Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
melepaskan kerinduan


__ADS_3

Caisar menundukan kepalanya hingga bibirnya menyentuh bibir sang istri dengan bantuan tangan dari suaminya ,Nada sedikit mengangkat kepalanya ,sehingga memudahkan Caisar untuk ******* bibir mungilnya.


Dengan nalurinya ,Nada mencoba untuk membalas setiap kecupan yang di berikan oleh sang suami ,walaupun masih terbilang kaku.


Dengan lihai dan lincahnya Caisar menggoda semua yang ada di dalam rongga mulut sang istri.


Suara decaapan dari kedua bibir mereka menggema di dalam kamar yang tak tak begitu luas.


"Emmph..Nada mendorong Caisar saat dirinya mulai k habisan nafas,pangutan bibir mereka pun terlepas.mereka saling pandang dengan nafas yang pendek rasa rindu yang sudah menggunung di hatu masing-masing itu membuat mereka kembali mengulang ciuman hangat itu.


Dengan bibir yang masih menyatuh ,Caisar membawa Nada untuk duduk,ciuman itu kian lama kian panas dan menuntut Nada mencoba untuk mengikuti permainan bibir sang suami.


Caisar melepas pangutan bibirnya dan beralih menyusuri leher jenjang sang istri memberikan gigitan-gigitah kecil dan menyesapnya hingga menimbulkan bekas Merah.


Nada mendesah kalah Caisar meremas benda kembar nan kenyal itu ,suara crotis Nada mampu membangkitkan gaira sang suami,dengan gerakan cepat caisar melepaskan baju yang Nada pakai.


Glek...


Caisar menelan ludahnya dengan susah payah saat melihat buah kembar yang terlihat sangat kenyal dan padat itu.


Seperti anak kecil yang haus dan mencari minuman langsung dari sumbernya ,Caisar melepaskan pengait dari penutup buah kembar itu,Caisar melemparkan penutup itu sembarang ke arah sehingga buah kembar itulah terlihat sangat menantang.


Nada membusungkan dada kala Caisar memainkan puncuk dari buah kembar itu dengan lidahnya ,sentuhan caisar mampu membuat sekujur tubuhnya bergetar tersengat aliran listrik.


Lidahnya memainkan ujung dari buah kembar itu dengan satu tanganya memilih yang satunya.


Leguhannya kala merasakan sensasi geli bercampur dengan kenikmatan.


Di sela menggoda buah kembar milik sang istri ,Caisar kembali memangut bibir sang istri ,kali ini Nada sedikit berani membalas pangutan dari sang suami ,lalu me lu mat dan kedua bibir caisar secara menelusup ke dalam baju caisar.


Caisar melepaskan pangutan bibir mereka dan beralih me lu mat buah kembar itu secara bergantian dengan tangannya yang memebeo pijatan-pijatan yang mampu membuat sang istri mengeluarkan suara indahnya.


Nafas Nada terasa begitu berat kala dirinya sudah di selimuti oleh gairah,bahkan bagian inti dari tubuhnya terasa berdenyut ,tangannya ia siapkan ke rambut sang suami dan menekan lebih dalam kepala suaminya.


Leguhan tepat di telinga sang suami yang membangkitkan gelora dalam diri Caisar.


Tangan Caisar melpaskan kancing bajunya,sedangkan Nada membantu membuka gesper yang di pakai sang suami.


Setelah semuanya terlepas ,Caisar juga menarik celana milik sang istri ,dan caisar kembali memangut bibir sang istri ,pangutan itu tidak lama ,karena Caisar sudah berpindah ke leher dan buah kembar,Caisar bergerak turun dengan memberi kecupan di sekujur tubuh sang istri sesekali ia gunakan lidahnya untuk menyapa setiap jengkahya.


Sementara itu ,Caisar yang sudah tidak tahan langsung saja menembak tepat sasaran ,yakin senjatanya sudah masuk sedikit ,**** susah sekali ,qsenjata nya meleset terus menerus,Caisar mencoba mengulangi lagi dengan sekali hantaman senjata Caisar bersemayam di lembah sang istri ,Caisar dengan pelan menggerakkan tubuhnya naik turun dan gerakan itu lama- lama semakin cepat.


Semakin lama ,semakin bergejolak ,hingga Caisar tidak tahan lagi karena ada yang mau meledak ,hitungan detik ,gerakan yang cepat itu langsung terhenti dan suara suara khas di malam shandu pun terdengar.

__ADS_1


Bersama dengan itu ,Nada merasa sesuatu yang hangat mengalir dalam bagian intinya tanpa sadar ,tangannya mencengkram punggung sang suami.


Caisar yang sudah mandi keringat ,dengan nafas yang sudah susah ,akhirnya merasaa lega.


Terimakasih sayang ku,"Ucap Caisar seraya memebri ciuman di seluruh wajah sang istri.


Pagi hari


Pandangan pertama yang Nada lihat kala membuka mata yaitu Tama suaminya,kedua sudut bibirnya terangkat ke atas saat mengingat malam panjang yang panas.


Perlahan Nada mengkat tangan suaminya yang melingkar di tubuhnya ,dengan hati-hati Nada memutar tubuhnya ,namun pergerakannya bisa di rasakan oleh Tama.


"Mau kemana," Tama memeluk tubuh Nada dengan yang masih terpejam.


"Aku mau ke kamar mandi mas.


"Jam berapa ini sayang .


Mas hampir subuh ,cepat bangun dan kembali ke kamar mu ,"Nada memungut baju Tama yang berserakan di lantai.


Kenapa harus panik begitu sih ," tanya Tama dengan santainya.


Nanti kalau ada yang tau bisa gawat mas ," Ucap Nada.


Aku tidak lupa itu,kamu tuan muda di rumah ini ,tapi masalahnya kita berada di satu kamar dan itu kamar pembantu.


"Justru bagus dong kalau mereka tau ," sahut Tama yang berniat menggoda istrinya.


Mas, aku serius!balas Nada.


Iya..iya sayang.


Pakaikan bajuku ," ucap Tama dengan manja.


Manja banget sih .


Manja dengan istri sendri tidak papa dong," ucap Tama sambil mencium pipi Nada.


Dengan menurut nada memakaikan kemeja sang suami ,saat tubuhnya mendekat ,saat itu juga Tama menunduk.


Iih .. mas Tama,Nada menjerit kala Tama menggigit pucuk buah kembarnya dengan gemas ,karena Nada juga belum memakai baju.


Pelankan suara mu jika kamu tak ingin di grebek oleh mama," Ucap Tama dengan tersenyum.

__ADS_1


"Aku kaget," mas sih main gigit saja,Nada memeberikan cubitan di perut Tama.


Cepet pakai celana mu mas," ucap Nada


Kamu bener-bener mengusir suami mu dari sini,apakah kamu tidak kasian sama dia," Tama menunjuk senjatanya yang siap untuk bertempur lagi.


Mas jangan becanda Melulu," ini bukan waktu yang tepat mas,sebentar lagi subuh ,dan orang-orang akan bangun ,lalu bagaimana caramu bisa keluar dari sini jika semuanya sudah pada bangun.


Ya sudah ,beri suami mu ciuman termanis mu ," Tama memajukan wajahnya ,dengan begitu Nada mengecup bibir suaminya.


Cuma seperti itu ," protes tama.


Sudahlah mas ,jangan mengulur -ulur waktu ,"sahut Nada sambil memakai baju.


Mas tunggu di sini ,biar aku cek di luar ,Nada keluar kamar saat di pastikan aman ia memberi kode agar suaminy segera keluar.


Mas akan mengundangmu datang ke kamar mas,"bisik Tama saat melewati istrinya ,setelah itu tama melangkah menuju kamarnya.


Berasa sperti maling saja,padahal di rumah sendri ," omel Caisar saat menaiki tangga.


Setelah membersihkan diri dan sholat subuh ,Nada melakukan aktifitasnya,membantu bik Santi untuk membuat sarapan.


Bibik mau buat apa,"tanya Nada.


Ini bibik mau buat kopi buat tuan muda caisar ," jawab bik Santi.


Sini bi,biar Nada saja yang buat bik,bibik lanjutin aja masaknya.


Ya sudah ,tapi harus enak ya ,kalau gak enak ,tuan muda akan marah," Ucap Santi.


Iya bik ," sahutnya.


Nad,.tolong buatkan saya teh tawar ya," pinta Belinda.


Iya nyonya ," sahut Nada.


Tak lama dari itu ,Nada ke meja makan dengan membawa kopi serta teh tawar..


Nyonya ini teh nya?


Makasih ya Nad," Kata Belinda yang sedang main hape.


Iya sama-sama nyonya.

__ADS_1


__ADS_2