Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
jebakan untuk micko


__ADS_3

Setelah sarapan mereka menuju ke tempat pariwisata ,kali ini Caisar membawa istrinya ke disnayland,salah satu tempat yang wajib di kunjungi jika sedang berlibur ke sana.


Kebahagian kembali terpancar dari wajah Nada.


"Kamu suka sayang," tanya Caisar yang merangkul pundak sang istri.


"Suka mas?" jawab Nada yang menoleh sekilas ke suaminya.


"Saat anak kita sudah lahir nanti,aku ingin ajak mereka ke sini," Ucap Nada yang membayangkan berlibur dengan anak-anak nya.


Tentu sayang ,kita akan bawa sih kembar ke sini suatu saat nanti," sahut Caisar yang memberi kecupan di kening sang istri.


Di saat Caisar dan Nada bersenang- senang di belahan dunia lain ,Mario dan alexs sedang merencanakan sesuatu.


" Sudah lu brifing belum anak buah mu,," tanya Mario yang baru datang dari meeting


"Sudah beres semua tinggal rencana lu saja",jawab alexs dengan santainya ia meminum secangkir kopi.


Sesuai dengan waktu yang telah Mario dan micko sepakati,mereka berjanji untuk bertemu dan melakukan transaksi.


Mario yang di kawal dengan dua orang yang berbadan besar nan gagah itu membawa dua koper besar yang berisikan uang tunai ,karena ada maksud yang terselubung ,sehingga Mario melakukan transaksi menggunakan uang tunai.


Di restoran hotel mereka bertemu.


"Selamat siang tuan Micko,"sapa Mario.


"Selamat datang tuan Mario," sahut micko yang bangkit dari duduknya.


Maaf sudah membuat anda menunggu ," Ucap Mario yang duduk di hadapan micko.


Tidak tuan ,saya juga baru saja datang?" sahut micko lagi.


Bagaimna dengan rencana pembangunan nya," tanya Mario.


"Sudah berjalan tiga pulu persen tuan?" jika anda tidak sibuk silahkan tinjau ke lokasi,"jawabnya.


Mario mengangguk ," saya percaya sepenuhnya dengan anda tuan Micko," ucap mario.


"Sesuai dengan yang saya janjikan kemaren,Mario memberi isyarat kepada kedua bodyguard nya untuk membawa koper- koper itu.


Mario mengambil alih koper itu dari tangan bodyguard?" silahkan anda hitung sendiri jumlahnya sudah sesuai dengan harga yang kita sepakati,' Ucap mario yang menyerahkan koper pertama kepada micko.


"Kenapa tidak di transfer saja tuan?" tanya micko yang menerima dan membuka koper tersebut m,seketika matanya melebar saat melihat tumpukan uang asing yang berjejer rapi di dalam koper itu.


"Kebetulan ada uang tunai,jadi saya manfaatkan saja," jawab Mario.

__ADS_1


Betapa senangnya micko yang mendapatkan uang begitu banyak dari Mario.


"Terimakasih tuan Mario,uang ini saya terima dan segera mungkin untuk menyelesaikan pembangunannya," Ucapnya dengan senyum yang mengembang.


"Ya...ya..ya,selesaikan pembangunannya dengan cepat," Ucap mario seraya mengangguk.


"Maaf tuan Micko,karena saya ada urusan yang lain,jadi saya harus segera pergi," pamit Mario yang sudah bangkit dari duduknya.


Kenapa harus buru-buru tuan Mario?"tanyanya.


"Sebenarnya saya masih ingin berbincang- bincang dengan anda ,tapi apalah daya l,saya sudah di tunggu seseorang," jawabnya.


Baiklah kalau begitu kita sambung lain waktu saja,dan terimakasih karena sudah mempercayai perusahaan saya?"Ucap micko.


Mario hanya mengangguk untuk mengiyakan ucapan dari teman rekan bisnis nya itu.


Mario meninggalkan restoran itu ,setiba nya di dalam mobil ,ia menelfon alexs.


Bersiaplah di tempat," perintahnya.


Sedangkan micko yang masih berada di restoran itu m,dengan girang nya menghitung jumlah uang yang berada di dalam dua koper itu.


"Wah...aku akan tambah kaya jika begini," gumamnya.


Micko pembisnis yang terkenal dengan kelicikan nya itu tak menyadari jika dirinya telah di jebak oleh mario.


Mendapatkan uang tunai yang sangat banyak,membuat dirinya kegirangan! menentang dua koper itu dan keluar dari restoran tanpa menggunakan pengawal,dalan perjalanan nya kembali ke kantor ,micko menghubungi orang kantor untuk membuat acara pesta dadakan.


Tanpa ia sadari ,ada mobil yang mengikutinya dari pertama keluar restoran.


"Kalian bersiap target sudah masuk lokasi?" Alexa memberi intruksi ke anak buahnya.


Saking senang nya micko tidak menyadari jika jalanan itu sangat sepi,tak ada jebsara yang lewat selain mobilnya.


Cekkiit...


Micko menginjak pedal rem nya secara mendadak Kala ada batang pohon yang ukuranya sangat besar itu menutup jalan.Yang membuat Nicko heran ,kenapa tidak ada peringatan di ujung sana.


Micko lantas turun dari mobilnya dan menghampiri orang-orang yang sedang memotong ranting pohon itu.


"Pak apa ini masih lama!" tanya micko.


"Lumayan tuan," jawabnya.


"Sebaiknya anda cari jalan alternatif lain tua," Ucap salah satu orang itu.

__ADS_1


Micko mengangguk ,kenapa di ujung jalan sana tidak ada papan peringatan..


Maaf tuan kami lupa," sahutnya.


Karena ingin cepat sampai kantor ,micko memilih mencari jalan lain,hanya ada satu jalan yang biasa ia lewati ,kondisi jalan yang kecil dan tidak beraspal itu hanya mampu di lewati satu kendaraan Saja.


Baru jalan beberapa meter mobil micko harus terpaksa berhenti.


"Kenapa lagi ini mobil?" gumamnya yang heran lantaran mobilnya tiba-tiba mogok padahal mobil yang ia gunakan itu masih sangat baru m,belum ada satu bulan ia membelinya.


"Ada yang bisa saya bantu tua? micko di kagetkan dengan pria muda yang memakai kaos serta topi warna hitam.


"Ini mas tiba-p saja mogok,padahal ini belum ada satu bulan saya beli mobil ini," jawabnya.


Coba saya lihat?" pria itu berpura-pura melihat kondisi mesin dari mobil tersebut.


"Apa yang bermasalah dari mobil saya," tanya micko yang ikut melihat kondisi mesin dari mobilnya.


Pria itu tak menjawab hanya menoleh sekilas saja.dan itu membuat micko kesal.


"Apa kamu tidak mendengarkan pertanyaan ku," Ucap micko.


Pria itu tetap saja diam dan terus berpura- pura membenarkan mesin mobil tersebut.


Hey..kamu tuli ,micko menarik paksa pria itu mundur beberapa langka dan menoleh kepadanya,yang membuat micko terkejut ,pria itu sudah menodongkan senjata api di perut atas sebelah kanan.


Kurang ajar," maki micko yang langsung menangkis pistol itu.


Bugh..


Dengan gerakan cepatnya pria itu memberi bogem mentah ke wajah micko.


"Sialan ini hanya rekayasa ," gumamnya yang terlambat menyadari ,jika dirinya sudah di jebak ,tanganya mengusap sudut bibirnya yang mengeluarkan darah.


Micko berusaha menyerang pria yang semula ingin menolongnya itu,dan terjadilah perkelahian antara micko dan pria itu.


Bugh....bugh...bugh..


Pria itu menendang tepat di ulu hatinya ,sehingga micko mundur beberapa langkah dan terbatuk-batuk.


"Sial," umpatnya.


Pria itu lantas bersiul untuk memanggil temanya ,tak butuh waktu lama ,dua pria dengan tubuh berbadan tunggi besar itu datang dan langsung menahan micko yang hendak kembali menyerang.


"Lepas?" micko memberontak.

__ADS_1


__ADS_2