Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
turun dari bukit


__ADS_3

Ati-ati Mas ," Ucap Nada yang membantu jalanya Tama.


Karena jalannya yang menurun,Tama hampir terjatuh untuk dengan sigap Nada menahan tubuh Tama.Sehingga tubuhnya tidak menyentu tanah.


Dada Nada kembali berdetak kencang saat posisi dirinya dan Tama kembali dekat.


"Aduh ....Kaki ku!" Tama pura-pura kesakitan.


"Kenapa Mas? Tanya Nada yang khawatir.Nada langsung berjongkok untuk melihat kaki suaminya.


"Tiba-tiba sakit ," Jawab Tama yang tentu saja bohong.


"Masih bisa buat gak? kita sebentar lagi smpai bawa," Kata Nada.


"Kayaknya susah deh,aduhh...ini sakit banget! Tama kembali mengaduh dengan menampilkan wajahnya yang meringis kesakitan.


"Duh...gimana ini?" Nada menoleh ke kanan kiri untuk mencari sesuatu saat itu juga Tama tersenyum.


"Mas Tama pegangan yang kuat ya!" karena tak menemukan sesuatu yang membantu dirinya, akhirnya Nada memapah suaminya.Itu artinya rencana Tama berhasil.Dirinya berhasil membuat Nada dekat dengannya tanpa ras gugup.sepanjang jalan menuruni bukit,Tama pura-pura meringis menahan sakit.Taoi saat Nada tidak menoleh ke arahny,ia kembali mengulum senyum.


Akhirnya Nada dan Tama tiba di bawa," Masih sakit ya?" Tanya Nada.Tama mengangguk.


"Minum dulu Mas," Nada menyodorkan botol minum itu ke suaminya Tama meraihnya dan meneguknya.Setelah itu Nada kembali memapah suaminya menuju rumah.

__ADS_1


Nada masuk ke rumahnya lewat pintu belakang.Nada membawa suaminya ke kamar.


"Mas tunggu sebentar ya, aku mau buatkan oabt oles untuk kaki kamu,"Ucap Nada.


"Iya," Sahut Tama yang duduk di atas dipan .


Nada pun langsung keluar dan menuju dapur.Nada membuatkan obat oles untuk kaki suaminya dari parutan kencur.


Sedangkan Tama tersenyum puas bisa ngerjain istrinya.


" Kamu lucu banget sih Nad," Ucap Tama.


"Saat kita saling dekat kamu gemetaran ,giliran aku bohongi kamu.. kamu-nya malah tidak gugup apa lagi gemetaran.


"Nada.....Nada ," Tama menggelengkan kepalanya.


Tama langsung merebahkan tubuhnya saat mendengar lengah sang istri.


"Mas,Sudah tidur ?"Tanya Nada saat masuk ke kamar Tama


" Belum kok," Jawab Tama dirinya pun langsung duduk.


Nada mengambil handuk kecil dari baskom yang berisi air hangat.Nada menggulung celana Tama sebatas lutut.Kemudian Nada menyeka kaki yang di tubuhi banyak bulu dengan air hangat.setelah menyeka kedua kaki itu ,Nada membalurkan parutan kencur itu ke kaki suaminya.

__ADS_1


"Itu apa?Kok baunya wangi-wangu seger gitu?" Tanya Tama.


"Ini parutan kencur Mas.ini bisa mengurangi rasa sakit di kaki Mas Tama."Jelas Nada .Tama mengangguk .Sebenarnya dia tak peduli dengan itu.


"Sekarang Mas Tama istrahat dulu ya,aku mau siapkan makan malam dulu," Ucap Nada.


"Iya," Sahut Tama.


Nada menyiapkan makan malam .karena sayur yang dia masak tadi habis,sehingga Nada harus masak lagi.Kali ini dirinya memasak nasi goreng ,yang cepat dan praktis.


Nada membawa nampan berisikan dua piring nasi goreng dan dua gelas air minum.


"Mas ,makan dulu!" Ucap Nada yang mengagetkan Tama.Pasalnya Tama sedang bermain game.


"Di makan Mas," Nada menyodorkan satu Piring nasi goreng ke suaminya.


Mereka makan malam di dalam kamar .Tama memuji masakan sang istri.Walaupun masakan yang di sugukan Nada itu sangat sederhana,tapi lidah-nya tak bisa menolak masakan itu.Tama cocok dengan masakan sang istri.


Tama mengusap sudut bibir sang istri, karena ada bulira nasi yang menempel.


Blus...


Wajah Nada bersemu merah.Ia segera mengusap bibirnya dengan tangannya sendiri.

__ADS_1


Tama dan Nada menghabiskan makan malam itu tanpa sisah.


__ADS_2