Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Merawat ber ujung di fitnah


__ADS_3

malam telah berlalu .Sang fajar pun telah menampakan wujudya. Sebelum berangkat ke kebun ,Nada mengobati luka Caisar.


"Maaf Tuan! Saya membawakan sarapan untuk anda!" Nada meletakan nampan berisi sarapan di atas meja kecil yang ada di dalam kamar.


Caisar perlahan bangun.


Duduk bersandar di punggung dipan kayu.


"Terimakasih ya sudah mau menolong dan merawat saya !"


"Iya! Tapi ya .. begini kondisi saya . Maaf jika tidak bisa membawa anda kerumah sakit .Insya Allah ramuan yang saya buat itu akan segera membuat luka anda kering.


"Tak masalah! yang terpenting saya selamat dan masih hidup.


" Saya akan mengobati luka tuan lagi, Nada duduk di depan Caisar.


Caisar mengangguk .lalu Caisar membuat baju nya perlahan.


Lagi lagi Nada membuang wajahnya .


' Oh ya,nama kamu siapa ? dari semalam kamu belum mengenalkan dirimu?Tanya Caisar sambil menahan perih.


"Saya Nada!


"Kenalin aku Tama ! kamu tinggal di sini sendiri ? Caisar sengaja menggunakan nama tengahnya.


"Iya ! Ayah dan ibu saya sudah meninggal."



"Sorry!" Ucap Caisar.


"Tuan dari mana? kenapa tuan di buang di desa ini?"


" jangan panggil aku tuan! panggil saja Tama! aku dari kota .aku tidak tau kejadiannya begitu cepat .seingat ku ,mobil yang aku bawa terperosok ke jurang!"Caisar tak tak menceritakan kejadian sebenarnya.



"Sudah selesai ! Sebaiknya tuan sarapan dulu!" Nada mengambilkan sarapan yang sudah ia bawa tadi .



" Sudah ku bilang, panggil nama saja Nad!" Ucap Caisar sambil menerima piring yang berisikan nasih putih dengan tempe goreng .


" Iya Mas...


"Mas ?" Caisar mengernyitkan dahinya.


" Saya tidak bisa memanggil orang yang lebih tau dari saya dengan sebutan nama.Saya tidak terbiasa.


" Baiklah tak masalah! Asal jangan panggil tuan saja!" Caisar memelalakan matanya saat akan menyedot nasi tersebut.


'Yaampun... Hanya nasi dan Tempe goreng? batin Caisar serasa menelan ludahnya dengan susah payah.


" Maaf ya mas , hanya ada tempe goreng !" Ucap Nada sambil tertunduk.

__ADS_1


"Iya enggak papa kok! ini juga pasti enak !" Caisar mengunyakan nasi dan potongan tempe goreng di mulutnya .


kamu tidak suka ya mas.


Aku, Suka kok Nad.


Di luar rumah Nada ada keributan.


" Naa... keluar Nad ?" Teriak warga


" Udah kita langsung masuk saja !Siapa tau mereka masih asnyik tidu berduaan !" lagi lagi sari mengasut warga.


"Ya sudah kita gerebek saja mereka!"


"Ya .. betul itu!"


Warga pun memaksa masuk keruang Nada .


"Eh suara apa itu ? batin Nada


" Seperti ada yang ribut Nad?


seru Caisar .


"Iya Mas! Aku coba lihat kedepan dulu ya ?" Nada bangkit dari duduknya.Saat itu juga seekor cicak jatuh tepat di kepalanya .Nada menjerit dan melompat .


Tanpa Nada sadari ,dirinya telah memeluk tubuh Caisar .


Disaat posisi masih memeluk Caisar . Warga tiba-tiba masuk ke dalam kamar tersebut.


"Hey apa yang kalian lakukan?"


Secepat kilat melepaskan diri dari Caisar.


"Ada apa ini? Tanya Nada yang bingung kenapa tiba-tiba ada banyak warga di rumahnya.


"Ternyata benar jika kamu memasukan laki- laki ke rumahmu dan berbuat mesum! ujar salah satu warga.


" Saya tidak berbuat mesum! Anda salah paham!" Ucap Nada serasa menggelengkan kepalanya.


" Mana ada maling yang mau nagaku! udah bawa saja ke balai desa!"


"Tolong dengarkan saya ! Saya menemukan mas ini di tepi hutan ,karena terkuak parah akhirnya Saya bawa pulang ke sini! tolong percaya saya!"


"Alah itu pasti alasan mu saja!Agar kami iba."


"Iya ! Kami tidak menyangka jika kamu bisa berbuat sekeji ini" Ucap warga.


" Saya bersumpah, saya tidak berbauat mesum!" Sahut Nada.


"Benar apa yang di katakan dia!" Ucap Caisar yang ikut angkat bicara.


"Hey ... Diam kamu!! Tidak berbauat mesum katamu? hmmm?" Ucap salah satu warga sambil menunjuk Caisar yang masih telanjang dada.


"Apa?" Caisar panik dan langsung menyambar baju nya.

__ADS_1


" Saya tadi habis mengobati lukanya! tolong percaya dengan saya!"


"Sudah bawa saja mereka!"


Warga pun menyeret Nada untuk di bawa ke Balai desa.Sedangkan warga yang lain menyeret Caisar.


"Lepaskan !" Caisar berusaha melepaskan dirinya.Namun tiba-tiba salah satu warga memukul wajah Caisar .


Bugh


"Diam kau ! sudah kepergok mesum Masih mengelak lagi.


Bugh


Tinjuan itu datang dari orang yang berbeda .


Melihat itu Nada menjerit." stop !Hentikan! jangan pukuli mas itu ! kami memang tidak berbuat apa- apa .Tolong percaya dengan kami!"


"Sudah bawa saja mereka !


Mereka sudah mencemari nama baik desa ini kita.


" Tolong pak jangan bawa kami! kami mohon ! saya benar-benar tidak melakukan apa-apa! saya murni hanya menolong mas itu ! Tolong pak dengarkan saya! saya mohon Ucap Nada.


Plak


Satu tamparan keras mendarat di pipi Nada.


Ternya sang bibi sudah menantinya di depan pintu .


"Bagus ya! ternyata ini perkerjaan kamu selain kerja di kebun juragan Hendra ?" Plak ,Nuri menampar lagi." apa ini yang di ajarkan kakaku kepada anaknya.


" Bik ini salah paham! " Ucap Nada dengan berurai air mata .


" Halahh .... Salah paham apa ? Tak usa di bawa ke balai desa ,nikahkan saja mereka!"


Nada menggeleng dengan cepat.


" Nada tidak berbuat apa-apa bik! Nada tidak mau menikah.."


Plak


" Saya malu punya keponakan yang bejat seperti kamu! sudah berbaur salah tidak mau mengakuinya lagi!"


" kalau dia enggak mau di nikahkan , telanjangin saja dan gunduli gunduli rambutnya dan arak keliling kampung.


"setuju .....


Nada menjerit histeris dan menangis saat dirinya di tarik dan siap untuk di gunduli . Nada memejamkan matanya saat ada seseorang warga yang siap untuk menggunting Rambung indahnya.


"STOP!!!Teriak Caisar yang dari tadi menyaksikan Nada di tampar oleh bibinya ." oke saya akan menikahi nya! Tapi tolong jangan sakiti dia ! saya mohon.


"Nah gitu dong ! jadi kami tidak main hakim sendiri! Bawa mereka kerumah pak RT !" Ucap salah satu warga.


Nada dan Caisar pasra saat dirinya di bawa kerumah pak RT .

__ADS_1


__ADS_2