
Tanpa Caisar sadari seseorang telah memperhatikanya dari jarak jauh.
"Yo kita kembali ke kantor," perintah caisar.
"Baik bos", jawab Rio yang menyalahkan mesin mobil itu ,perlahan mobil yang mereka tumpangi meninggalkan parkiran restoran.
Mobil yang mereka tumpangi itu telah tiba kembali ke kantor.
"Tuan ,ini ada titipan dokumen dari nona Nada ?"Resepsionis itu meneyearahkan dokumen itu kepada caisar.
Di mana dia sekarang," tanya caisar.
" Setelah menyerahkan dokumen ini ,Nona Nada langsung pulang tuan,tadi saya sudah menjegahnya ,tapi Nona Nada tidak mau,kelihatan nya Nona Nada sedang ada masalah tuan jelasnya .
Maksud kamu," tanya caisar.
Tadi kelihatannya Nona Nada habis menangis ,saya sempat melihatnya menyeka air mata," jawabnya
Setelah mendengarkan jawaban dari resepsionis itu,caisar langsung menelfon sang istri.
Flasabeke
Untuk melancarkan urusannya di kantor agama ,caisar telah merencanakan sesuatu dari rumah.
Tepat jam sebelas siang ,caisar menelfon mamanya.
"Ada apa cai," tanya sang mama.
" Ma,dokumen pentingku ketinggalan di kamar ,tolong dong anak kesayangan mama itu suruh antar ke kantor ," sahut caisar.
"Kebiasaan kamu Cai,omel sang mama ,namun ia tetap pergi ke kamar caisar,di mana kamu menaruhnya.
Ada di laci yang dekat dengan tempat tidur itu ma," jawab caisar.
Yang ada maap kuning ini," Tanya sang mama yang memastikan.
Iya itu ma," sahut caisar.
Pinjam anak kesayangan mama ya?untuk Anatar dokumen itu ke kantor sekarang,soalnya itu penting banget ma," Ucap caisar.
Iya-iya ," Sahut belida.
Nad...panggil Belinda.
Iya nyonya? Nada pun mendekat.
" Tolong ya kamu ke kantor caisar antar dokumen ini," Ucap Belinda yang menyerahkan map kuning itu ke Nada.
Oh..jadi ini yang mas Tama rencanakan agar aku bisa keluar dari rumah ?" Tanya Nada dalam hati.
Baik nyonya ,saya ganti baju dulu," Ucap Nada yang menerima map kuning itu.
Nada pergi ke kantor dengan menggunakan taksi ,Nada sengaja tidak memberithu caisar dirinya sedang dalam perjalanan menuju kantornya," hatinya yang gembira itu membuat dirinya terus mengukir senyum di bibirnya.
__ADS_1
"Aku merasa menjadi wanita beruntung di muka bumi ini?"batin Nada yang sebentar lagi akan mengubah status pernikahan sirinya menjadi pernikahan Resmi dan sah secar hukum dan agama.
Taksi yang menghantarkan Nada itu telah sampai di depan kantor Caisar.Tepat saat Nada datang Caisar pergi bersama Rio dan alexs.
"Itu mas Tama mau kemana," Gumam Nada.
Pak tolong ikuti mobil itu!' perintah Nada kepada supir taksi.
"Baik Nona," sahutnya yang langsung mengikuti kemana mobil alexs pergi ,hingga sampailah di sebuah restoran.
Nada yang tidak gegabah itu menungu di dalam taksi.
Awalnya ia tak curiga ,Karana caisar masuk ke dalam restoran itu seorang diri.
Hampir setengah jam Nada menunggu caisar ,hingga yang di tunggu itu pun keluar dari restoran.
Bahagia yang sempat ia rasakan itu harus berubah menjadi kekecewaan kala melihat suaminya di peluk oleh wanita lain.
"Siapa wanita itu," batin Nada yang terus melihat dari dalam mobil,tak terasa air matanya jatuh mewakili perasaanya yang kecewa.
"Pak kita kembali ke kantor yang tadi," pinta Nada yang tak tahan melihat suaminya dengan wanita lain.
"*Apa mas Tama selama ini membohongiku.
kalau iya,Kenapa mas Tama mau mendaftarkan pernikahan kita ke kantor agama.
Apa mas Tama hanya pura-pura mencintai ku saja.
Sungguh bodohnya diriku yang gampang percaya dengan segala ucapan dan rayuannaya,Nada pun perang abrib dengan perasaannya sendiri* .
pikiran buruk tentang suaminya itu membuat kepala nya berdenyut.
"Pak tinggu sebentar ya?saya tidak lama kok"Ucap Nada sebelum turun dari taksi.
Sebelum masuk ke kantor suaminya ,Nada lebih dulu menyeka air sisah air matanya.
Permisi mbak,"Ucap Nada kepada resepsionis itu.
Iya,ada yang bisa saya bantu ," Sahut resepsionis itu.
"Saya mau menghantarkan dokumen ini untuk tuan caisar," Ucap Nada yang to the point.
Nona silahkan tunggu di ruang tuan caisar ,mari saya antar.
Tidak usah mbak," tolak Nada.
Saya titip dokumen ini saja?" Nada menyerahkan dokumen itu dan langsung pergi.
Dalam perjalanan pulang ,bayangan suaminya yang di peluk oleh wanita itu terus membaynginya,semakin ia memikirkan kejadian itu ,rasa pusing di kepalanya semakin terasa.
Saat tiba di rumah ,sekaut mungkin Nada menutupi perasaanya ,setelah menaruh tasnya di dalam kamar,ia segera bergabung dengan yang lain membersihkan taman.Dengan cara menyibukan diri ia bisa sejenak melupakan rasa sakit dan kecewa dalam hatinya.
Caisar di buat kalang kabut kala sang istri tidak menjawab panggilan telfon darinya.
__ADS_1
Yo,berikan kunci mobilnya," pinta caisar.
Bos,mau kemana," tanya Rio.
Jangan banyak tanya ,'cepat berikan ," Ucap caisar.
Biar saya antar bos?"tawar Rio.
Tidak perlu," caisar merebut kunci mobil itu dari tangan Rio.
kamu urus kantor saja,'lanjutnya yang menuju mobil.
Caisar memacu mobil itu dengan kecepatan yang tinggi ,tujuannya agar segera tiba di rumah dan menemui sang istri,secara kebetulan sekali,saat caisar datang ,Nada sedang berada di taman seorang diri.
"Sayang,kenapa kamu tidak menunggu mas," tanya caisar yang menghampiri sang istri.
Nada yang kaget itu pun langsung menoleh ,seketika wajahnya berubah datar.
Aku banyak pekerjaan di rumah," jawabnya yang singkat.
Kita kan sudah janjian mau ke kantor agama ,apa kamu lupa ," tannya Caisar .
"Aku belum pikun,dan aku juga tidak lupa," Sahut Nada melangkah untuk meninggalkan caisar.
"Sayang kamu kenapa," Caisar menahan tangan Nada,kamu marah?atau sedang ada masalah," tanya caisar.
Iya,aku sedang ada masalah dengan mu ," Nada menepis tangan Caisar.
"Ada apa, mas salah apa sayang," Caisar kembali meraih tangan Nada ,kali ini ia genggam kedua tangan sang istri dengan erat.
"Siapa wanita itu?
Apa selama ini ,mas hanya pura-pura mencintai ku saja ," tanya Nada dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Wanita yang mana! bingung caisar.
"Baru saja bertemu kamu sudah lupa mas," Nada menggelengkan kepalanya.
"Wanita mana ! siapa yang kamu maksud ," caisar masih tidak menyadari jika istrinya telah melihat dirinya yang di peluk oleh Siska.
Nada menarik nafas dan membuangnya secara kasar?' Kamu baru saja menemui wanita itu di restoran bukan," Tanya Nada.
Kamu," caisar baru menyadari jika yang di maksud istrinya itu adalah Siska.
"Kamu tega mas ,"Nada melepaskan tangan caisar dengan kasar dan meninggalkanya.
Nad...tunggu.
Cai,kamu sudah pulang," Sapa Belinda tiba-tiba muncul entah dari mana datangnya.
" Mama?
Nada segera menghapus air matanya.
__ADS_1