
Di dalam mobil
Sayang,Caisar menyentuh tangan istrinya dengan pelan dan lembut.
Iya Mas," Jawab Nada.
Kenapa sejak tadi kamu diam saja," tanya caisar.
Gak papa Mas,aku hanya pusing saja," Ucap Nada.
"Apa kamu pengen makan sesuatu," tawar caisar.
Tidak Mas",jawab Nada.
Diam nya Nada berlanjut hingga ke rumah.
"Asalamualaikum Ma? Ucap Nada yang masuk kedalam rumah.
"Walaikum salam,kalian sudah pulang?" sahut Belinda yang sedang bermain ponsel di ruang tamu.
Iya,Ma," jawab Nada yang bersalaman dengan mertuanya.
Ma,Nada kekamar dulu ya? kepala Nada pusing Ma," Ucapnya.
Kamu sakit sayang," tanya Belinda.
Tidak Ma,cuman pusing sedikit," jawabnya.
Nada ke kamar dulu ya Ma," pamitnya,ia pun melangkah menaiki anak tangga.
'Cai,ada apa dengan istri mu," tanya nya dengan tatapan mengintimidasi sang putra.
" Caisar juga gak tau Ma,' jawabnya.
"Kalian gak lagi bertantem kan,"tanya Belinda.
Enggak lah Ma,' jawab caisar.
Caisar susul Nada dulu ya Ma?' Pamitnya langsung menuju kamar.
Sesampainya di kamar ,caisar yang tak mendapati istrinya di Sana,namun suara gemercik air terdengar di dalam kamar mandi.
"Sayang,kamu di dalam?" tanya caisar seraya mengetuk pintu kamar mandi.
Iya Mas,sebentar," sahutnya.
Caisar pun menunggu sambil rebahan di atas pembaringan ,tak lama dari itu ,istrinya keluar dari kamar mandi.
"Sayang," caisar memutar tubuh istrinya supaya menghadap dirinya.
Apa masih pusing,"tanya caisar.
Masih sedikit Mas?"jawab Nada.
Apa mau ke dokter," tawarnya.
__ADS_1
"Tidak usah lah Mas,cuman pusing doang,di buat rebahan juga pusing nya hilang," jawabnya.
Waktu begitu cepat berlalu,waktu yang di nanti nanti telah tiba,orang-orang di rumah itu terlihat begitu sibuk di pagi hari ,menyiapkan segala sesuatu yang akan di gunakan untuk acara ijab qobul.
Pagi-pagi sekali pihak MUA juga sudah datang untuk merias wajah Nada.
Tepat ,di jam sembilan pak penghulu datang ,karena ayah Nada yang sudah meninggal ,dan tidak ada saudara laki-laki dari almarhum ayahnya ,sehingga Nada menggunakan wali hakim.
"Bos kenapa gemetaran begitu," tanya alexs.
"Aku gerogi," jawabnya.
Ya elah Bos ,nikah dua kali masih juga gerogi?"ledek alexs.
"Ini berbeda dengan nikahku waktu di desa,ini lebih nyata dan sakral," sahut caisar.
"Hemmm,..emang waktu itu gak nyata bos?"tanya alexs.
Bukan tidak nyata,tapi lebih ke pemaksaan," jawabnya.
Tapi ujung-ujungnya cinta kan?'sahut alexs.
"Bagaimana tidak cinta,jika setiap hari dia membuatku jatuh cinta," Ucap caisar yang pandanganya lurus ke depan dan tak berkedip.
Hemm,dasar mafia bucin?" Ucap Alexs yang mengikuti arah pandangan bosnya.
"Dua laki-laki itu di buat terpana dengan penampilan Nada,wajahnya yang sudah memiliki kecantikan yang alami ,di tambah dengan balutan make up yang natural menambah kecantikannya.
Bukan hanya caisar dan alexs saja yang terpana akan kecantikan Nada? Namun semua tamu yang hadir di sana mengagumi kecantkan Nada.
Nada perlahan berjalan ke tempat yang sudah di sediakan untuk ijab qobul ,duduk bersanding dengan caisar di depan penghulu untuk yang kedua kalinya membuat jantungnya berdebar.
''Kamu cantik sekali sayang?" bisik caisar saat Nada duduk ,Nada hanya melirikan dengan senyum yang samar dari bibirnya.
"Sudah bisa di mulai," tanya pak penghulu.
Caisar pun mengangguk sebagai jawabanya.
"Baiklah jabat tangan saya?" Ucapnya yang menyodorkan tangannya.
Caisar menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya perlahan sebelum menjabat tangan penghulu itu.
Saudara Caisar aditama Marley bin Irfan Marley saya nikahkan dah saya kawinkan engkau dengan saudari Nada Andita binti Wisnu Hutomo dengan mas kawin berupa emas batangan seberat 100 gram serta uang sebesar 1 Miliar di bayar tunai.
Saya terima nikah dan kawin nya Nada Andita binti Wisnu Hutomo dengan mas kawin tersebut di bayar tunai.
Caisar mengucapkannya dengan sekali tarikan nafas.
Bagaiman para saksi sah?' Ucap penghulu.
"Sah''
"Sah''..
"Sah!" sahut semua yang menyaksikan acara ijab qobul itu.
__ADS_1
"Alhmdulillh ...penghulu itu lantas melantunkan doa.
Caisar berhasil mengatai rasa gugupnya ,ia berhasil mengucapkan ijab qobul dengan sekali.
Dalam tradisi agama Islam ijab qobul merupakan salah satu bacaan yang sifatnya sakral dalam prosesi akad nikah.
Acara yang di gelar dengan sederhana itu berjalan dengan lancar dan tanpa ada hambatan.
Tak banyak tamu yang datang ,hanya keluarga dari tuan Irfan dan orang-orang kepercayaan caisar.
Caisar berhasil mengucapkan ijab qobul dengan lancar di satu tarikan nafas,meski di awal dirinya sempat grogi ,di pernikahnnya kali ini ,ia memberikan mahar dengan nominal yang tinggi.jika dulu caisar memeberikan mahar hanya 50rb ,maka kali ini dengan mahar yang fantastik.
"Sekarang kalian sudah sah sebagai suami istri di mata hukum dan agama," Ucap penghulu itu yang memberikan dokumen untuk di tanda tangani.
Dengan tangan yang bergetar Nada menanda tangani Berkas itu,begitu juga dengan caisar.
'Ya Allah ,ini seperti mimpi bagiku,aku tidak menyangka jika mas Tama benar-benar menikahi ku secara resmi," batin Nada.
Setelah acara ijab qobul selesai,di lanjutkan dengan acara sungkeman,karena tidak ada pihak keluarga dari Nada ,akhirnya di gantikan dengan paman Toha dan istrinya.
Rangkaian acara demi acara telah terlaksana ,kini saatnya acara syukuran atau resepsi kecil-kecilan.
"Selamat ya Bos,' akhirnya pernikahan bos resmi di mata hukum dan agama," Ucap Mario yang menjabat tangan.
"Terimakasi," Ucap caisar.
"Selamat ya Nona ,akhirnya menjadi satu-satu nya queen di kehidupan bos caisar," Ucap mario.
Terimakasih pak ," sahut Nada dengan senyum di bibirnya.
"Lu dengarkan apa kata istri ku," Ucap caisar dengan menahan tawa.
"Nona,Jagan manggil saya pak dong," saya ini masih bujangan,belum punya istri atau anak? protes mario.
"Makanya kamu cepat sana Nikah biar pantas di panggil bapak?" sahut caisar.
"Secepat nya akan menyusul bos," Ucap mario.
"Maaf,saya tidak tau jika ,anda belum beristri ," Ucap Nada.Aku harus panggil dia apa Mas," Nada bertanya kepada suaminya.
Panggil saja dia Mario?" Ucapan caisar ,Nada pun mengangguk.
"Kemana sih alexs," tanya caisar yang tak melihat alexs setelah ijab qobul.
"Lagi nunggu seseorang katanya," jawab Mario.
Siapa," tanya caisar.
Mungkin kekasihnya,' jawab Mario.
"Selamat ya Nad,aku turut bahagia atas pernikahan mu?" Ucap Dewi dan Neneng.
Terimakasih ya?" sahut Nada yang memberi pelukan untuk kedua temannya.
"Kami ada hadia buat mu?" Ucap Dewi yang memberikan bingkisan yang terbalut oleh kertas kado.
__ADS_1
"Terimakasih ya," Ucap Nada yang menerima nya.