Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Cemburunya caisar


__ADS_3

"Jadi kamu ke kota naik motor kha?" tanya Nada yang menarik kursi mundur tempat duduk.


"Iya Nad,kan cuman sehari aja aku ke kota ,jadi bisa langsung balik ke desa," jawab Aska.


"Kenapa kamu pindah kuliah kha,kenapa emang di sana," tanya Nada.


"Sejak dulu juga aku pengen kuliah di kota Nad,cuman mama sama papa tau sendiri gak ngijinin," Jawab Aska.


"Terus sekarang papa dan mama mu,mengijinkan," tanya Nada.


Iya," jawab Aska dengan anggukan kepala.


"Oh..iya gimana kabar papa kamu,sehatkan?"tanya Nada lagi.


"Alhmdulillh ,sehat Nad," jawabnya.


" Sayang,mama sudah pesankan yang kamu mau ," ucap Belinda yang ikut bergabung di meja itu.


"Terimakasih ya Ma," sahut Nada.


Nada dan Aska terus bicara ,bercerita tentang kenangan mereka saat tinggal di desa ,Belinda yang menyimak dan menjadi pendengar itu sesekali ikut tertawa jika mereka menceritakan hal yang lucu.


Farel yang di utus menjadi bodygard Nada itu pun memfoto dan merekam mereka bertiga! tentu saja itu ia lakukan untuk melapor ke bosnya.


Di kantor


Waktu silih berganti ,jarum jam sudah menunjukan lebih dua puluh menit,saat Caisar melihat ponselnya saat itu juga ada pesan masuk,wajahnya berubah marah saat melihat foto yang di kirim farel,tangannya mengepal dan memukul meja sekeras mungkin.


"Bagaimana bisa dia bertemu dengan Nada," gumamnya yang ingin langsung menghubungi istri.


Entah sengaja atau bagaimna,Nada tak menjawab telfon dari suaminya,dan itu membuat Caisar semakin marah.


Caisar semakin kesal dan marah,lantaran panggilannya tak di jawab," terus menelfon nomor yang sama ,berharap ada jawaban namun hasilnya tetap sama.


"Rel,lu di mana?"akhirnya Caisar menghubungi farel anak buahnya.


"Ada di jalan merdeka bos,tepatnya di depot sarika," jawab farel dari seberang telfon.


"Jangan pergi kemana-mana,tetap pantau mereka?" perintah Caisar ,setelah mengucapkan itu,ia tutup telfonnya dan menyambar kunci mobilnya.


Caisar mempercepat langkahnya untuk menuju ke parkiran kantornya.


"Bos,mau kemana," Tanya Mario saat berpapasan saja dengan Caisar.


"Kamu hendle semua urusan Kantor,aku ada urusan mendadak ?" jawabnya yang tanpa berhenti .


"Urusan mendadak," gumam Mario.


"Bos,bos tunggu! urusan mendadak apa? apa ada masalah yang serius," tanya Mario yang mengejar bosnya.

__ADS_1


"Lebih dari serius," jawanya.


Apa perlu saya panggilkan orang-orang kita?" tanya Mario yang merogoh ponselnya di saku celana nya.


"Tidak perlu,aku bisa urus sendiri," jawabnya.


Caisar yang sudah berada di lantai bawa itu segera menuju ke mobilnya,walaupun caisar mengemudikan mobil sendiri,tapi tetap ada pengawalan.


Caisar yang cemburu itu lantas menancapkan gas mobilnya,tak sabar rasanya ingin menarik istrinya pulang dari tempat itu.


Tak butuh waktu lama bagi caisar untuk menuju depot sarikah itu,kedatangannya di sambut oleh farel ,pria berbadan tinggi besar itu membukakan pintu mobil bosnya.


"Di mana mereka rel,"tanyanya.


"Ada di dalam bos," jawabnya.


Tak banyak tanya lagi ,caisar lngsung menghampiri istri dan mamanya.


"Haha..iya iya aku ingin itu? Ucap Nada sambil tertawa lepas.


"Aku jadi rindu kampung halaman," Ucap Nada .


"Kalau rindu kampung halaman ya,ajak dong suamimu untuk pulang ke desa," sahut aska.


"Iya ,nnati ...belum juga selesai bicara ,tangan Nada di tarik paksa oleh caisar.


"Mas,"pekik Nada yang kaget.


"Caisar ," Ucap belinda.


"Apaa-apan sih Mas?" tanya Nada di sisah terkejutnya.


Ikut aku pulang sekarang," Ucapnya yang menarik istrinya untuk keluar depot itu.


"Gak mau,aku belum selesai makan," tolak Nada yang berusaha melepaskan tangan suaminya.


Tidak ada bantahan,'tegas caisar yang terus menarik tangan istrinya.


"Stop Cai,jangan seperti itu? cegah sang mama.


"Mama,diam saja,mama gak perlu ikut campur dalam rumah tangga caisar," sahut caisar.


Caisar kembali menarik istrinya,sehingga aksi itu menjadi pusat perhatian pengunjung depot itu.


Aska hanya bisa melihat tanpa bisa menjegah aksi suami Daru sahabatnya itu.


"Nak Aska,maaf ya Tante juga harus ikut pulang,jangan khawatir ,semua sudah tante bayar," Ucap Belinda.


Terimakasih banyak tante ?"Ucap Aska.

__ADS_1


"Tante pulang dulu?" pamitnya yang langsung keluar dari depot tersebut .


"Apa Nada selalu di perlakukan dengan kasar sama suaminya," gumam Aska.


'Tapi,tidak mungkin? orang tua Tama begitu menyayangi Nada,"aska segera menepis perasangka buruknya.


"Masuk," perintah caisar kepada Nada.


"Kamu kenapa sih Mas," bikin malu saja," Ucap Nada yang kesal.


"Aku bikin malu?itu juga karena kamu yang membuat aku begini", Ucapnya.


"Bisa-bisanya kamu diam-diam ketemu sama anak juragan Wira itu ,lebih-lebih melibatkan mama juga," kata caisar yang sudah berada dalam mobil.


"Aku gak sengaja bertemu sama dia tadi," sahut Nada.


Caisar menyalahkan mesin mobilnya ,perlahan mobil itu meninggalkan depot tersebut.


"Gak segaja bertemu di depot situ ya," timpal caisar.


"Apa sebelumnya kamu sudah menghubungi dia untuk datang ke kota ini," Ucap caisar yang terbakar oleh api curiga dan api cemburu yang membara.


"Kamu jangan salah nudu aku guru dong Mas," sahut Nada yang tak terima.


"Buktinya kalian bisa bertemu di depot itu,lalu bagaimana bisa teman mu itu tau tempat itu jika bukan yang memberikan alamat," balas caisar.


"Mas...aku tak sengaja bertemu sama Aska di kampus,bukan sebagai ketemu di depot ," jelas Nada yang mulai tersulut emosi.


"Pantesan ,gak mau aku anterin ke kampus,ternyata mau bertemu dengan anak juragan Wira," sahut caisar.


Cukup Mas,aku gak seperti itu,kalau kamu gak percaya,kamu bisa tanyakan ke mama," Ucap Nada.


Caisar tak menyahut lagi,ia tambah kecepatan mobilnya ,Nada yang takut berpegangan pada seat belt dengan kuat,serta mata yang terpejam ,sedangkan caisar tak menghiraukan jika istrinya tengah ketakutan.


Mobil Pajero sport yang di tumpangi caisar memasuki halaman rumahnya.setelah mobil berhenti,dengan cepat caisar turun dan menarik keluar istrinya.


"Lepas Mas ,aku bisa jalan sendiri",Ucap Nada yang berusaha menepis tangan suaminya.


Caisar tak menghiraukan Ucapan sang istri,langkahnya yang lebar membuat Nada susah paya untuk mengikuti langkahnya.


"Mas kamu dengar aku bicara gak sih? aku bisa jalan sendiri," Ucap Nada ,di saat itu mereka masuk kedalam rumah ,Meraka berpapasan dengan bik Santi.


"Tuan ada apa ini," tanyanya.


"Jangan ikut campur bik? ini urusan kami," jawab caisar yang terus menarik tangan sang istri ke kamar,setibanya di kamar ,Caisar mendorong tubuh istrinya hingga terjerebab di atas kasur.


"Jangan sekali-kali kamu membohongi ku ? apa lagi secara diam-diam kamu bertemu dengan pria lain," tegas caisar dia benar-benar marah terhadap istrinya.pasalnha ,selama dua hari dirinya di cuekin oleh istrinya,dan hari ini dirinya di buat cemburu oleh istrinya yang tak sebagaia bertemu dengan temannya yang dari desa.


Nada pun segara bangkit dari tempat tidur ,matanya memerah hatinya sakit,dirinya pun juga tersulut oleh emosi.

__ADS_1


"Apa ini Sifat asli mu Mas.


__ADS_2