Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Nada mengusir keluarga parasit


__ADS_3

Nada mengusir bibik nya dan kedua anaknya dari rumah suaminya,dirinya sudah sangat geram dengan tingkah mereka.


"Sekarang juga Kalian pergi dari sini?" Usir Nada dengan menunjuk pintu gerbang.


"Kamu mengusir bibik dan saudara-saudra mu dari sini," tanya Nila.


"Iya,kenapa?"jawab Nada.


"Wah ..ternyata uang sudah mengubah jati dirimu ya? kamu menjadi orang sombong dan tidak mengakui kami sebagai saudara mu," sahut sari.


Saudara apa yang kalian maksud?! bukanya dari dulu kalian tidak perna menganggap,"tanya Nada yang mampu membungkam mulut mereka.


Kenapa diam,benarkan yang aku katakan?" tanya Nada lagi.


"Hebat ya kalian dengan tidak tau malunya ,datang dan mengakui Nada sebagai saudara?"Ucap Caisar yang tiba-tiba datang.


Tama? sapa Nila.


"Apa kabar bik," tanya Tama yang hanya basa basi.


"Tama bibik jauh-jauh dari desa hanya ingin ketemu dengan istri mu,tapi lihat,dia tidak menganggap ku ?" Nila langsung mengadu ke Tama?! berharap mendapat pembelaan.


Caisar merangkul istrinya dan sekilas memberi kecupan di keningnya.


"Di mana letak kesalahan istriku," tanya Caisar.


Jika istriku berbuat seperti itu menurutku dia tidak salah,itu juga kelakuan kalian yang tak perna menganggap istriku sebagai saudara," jelas Caisar.


Kamu salah Tama,kami selalu menganggap Nada sebagai saudara kami ,keponakan kami," sahut Nila.


"Iya benar itu?" imbuh sari.


"Saudra jika ada uang," tanya Caisar.


"Caisar tersenyum miring? kalian pikir,aku akan lupa dengan perbuatan kalian yang semena-mena dengan istriku saat di desa?!kalian salah besar.


"Selama hidup di desa ,istriku selalu menderita karena ulah kalian yang selalu menindasnnya,jadi terima aja jika Nada tak mau menerima kehadiran kalian di sini," Ucap caisar.


Nada,maafkan bibik ,bibik banyak salah sama kamu ?! Ucap Nila yang menuju lengan anaknya supaya minta maaf.


Iya,Nad kita minta maaf," imbuh sari.

__ADS_1


"Tak perlu pura-pura minta maaf seperti itu? katakan apa tujuan kalian datang kesini,,? tanya Nada.


Nila dan anaknya saling melempar lirikan.


Uang,karena uang kalian bisa datang kesini," tebak Nada.


"Jika bibik ingin uang bukanya bibik sudah menjual rumah ku? kenapa bibik menjualnya tanpa ijin dari ku ,itu rumah ku bik,peninggalan orang tuaku satu-satunya yang aku punya?" Ucap Nada dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


"Apa uang penjualan rumah itu tidak cukup untuk gaya hidup di desa? Tanya Nada.


Maafkan bibik Nad,bibik terpaksa melakukan itu karena bibik benar-benar butuh uang," sari yang sebentar lagi mau masuk kuliah," terang Nila.


"Apapun alasan bibik,seharusnya bibik ijin dulu," sahut Nada.


Sekali lagi bibik minta maaf Nad,"Ucap Nila.


"Sekarang juga bibik keluar dari sini dan jangan perna datang kesini lagi,'Usir Nada.


"Nad,kamu benar-benar gak sopan ya sama orang tua,orang tua ku adalah bibik mu ,itu artinya ,dia juga orang tuamu juga," Ucap Roni yang tak terima di usir.


'Orang tua,orang tua macam apa? apa ada orang tua yang ikut menghakimi anaknya saat mendapatkan Masalah?"Tannya Nada.


"Tidak ada orang tua yang seperti itu ,jadi ibu mu ya ibu mu? bukan ibuku ,ibu kandungku sudah meninggal dan sekarang beliaulah yang menjadi ibu ku" Ucap Nada yang merangkul manja mama mertuanya.


"Nad ..maafkan bibik,biarkan bibik untuk menginap di sini semalam saja,besok pagi-pagi bibik akn kembali ke desa," mohon Nila.


Bukanya anak bibik tinggal di kota ini juga ?Kenapa bibik tidak menginap saja di sana,kenapa harus di sini," tanya Nada.


"Tempat tinggal kak Roni sempit Nad,dan panas? dan biarkan kami untuk menginap di sini ,"Sahut sari


Nada menggeleng ,maaf aku tidak bisa menampung kalian sebaiknya kalian cepat pergi dari sini.


" Pak,pak satpam ," tiba-tiba Nada memanggil penjaga di pos satpam.


"Iya Nona ada apa," sahut satpam yang berjaga di rumah Caisar.


Tolong pak,bawa mereka keluar dari sini,dan pastikan mereka tidak kembali lagi kesini," perintah Nada


Caisar melebarkan matanya kala mendengar istrinya memberi perintah ke satpam ,sedetik kemudian ia tersenyum bangga pada istrinya yang mulai bisa melawan keluarganya yang parasit itu.


"Baik Nona," sahut pak satpam.

__ADS_1


"kamu ,Nila yang emosi menunjuk Nada dnagn jari telunjuknya.


"Kamu benar-benar keterlaluan?bibik Tak akan tinggal diam kamu perlakukan bibik seperti?"Maki Nila.


Terserah bibik saja aku tidak peduli," sahut Nada.


Bawa mereka keluar pak?" Perinta Nada lagi.


"Ayo Ma,kita masuk?" Nada mengajak mertuanya untuk masuk kedalam rumah.


Hey,Nada,kamu harus tau siapa suami mu kamu yang sebenarnya ," teriak Nila yang di seret oleh penjaga tersebut.


Nada tak menghiraukan ,ia tetap berjalan meninggalkan halaman rumah.


Tau apa,wanita itu tentang ku," batin Caisar.


"Nada,kamu harus tau jika suamimu ini adalah mafia yang kejam," teriak Nila yang sudah berada di luar pintu gerbang Namun suaranya masih terdengar jelas.


Dari mana wanita tua itu tau ," batin Caisar.


Nila sengaja bicara seperti itu padahal dia belum ada bukti jika caisar seorang mafia ," tujuannya hannya untuk menghasut Nada supaya mau menerima dirinya.


Namun sayang usahanya tak berhasil ,Nada tak menggubris ucapanya ,dirinya tetap masuk kedalam rumah seraya berucap?" Maam jangan dengar ucapanya ya? orang itu kalau bicara suka asal Ma,Mama gak percaya kan kalau anak mama itu seorang mafia," Nada sebagai istrinya saja gak percaya Ma," Ucapnya.


Iya,Mama juga tidak percaya,Mama tau betul anak mama itu seperti apa dan apa pekerjaanya,' sahut Belinda ,Nada pun tersenyum.


Jika Nada dan belinda tidak percaya dengan ucapan Nila.Maka berbeda dengan caisar yang ketar-ketir akan identitasnya sebagai ketua mafia akan segera di ketahui oleh istri dan mamanya.


Dari mana wanita itu tau tentang identitasku ," Batin Caisar diirnya ketar-ketir jika mama dan istrinya percaya.


"Rell,kamu ikuti mereka kemana mereka tinggal dan menginap," perinta caisar dari sebrang telfon.


Caisar yang khawatir dengan istrinya yang percaya dengan ucapannya bibiknya itu langsung menyusul kedalam rumah.


"Mas,sapa Nada kala dirinya baru melangkah masuk ke dalam rumah.


''Iya sayang," sahut Caisar dnagn berjalan pelan menghampiri istrinya ,tentu dnagn ahtu yang was-was.


"Mas,aku minta maaf ya," Ucapnya yang di luar dugaan.


Minta maaf untuk apa sayang,"Tanya Caisar.

__ADS_1


Iya,sayang kamu minta maaf untuk apa ," timpal Belinda.


"Nada ingin minta maaf pada mama dan Mas Tama ,maaf karena bibik Nila yang sudah membuat kekacauan di rumah ini," jelasnya.


__ADS_2