
Ada apa ini rame-rame?" Tanya pak Rt.
"Ini Pak , mereka berbuat mesum di kampunh kita." Ujar salah satu warga.
"Nada?" Ucap pak Rt yang kaget saat melihat Nada sebagai tersangka .
Nada menggeleng," ini salah paham pak! saya hanya membantu mas ini dari kecelakaan .Saya tidak tega meninggalkan mas ini di hutan dengan tubuh yang penuh luka .
Jadi saya bawa pulang dan saya rawat.Tapi warga secara tiba-tiba menggerebek rumah saya dan menuduh saya berbuat yang tidak-tidak ." Nada mencoba menjelaskan ke pak RT.Harapannya supaya pak Rt memberi pembelaan.
"Bohong dia pak !"
" Iya mana ada maling mau ngaku !"
"Udah pak nikahkan saja mereka!"
" Iya betul ! bikin jelek nama kampung kita saja!"
"Tenang !semuanya tenang! seru pak Rt.
" Siapa nama mu?" Tanya pak Rt Kepada Caisar.
"Nama saya Tama pak."
" Karena kamu sudah berbuat salah dan menggegerkan kampung ini.maka kamu harus menikahi Nada... ini juga demi nama baik mu." Tutur pak Rt." Gimana nak Tama ?" Ucap pak Rt .
Tama melihat ke arah Nada yang terus menunduk . Pandangan Tama beralih ke warga, yang memegang gunting.Tama memenjamkan mata dan menarik nafas dalam-dalam menghembuskan secara perlahan.
" Iya Pak , saya akan menikahi Nada ." Jawab Tama .
" Kalian dengar semuanya Nak Tama sudah bersedia menikahi Nada." Ucap pak Rt .
'
"Nila , kamu bawa keponakan mu ini pulang! nanti sore saya akan datang bersama penghulu." Ucap pak Rt.
"Baik pak Rt . merepotkan saja kau Nada!" ayo pulang, nila menyeret tangan Nada.
__ADS_1
" Untuk nak Tama ,... Tetap tinggal di rumah saya. Nanti berangkat kerumah Nada dengan saya!'Lanjut pak Rt .Tama hanya mengangguk patuh.
"Sudah kalian semua bubar," pulang kerumah masing masing.
"Tapi kami mau menyaksikan akad nikahnya? Ucap salah satu warga.
"Silahkan kalian menyaksikan akad nikahnya dan entar sore bisa datang kerumah Nada.kalian juga yang akan menjadi saksi pernikahan mereka." jawab pak Rt .
Cepet kalian bubar , pintah apk Rt .Dan para warga meninggalkan rumah pak Rt .
Tak terasa hari sudah berganti sore .Tama ,pak Rt dan penghulu meunuju rumah Nada .
" Maaf pak ! saya kan tidak mempunyai apapun buat Mahar ! dompet saya ada di mobil yang jatuh kejuarang. apa boleh maharnya di hutang, tanya Tama.
Penghulu dan pak Rt saling tatap.
Pak Rt dan penghulu itu merasa iba dengan musibah yang menimpah Tama.
" Boleh nak Tama ,tapi harus benar-benar membayarnya." Jawab penghulu .
" Apa kata dunia Jika tau aku menikah tanpa mahar ! Sial ....
permainan macam apa ini? Lihat saja aku akan balas kalian semua! geram Tama dalam batin.
Di rumah Nada tidak ada persiapan khusus . nila dan anak nya sari membantu menyiapkan tempat untuk ijab kobul.
Nada hanya menggunakan baju muslim yang ia miliki,dan kerudung pasmina .
Nada duduk dan sambil melamun, Nada tak menyangka akan secepat ini melepas lajangnya .itu karena terpaksa.
Nada tersadar dari lamunan nya saat sari masuk kamarnya
"Buruan keluar ! mereka sudah datang! Ucap sari.
"Iya, Ucap Mei dengan wajah lesu.
Sari menarik tangan Nada, saya bisa jalan sendiri dengan menepis tangan sari.
__ADS_1
"Berani ya kamu sama aku ! Ucap sari . Namun Nada segera pergi tidak menanggapinya , Nada melangka ke ruang tamu .
Benar saja pak Rt dan penghulu sudah datang ,Nada menundukan kepalanya. rasanya ingin menolak pernikahan ini.
Pak Rt dan penghulu duduk di tempat yang sudah di sediakan .
" Duduk sana ngapain bengong?"Ucap nila.
Perlahan Nada duduk di samping Tama. pandangannya tertunduk ke bawah.
" Nak Tama ,sudah siap ?" Tanya pak penghulu.
"Iya pak,tapi sebentar pak saya akan mencari sesuatu!" di kantong celanaku semoga ada sesuatu yang bisa saya jadikan mahar.
Tama masuk di dalam kamar, dan mencari sesuatu di kantong celananya. Dan ternyata ada uang lima pulu ribu !" untuk bisa di jadikan mahar.
Tama kembali duduk di samping Nada.
" Maaf pak ! saya hanya punya ini untuk mahar ." Tama meletakan uang Lima pulu ribu di atas meja.
"Iya nak Tama . tidak papa yang penting ada mahar ."Ucap pak penghulu.
" Kita mulai sekarang saja pak " Sahut pak Rt .
"Mari nak Tama ,jabatan tangan!" Ucap Penghulu yang mengulurkan tangannya.
Tama menjabat tangan pak penghulu.ijab kobul telah selesai.
" Sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri . Ucap pak penghulu.
" Sekarang Salim dengan suamimu!" Ucap pak penghulu kepada Nada.
Dengan ragu Nada merai tangan Tama dan mencium punggung tangan itu yang masih ada goresan luka.
Dan Tama dengan rasa canggung melabuhkan kecupan di dahi Nada.
Seperti mimpi ..... saya bener-bener sudah menikah.
__ADS_1