan menghampiri alexs.
Nila dan kedua anaknya pun bernafas lega.
"Akhirnya menyingkir juga dia," Ucap sari.
Saat singa itu mendekat ke pintu besi,alexs berjongkok dan entah apa yang dia katakan sehingga singa itu kembali menghampiri Nila dan anaknya.
"AAAA...jerit sari.
Pergi-pergi menjauh sana!" Usir Nila yang kembali ketakutan.
Singa itu bukan nya pergi justru mengendus kedua wanita itu.
AAAA.....sari kembali menjerit dan akhirnya pingsan.
"Mas,kenapa senyum-senyum sendiri," tanya Nada yang baru keluar kamar mandi.
Kemarilah sayang dan lihat ini," sahut Caisar.
"Lihat apa sih Mas?" tanya Nada yang jalan mendekati suaminya.
"Astaga Mas?" pekik Nada saat melihat Vidio yang di kirimkan alexs.
Siapa yang sudah melakukan itu Mas?!" Bahaya sekali,mereka bisa mati di makan singa,"Ucap Nada.
Jangan khawatir sayang sebelum putih di keluarkan dari kandangnya sudah di beri makan terlebih dahulu," Ucap caisar.
Syukurla kalau begitu," Nada pun bernafas lega.
"Kenapa kamu tidak rela jika mereka menjadi santapan singa itu.
Mereka sudah berbaur jahat kepada mu.
"Apa perbuatan jahat harus di balas dengan kejahatan?" tanya Nada.
Perbuatan jahat tidak harus di balas dengan kejahatan ,apa lagi Sampai membunuhnya,"lanjut Nada yang kembali melihat isi Vidio itu.
Bagaimana jika kamu tau aku adalah mafia yang kejam! apa kamu mau memaafkan ku,' Caisar mendadak galau mendengar ucapan sang istri.
Haaha...lihat mereka sampai ngompol?" Ucap Nada ,caisar pun tersadar dari lamunannya dan ikut melihat Vidio itu.
"Ya ampun ,pasti mereka sangat-sangat ketakutan sampai pingsan seperti itu,"Ucap Nada.
__ADS_1
Mas Vidio ini dari mana Mas," tanya Nada.
Dari alexs," jujur caisar.
"Kamu plihara singa? kok aku gak tau sih Mas.
Ya ....karena tidak ada di rumah ini singa nya," jawab caisar.
Di mana,aku juga mau dong lihat jarak dekat ,sperti nya singa putih itu patuh dan pantut? Ucap Nada.
Iya lain kali Mas bawa kamu untuk melihatnya," sahut caisar.
Kalau aku maunya Hari ini.
"Apa harus hari ini juga,"tanya caisar ,Nada pun mengangguk.
Baiklah nanti akan Mas ajak lihat singa?" kata caisar.
"Terimakasih suamiku sayang,"Ucapnya yang memberikan kecupan di pipi suami nya.
Kala caisar dan Nada turun ke lantai bawa,kebetulan berpapasan dengan mamanya.
Cai,kamu ke kantor?" tanya Belinda.
"Iya lah Ma," jawab Caisar.
Tidak bisa?" sahut Belinda seraya menggoyangkan jari telunjuk ke kanan dan ke kiri
Lah kenapa tidak bisa?" tanya caisar yang terheran-heran tidak bisanya mama nya melarang dirinya untuk pergi ke kantor.
"Kamu mau menikah lagi Mas,"Nada menyela ucapan sang mertua.
"Nada dengarkan mama dulu? sahut Belinda yang paham betul jika wanita hamil itu bawaanya sensitif.
"Maksud mama basok kalian akan menikah lagi.Jadi ,kamu Cai antar istrimu ke butik untuk memilih kebaya untuk acara besok.
"Oh,,ya Nada lupa.kirain Mas Tama mau menikah lagi," Ucap Nada.
"Kalau Mas,menikah lagi bagaimna apa kamu merestui ?tanya Caisar.
Coba saja kalau Mas berani menikah lagi! kalau mau itu Mas putus tak tersisa," jawab Nada yang meragakan memotong sesuatu.
Susah payah Caisar menelan ludahnya dan reflek caisar langsung menutupi senjata tempurnya dengan kedua tanganya.
"Mama juga setuju itu kamu memang menantu idaman mama sayang,yang mau menolak poligami," Ucap Belinda sambil tersenyum.
"mas dengar itu kan! aku dan mama tidak akan memberimu ijin untuk menikah lagi?'Ucap Nada.
"Iya-iya sayang ,tadi Mas cuma becanda kok tidak serius," jawab caisar.
Ya...itu tadi kalau serius ,akan aku potong dan aku jadikan pajangan di kamar," Ucap Nada dengan tegas.
Waduh...ngerih juga istriku kalau mengancam ," batin caisar..
"Jadi ,hari ini kamu harus temeni istri kamu ke butik karena mama tidak bisa menemaninya,mama sibuk urus persiapan di rumah buat besok?Ucap Belinda.
__ADS_1
"Iya Ma," sahut caisar.
Harus banget ya Ma pake kebaya," tanya Nada.
Tidak ,sayang terserah kamu mau pakai apa kebaya atau gaun?' jawab Belinda.
Kalau pake baju muslim yah aku punya gimana," tanya Nada.
"Ya ampun sayang ini momen sekali dalam se umur hidup jadi kamu harus memakai baju yang berbeda dengan riasan wajah yang cantik.
Cai,pokoknya mama gak mau tau ya? kamu harus ajak istri mu ke butik untuk membeli kebaya atau gaun buat besok,"setelah mengucapkan itu Belinda pergi.
Sudah lah sayang,kamu menurut saja Sama mama ,lagi pula acaranya kan cuman di rumah," Ucap caisar.
"Iya Mas," Ucap Nada sambil mengangguk.
Kita sarapan dulu yu?'ajak caisar.
Pagi bik?" sapa Nada saat sampe di meja makan.
Nad,kamu pengen apa?' tanya bik Santi.
"Enggak pengen apa-apa bik makan yang ada saja," jawabnya.
"Sayang ini susu buat mu?' Caisar datang ke meja makan dengan segelas susu di tanganya.dirinya benar-benar mengikuti perintah dari mama nya.
Terimakasih Mas?' Ucap Nada dengan senyum termanisnya.
Setiap orang tua pasti sangat senang dan antusias untuk menyiapkan pesta pernikahan anaknya,walaupun hanya acara ijab kabul saja dan di hadiri oleh kelaurga.
Kesibukan tampak terlihat di kediaman pengusaha sukses itu,wanita yang masih terlihat cantik di pertengahan abad itu ,sibuk mengarahkan pihak wo agar semua dekor sesuai keinginannanya.
"Iya-iya bunga itu letakan di pojok sana," Ucapnya seraya menunjuk pokok ruang tamu.
Na,iya begitu lebih cantik? pujinya.
"Itu jangan di situ," Ucapnya saat melihat Tatan kursi pengantin yang tidak sesuai dengan keinginannaya.
Jangan di pinggir ,karena ini hanya acara ijab kabul jadi di tengah saja ," pintanya..
Baik nyonya,' sahut pihak WO.
Sibuk sekali sih Ma,' Ucap Irfan yang bedlrdiri tepat di belakang Belinda.
Papa," Ucap Belinda yang menoleh ke belakang.
"Sudah ada WO yang mengatur Ma,jadi percayakan semua kepada meraka," Ucap Irfan.
Maunya juga begitu pa? tapi ada beberapa yang tida sesuai dengan keinginan mama," sahutnya.
Ya ...terserah mama saja,Ma pokoknya mama jangan capek-capek," Irfan memperingatkan istri nya.
Iya pa," sahutnya.
"Papa mau ke kantor sebentar," pamitya.
__ADS_1
"Iya,papa hati-hati di jalan ya," Ucap Belinda ,Irfan pun mengangguk dan memberi kecupan manis di dahi istrinya.