
Sudah seharian alexs dan anak buahnya mencari Nada ke seluruhh penjuru kota,semua tempat telah mereka datangi.Tapi belum juga menemukan istri sang bos.
Bagaimana bos ,apa kita masih lanjut untuk mencari istri bos caisar," tanya anak buahnya.
"Iya lah,". emang kalian mau apa kena marah sih bos besar kita,"kalau aku sih Oga," Sahut Alexs.
Sama bos kita juga tidak mau kena marah bos Caisar,"tapi kita harus cari kemana lagi,Sahutnya.
Kita akan kembali kepasar induk!' Siapa tau istri bos kita ada di sana,"Ucap Alexs.
Kita berangkat sekarang,"Ucap alexs kepada anak buahnya.
Siap,bos,"sahutnya.
Alexs dan anak buahnya kembali kepasar induk untuk yang ke tiga kalinya.
DI RUMAH BELINDA
Bibik mau ke mana,"Tanya Nada ke bik Santi.
Bibik mau ke pasar,"jawabnya.
Bik Nada boleh gak ikut ke bibik!'Ucapnya.
"Kalau kamu ikut,gimana dengan nyonya,"tanya Santi .
Nyonya baru saja tidur bik"jawab Nada.
"Boleh ya bik,"Sekalian Nada pngen cari mas Tama siapa tau mas Tama di sana,soalnya waktu itu mas Tama nemuin juragan Wira di pasar itu," Ucap Nada.
Ya sudah,kamu boleh ikut,tapi bibik akan minta ijin dulu sama tuan Irfan",Sahut bik Santi.
Oh,..iya bik!"
Bik Santi langsung menghubungi tuan Gunawan lewat telfon.
Halo,tuan,"saya minta ijin mau ngajak Nada ke pasar,Ucap bik Sinta di sebrang telfon.
Ya sudah saya beri ijin pergi hanya satu jam saja"Sahut tuan Irfan.
Baik tuan," jawab bik Santi.
"Ayo Nad,jadi ikut gak," Tanya bik Santi.
Iya jadi bik,memang tuan Irfan tuan Irfan memberi ijin bik," tanya Nada.
Iya kamu di beri waktu satu jam saja sama tuan Irfan,ayo kita berangkat sekarang"ajak bik Santi.
Oh iya sebentar Nada ambil dompet dulu ya bik,Nada berlari menuju kamarnya mengambil dompet.
Ayo,bik,Ajak Nada.
"Ayo kita naik taksi saja ya," Ucap bik Santi.
Menggunakan taksi Nada dan bibiknya menuju pasar,kemudian taksi itu berhenti di pasar induk.
__ADS_1
Ayo turun Nada," Ucap bik Santi.
Nada segera turun dari taksi tersebut.
"Bibik sering belanja di sini," Tanya Nada saat tiba di pasar.
"Iya tap khusus beli sayuran saja.Kalau yang lain-lain belanja di supermarket,"Jawab bik Santi.
"Oh,bibik mau beli apa dulu ini,"Tanya Nada yang berjalan di samping bibiknya.
"Beli sayuran dulu di langganan bibik," Nad mengangguk dan mengikuti langkah bibiknya.
Di saat Nada dan bibiknya sibuk memilih sayur yang hendak di beli.terjadilah kekacauan di pasar itu ,seorang laki-laki bertubuh tinggi besar itu berlari menghindari kejaran polisi.
Dor.dor..
Terdengar tembakan peringatan di udara.
"Cepet berpencar,ucapnya yang memerintahkan anak bauh ya untuk mengelabuhi polisi.
Pria bertubuh besar itu,berhenti berlari saat polisi itu sambil menodongkan pistol ke arahnya.
"Angkat tangan," Seru polisi itu sambil menodongkan pistol ke arahnya.
Pria itu menurut dan mengangkat kedua tangannya.orang-orang yang ada di sana sangat ketakutan,Nada dan bibiknya hanya bisa bersembunyi di dalam toko sayuran itu.
Bik Nada takut,Nada merangkul lengan bibiknya.
Tenanglah Nad,bibik juga sama takut,Ucapnya.
Pria itu terlihat tenang di saat para polisi mengepungnya.dwngan kedua tangan yang terangkat keatas,pria itu berjalan maju tapi menyamping,dengan gerakan cepat peria itu menarik Nada dan di jadikan Sandra.
"Aaaa...jerit Nada yang terkejut sekaligus takut.
Nada,teriak bik Santi.
Para polisi itu bersiap akan menembak pria itu.Namun pria itu terlalu pintar,menggunakan Nada sebagai Sandra,"jangan ada yang berani maju,"atau gadis ini yang akan jadi sasarannya ,"Ucap pria itu sambil berputar.
"Tolong lepaskan saya,"mohon Nada dengan berderai air mata.
Pria itu mengamati wajah Nada dari samping saat tangnya terkena cairan hangat.
Diamlah," Aku tidak akan menyakiti mu jika kamu diam dan menurut," Bisiknya tepat di telinga Nada.
Nada pun mengangguk dan menurut,pria itu menodong Nada dengan pistol tepat pelipisnya.
Jangan ada yang mendekat jika tak mau melihat gadis ini mati sia-sia,"Ucapnya sambil berjalan mundur hingga keluar dari area pasar.
Tolong lepasin saya," Pinta Nada.
Diam,tadi aku sudah bilang aku tidak akan menyakitimu jika kamu diam," Ucapnya.
Lalu Nada terdiam dalam ketakutan.polisi yang ada di luar pasar itu pun juga tidak berani mendekat,takutnya pria itu akan melukai. gadis yang menjadi sandra-nya.
Saat pria itu akan masuk ke dalam mobil,tiba-tiba ada seseorang yang menendang pistol yang di todongkan ke pelipis Nada.
__ADS_1
"Damnt it,Umpat pria itu saat pistolnya terjatuh.
Pria itu menggunankan Nada sebagai temeng saat di serang mendadak oleh orang yang ia kenal.
"Aaaa...Nada menjerit histeris saat tubuhnya terpanting ke sana kemari.
"Lepaskan gadis itu pecundang,Ucap Alexs.
"Jangan ikut campur bangsat,"Sahutnya.
Alexs menepuk tangannya dengan begitu anak buahnya datang.
"Damnt it,"Umpat pria itu ,pria itu mendorong nada hingga menubruk Alexs.Lalu pria itu terlibat adu jotos dengan anak buah alexs.perkelahian semakin tak terhentikan saat anak buah dari pria itu datang.
"Kamu tidak papa?" Tanya Alexs kepada Nada.
Tidak," jawab Nada yang ketakutan.
"Ikut aku," Alexs membawa Nada menyingkir dari lokasi perkelahian itu.
"Pak,tolong bawa dia pergi,terbaya Alexs menyerahkan Nada ke anggota polisi,setelah itu alexs kembali ke lokasi.tapi langkahnya terhenti saat melihat Evan yang berhasil melarikan diri.
"Sial dia kabur," Ucap Alexs.
Pak cepat kejar dia,seruh alexs yang menunjuk ke arah Evan.
para polisi yang siap siaga itu langsung mengejar Evan yang melarikan diri dengan mobil.
"Nada," bik santi menghampiri Nada dan memeluknya.
"Bik,Nada takut,"Nada mau pulang,Ucapnya yang terus menangis.
Iya-iya kita pulang sekarang," Ucap bik santi.
Alexs yang melihat Nada sudah melangkah pergi itu ,ia langsung kembali ke lokasi perkelahian dirinya tidak tau jika wanita yang ia tolong itu adalah istri dari bosnya yang ia cari-cari.
"Kamu ada yang terkuak tidak," Tanya bik satu saat di perjalanan di dalam taksi..
"Tidak bik," Jawab Nada.
Sebuah taksi berhenti di rumah mewah bak istana.
Ayo turun Nad,"Ucap bik Santi.
Iya bik",sahutnya.
Bibik dari mana saja ,nyonya besar mencari Nada dari tadi,"Ucap Dewi.
Di mana nyonya sekarang," tanya Nada.
Bik Nada menemui nyonya dulu ya," Ucap Nada yang sudah melangka pergi.
"Nyonya,tuan?"Ucap Nada.
,kamu dari mana saja Nad,bukanya saya kasih waktu kamu dua satu jam,tanya tuan Irfan.
__ADS_1