Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Manja nya Caisar


__ADS_3

Neneng menuju dapur dan membuatkan salad buah untuk tuan caisar.


Neng kamu lagi bikin apa," tanya bik Santi.


Ini bik Aku lagi bikin salad buah buat tuan caisar," jawabnya.


Tumben tuan caisar mau makan-makanan seperti itu," Ucap bik Santi.


Saya juga gak tau bik ini perintah dari nyonya besar? dan tadi juga tuan muda minta makanan yang asem-asem?! jadi saya bikinin rujak ," jelas Neneng.


Mungkin tuan muda ngidam," sahut bik Santi.


Nad ini salad buahnya,dan tadi juga tuan caisar menghubungi saya?! Nona Nada suruh segera ke kamar ," Ucap Neneng seraya menyerahkan salad buah ke tangan Nada.


Tukan Ma,baru juga Nada tinggal sebentar ,mas Tama sudah menghubungi," Ucap Nada.


Ya sudah sana temui suamimu," Ucap Belinda.


"Iya Ma, Nada pun beranjak melangkah menuju lantai atas,Nada membuka pintu kamar.


"Ada apa Mas," Tanya Nada.


"Kamu lama amat sih sayang," Ucap caisar.


Iya maaf? tadi aku ngobrol sama mama," Ucapnya.


Tidak apa-apa,kemarilah? Caisar meminta Nada duduk di selah kedua pahanya.


Caisar mengeratkan pelukannya hidungnya mengendus aroma leher jenjang sang istri.


" Sayang sepertinya Mas sedang ngidam sesuatu," bisiknya.


Kamu ngidam apa Mas.


"Ngidam ingin menjamah tubuh mu," bisik Caisar meggigit pelan telinga sang istri.


Mas.


Saat keadaan lemah saja masih saja memikirkan itu.


"Tapi Mas pengen sayang.Ucapnya.


"Pulihkan dulu tubuhmu Mas ,terus istrahat,emang mas gak ingat dokter Vika perna ngomong apa,"Ucap Nada.


"Iya maaf sayang," Caisar semakin mengeratkan pelukannya beberapa kali ia mengecup pipi istrinya.


Bahagia sekali hidup Caisar ,kini ada Nada istri cantiknya dan juga sebentar lagi ada sih kembar yang akan hadir ,?


Gadis yang perna menyelamatkan dirinya dari maut dan warga memaksa untuk menikahinya,kini menjadi istrinya yang sangat ia cintai bahkan Caisar tak ingin Nada meninggalkannya.Caisar ingin Nada hidup di sisinya untuk selamanya melahirkan banyak anak-anak yang lucu dan hidup bahagia,itu harapan Caisar untuk masa depannya bersama keluarga kecilnya.


Di tempat lain


Setelah hari itu ,alexs dan Alisa sering bertemu ,mereka juga bertukar nomor telfon.

__ADS_1


",Hmm....gimana kalau aku ajak jalan Alisa aja ya,"Gumam alexs bertanya pada diri sendiri kemudian ia mengambil ponselnya dan menghubungi Alisa.


Tut tuuut tuut.


" Halo Mas," Sapa Alisa ,Alexs tersenyum mendengar suara gadis pujaanya itu,dan membuat hatinya adem.


Emmmm,hari ini ke cafe tidak" tanya alexs.


Kebetulan Alisa kerja di cafe dan cafe tersebut milik tantenya dan Alisa ikut membantu sebelum dia masuk kuliah.


" Hari ini aku libur Mas ,ada apa," jawab Alisa dan bertanya balik.


" Saya ingin mengajak kamu jalan,kamu bisa gak.",tanya alexs.


Hmmm,gimana ya? kakak Sepupu ku ngajak jalan bareng,kebetulan dia juga jadwal libur," Ucapnya.


Kalau begitu kita bareng saja," Ucapnya.


Nanti aku tanya dulu sama Kakak sepupuku ya Mas," Ucap Alisa.


Iya,aku tinggu ya," sahut Alexs.


Oke,aku matiin dulu ya nanti aku hubungi kembali," Ucapnya.


" Bagaimana keadaan mu Mas," tanya Nada.


" Ya beginilah sayang,kamu tau sendiri sejak kemarin ,Mas mual-mual dan setelah itu muntah," jelasnya.


"Sabar ya Mas," sahut Nada.


Ya? Sudah Mas istrahat ya," Ucapnya.


Pagi hari Caisar berdiri dengan gaganya di depan cermin hias ,hari ini ia berniat untuk berangkat ke kantor ,kondisi tubuhnya sudah membaik.


" Mas,yakin ingin berangkat ke kantor," Nada menghampiri tubuh suaminya merapikan jas nya.


Iya sayang,Mas sudah mendingan kok jadi hari ini mas mau ke kantor," jawab caisar.


"Baiklah,hati-hati ya Mas," Ucap Nada dengan seulas senyuman.


Iya sayang,tapi Mas ingin kamu meghantar makan siang untuk mas," pinta caisar mengelus lembut pipi sang istri.


"Makan siang?


Iya nanti jam makan siang ,kamu datang ke kantor Mas ,mas ingin makan siang denganmu," perinta caisar.


"Baiklah Mas,mas ingin aku memasak makanan apa untuk nanti siang?


" Apa saja sayang asal istri mas yang cantik ini yang memasak mas akan memakannya karna mas ingin makan masakan mu," sahut Caisar tersenyum tangan caisar masih mengelus lembut pipi Nada menjalar kebagian leher.


Mas,stop ,Mas bisa terlambat ," Cegah Nada menahan tangan caisar yang semakin nakal.


" Mas merindukanmu sayang? Bisik Caisar mendekatkan wajahnya ke telinga Nada.

__ADS_1


Sabar ya Mas,"Ucap Nada.


Ayo sarapan ,mama dan papa pasti sudah menunggu ," ajak Nada menggandeng tangan suaminya.


Tiba di ruang makan Caisar langsung duduk di tempatnya di ikuti Nada duduk di dekat caisar.


Kamu sudah sembuh Cai," tanya Belinda melihat penampilan putranya yang sudah rapih dengan setelan jas formal.


Sudah Ma," jawab Caisar.


Apa kamu yakin ingin ke kantor Cai," timpal sang papa.


"Iya pa? Caisar hari ini akan kekantor,kasian Mario," Ucapnya.


Nada meletakankan roti di piring suaminya.


"Semuanya makan dengan tenang.


''Ma,pa," Caisar berangkat ke kantor dulu," pamitnya ke pada kedua orang tua nya.


" Iya Cai hati-hati? Ucap belinda dan Irfan bersamaan.


Ma,pa ? Nada anterin mas Tama ke depan ya," Ucap Nada.


Iya sayang," Ucapnya.


Nada menghantarkan suaminya menuju teras depan,suaminya itu mulai sedikit manja selalu ingin bergelayut di tubuh istrinya.


" Hati-hati ya Mas," Jika mas membutuhkan sesuatu telfon aku biar sekalian aku bawain ke kantor," Ucapnya.


Iya sayang," Caisar mencubit hidung sang istri.


"Mas berangkat ya sayang jangan lupa nanti siang," Ucap caisar yang mencium kening dan beralih mencium perut Nada yang masih datar datar.


"Papa berangkat yang sayang jangan nakal di perut mama," Ucap caisar yang mencium perut sang istri melangkah menuju mobilnya.


"Mobil caisar melaju perlahan meninggalkan ruang mewahnya,Nada masih berdiri di teras depan sampai mobil suaminya menjauh dari pandangan nya.


"Nada masuk kedalam menghampiri mama mertua dan papa mertuanya yang sedang duduk di ruang keluarga.


"Suamimu sudah berangkat sayang," tanah Belinda saat Nada duduk di dekatnya.


Sudah Ma," jawabnya.


Oh iya Ma? nanti siang Nada mau ke kantor mas Tama,mas Tama meminta Nada datang membawa makan siang," ijin Nada.


Nanti kamu di anter supir ya sayang," Ucap Belinda.


Iya Ma,kalau begitu Nada kekamar dulu ya," ijinya.


Iya sayang,kamu juga istirahat," Ucap Belinda.


"Pukul sebelas siang Nada bersiap untuk berangkat ke kantor suaminya ,kotak makan siang sudah siap dan dirinya pun sudah siap.

__ADS_1


Nada berangkat dengan supir yang sediakan oleh Caisar untuk menghantar istrinya.


__ADS_2