Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Foto masa kecil caisar yang gembul


__ADS_3

Terimakasih sayang,tunggu kabar baik saat mas pulang nanti oke," Ucap caisar Seraya mencium kening sang istri.


Iya mas," Ucap Nada.


Aku keluar duluan ya mas," Ucap Nada.


Iya sayang kamu duluan aja," sahutnya.


Nada keluar kamar dan menuju lantai bawa.


Nad,sini!Belinda melambaikan tangannya saat melihat Nada turun dari tangga.


Ada apa nyonya?Tanya Nada yang mendekat.


Ini ada oleh-oleh buat kamu dan yang lain ,kamu bagi ya.Ucap Belinda.


Iyan nyonya ,terimakasih banyak ," Ucap Nada.


"sekarang kamu ,bantu saya ya," beresin barang-barang yang ada di gudang?"Ucap Belinda.


Iya nyonya?"jawab Nada.


Belinda dan Nada menuju gudang yang ada di rumahnya.


"Nyonya ,tunggu saja di luar biar saya yang ambilkan nyonya butuh apa",Ucap Nada.


"Gak papa,ayok kita masuk?' Belinda masuk gudang lebih dulu ,ia mencari kardus besar yang berisi figura foto.


Nad,tolong kamu angkat kardus yang ini ya," perintahnya.


Iya,nyonya ,".jawab Nada yang mengambil kardus tersebut.


Ada lagi nyonya," tanya Nada.


Tidak ada,ini biar saya aja yang bawa ,'jawabnya yang menyusul keluar gudang dengan membawa kardus berukuran tanggung..


"Kita bersihkan di luar saja Nad,"kata Belinda.


Baik nyonya"Jawab Nada.


Di teras belakang Nada dan Belinda membongkar kardus-kardus itu.


Foto nyonya," tanya Nada saat melihat isi kardus itu.


Iya," jawab Belinda.


"Caisar dan papa nya yang sudah menyimpan foto-foto ini "?Ucap Belinda yang ikut membersihkan bingkai-bingkai foto itu.


Kenapa ," tanya Nada yang penasaran.


Itu mereka lakukan saat saya sakit ,Caisar dan papa nya tak ingin melihat saya semakin terpuruk saat melihat foto-foto mutiara jadi caisar sendiri yang mengemasi foto-foto yang terpanjang rapi di dingding ,waktu itu caisar tak peduli seberapa pun saya memohon agar foto-foto itu tetap terpanjang di sana," jawab Belinda.


Apa nanti tuan Irfan dan tuan Caisar gak marah jika kita mengeluarkan foto-foto ini lagi ,?tanya Nada.


Tidak akan?"jawabnya.


Nada mengangguk paham ,ia teruskan mengelap setiap bingkai foto itu hingga selesai.

__ADS_1


''Kita bawa ke dalam dan langsung pasang di tempat semula ya Nad",Ucap Belinda.


Iya nyonya ," sahut Nada yang patuh.


Nona Mutia sangat cantik ya," puji Nada..


Sama seperti kamu cantiknya," sahut Belinda.


Ahh..nyonya bisa saja ," balas Nada.


"Saya serius Nad,melihat kamu itu seperti melihat mutiara kembali," jelas Belinda...


Tapi kan masih banyak nona Mutia cantiknya," Ucap Nada.


Tidak ,kalian berdua itu sama-sama cantiknya ," sahut Belinda.


Nyonya membuat saya besar kepala," Ucap Nada.


Emang itu benar kenyataannya Nad,"Sahut Belinda.


" Yang itu kurang ke kanan ," Belinda menunjuk foto keluarga yang mana ada serta caisar di dalamnya.


Apa boca kecil ini tuan caisar ,nyonya," tanya Nada.


Iya,itu foto caisar saat masih umur enam tahun ," jawab Belinda.


Nada tertawa kecil saat melihat Caisar kecil yang gembul dengan pipi yang cabi.


Ada apa Nad,kenapa kamu tertawa,"tanya Belinda.


Oh,tidak nyonya ,saya hanya tidak percaya saja ,jika ini tuan Caisar ?'jawab Nada.


Iya nyonya,sekarang kenapa badan nya tidak segembul ini," tanya Nada sambil terkekeh,ia membayangkan suaminya dengan tubuh yang gembul dan pipi yang cabi.


Mungkin itu karena dia rajin ber olahraga?"jawab Belinda.


Nad,kamu lanjutkan ya ,saya mau bawa ini ke kamar dulu!"kata Belinda yang membawa beberapa bingkai foto yang berukuran sedang.


Iya nyonya ,"sahut Nada.


Saat Belinda benar-benar ke kamar,Nada menggunakan kesempatan itu untuk mengambil foto masa kecil caisar dari ponselnya ,senyum jahilnya,ia mengambil foto-foto caisar.


Di kantor


Caisar di buat pusing dengan beberapa laporan yang salah dan tak sesuai dengan keinginannya.


Kalian ini bisa kerja atau enggak sih,"tanya Caisar dengan Nada yang kesal dan marah.


Bi-bisa tuan ?"jawab kariawanya.


Apa sudah bosen kerja di sini ," tanya caisar lagi.


Tidak tuan ,saya akn perbaiiki lagi ," jawabnya..


Saya beri kesempatan satu kali lagi,jika nanti masih salah,...caisar tak melanjutkan ucapannya ia hanya mengibaskan tangannya yang mengisyaratkan untuk keluar.


Iya tuan ,saya akan perbaharui lagi," sahutnya yang takut jika di pecat..

__ADS_1


Buktikan dan segera selesaikan dengan cepat ," Usir caisar..


Iya tuan ," kariwan itu keluar dari ruangan caisar.


Rasa kesal yang caisar alami belum hilang ,sudah kedatangan sang OB yang tak lain adalah Roni.


Permisi tuan,saya mau mengantar kopi untuk tuan ," Ucap Doni yang masuk keruangan caiisar dengan membawa baki di tangannaya.


Caisar memutar bola matanya dengan malas saat melihat wajah Roni.


Memang siapa yang minta kopi!"tanya caisar dengan sinis.


Ini inisiatif dari say tuan?"jawab Roni yang ingin cari muka terhadap Caisar..


Keluar dari ruangan ku dan bawa kopinya," Usir caisar.


Jangan menolak rejeki ,itu tidak baik ," sahut Roni yang tak tau malu.


Saya tidak butuh kopi buatan mu itu ,sekarang juga pergi dari ruangan ini atau aku sendiri yang akan menyeretmu mu keluar dari perusahaan ini!' sama seperti dirimu meneyeret ku dan Nada waktu itu ?" Ucap caisar yang penuh penekanan.


Roni menelan ludahnya dengan susah.


"Tidak-tidak jangan saya masih ingin kerja di sini",Sahut Roni.


Kalau masih ingin kerja di sini m,jaga sikap kamu,sudah untung aku tidak memecat mu hari itu juga mu" Ucap caisar


Iya-iya tuan," jawab Roni yang takut


Sekarang juga keluar dari sini," Usir caisar..


Iya tuan ,saya permisi," Roni yang takut itu pun buru-bury keluar dari rungan caisar...


Ah..sial gagal lagi baut ambil hatinya sih Tama yang sombong itu ," gumam Roni yang kesal.


"Aku harus memikirkan cara ,supaya Tama mau menjadikan ku manager di kantornya ,"Ucap Roni.


Caisar yang pusing dengan pekerjaaan dan ulah Roni itu sesat memejamkan mata dengan tangan yang ia buat untuk memijat pelipisnya yang berdenyut..


Di saat itu juga ponselnya beberapa kali bunyi,dengan rasa malas caisar melihat siapa gerangan yang telah mengirim pesan,seketika matanya terbelalak dengan kedua sudut bibir yang terangkat keatas.


"Dari mana anak ini punya foto-foto masa kecilku,' Ucap caisar saat melihat pesan gambar yang di kirimkan oleh sang istri.


Sesat caisar melupakan pekerjaannya dengan berbalas pesan dengan istrinya..


Caisar :dari mana kamu mendapatkan foto-foto itu ?'


Nada:dari mana lagi kalau bukan dari mama ,kau begitu gembul dan menggemaskan ,Lihat pipimu mas sampai seperti bakpau.


Caisar :Apa bakpau?' awas ya kamu.


Caisar :coba sekarang kirim fotomu,jangan hanya kirim foto sih boboho itu?


Nada:boboho nya kan kamu sendiri mas hehe .


Caisar :Sudah cepat kirim foto mu sekarang,suami mu sedang kangen ini.


Caisar tersenyum kala Nada mengirimkan foto dirinya yang duduk di tangga dengan pose duduk miring dan menampilkan senyum termanis nya.Nada juga menambahkan tulisan supaya suaminya semangat untuk bekerja,tiba-tibq caisar tertawa saat Nada mengitmrimkan foto lagi dengan gaya lucu .

__ADS_1


Kamu ini ada-ada saja " Ucap caisar di selah tawanya.


__ADS_2