Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia

Pernikahan paksa Gadis Desa Dan Mafia
Taman kota


__ADS_3

Siapa sih yang mau anaknya ileran,? Caisar terpaksa menuruti kemauan istri nya yang pengen makannan telur gulung!' walapun Makanan itu di jual di pinggir jalan karna menurut nya makanan yang di jual di pinggir jalan itu tidak sehat.


Sayang,kamu di rumah saja yah nanti mas yang beli telur gulungnya.? kata Caisar.


Gak mau aku pengen ikut Mas," Ucap Nada.


Tapi sayang ini sudah malam gak baik ibu hamil keluar malam-malam," Ucapnya.


"Kenapa tidak kamu ajak saja istrimu Cai," Ucap sang mama.


Tapi Ma.....


Tidak ada tapi-tapian? potong sang mama.


Ya sudah ,kamu boleh ikut,tapi kamu pake jaket ya sayang," Ucap caisar.


Benar Mas,aku boleh ikut," Ucapnya.


Iya ,? Mas ambilkan dulu jaketnya ,kamu tunggu di sini," kata caisar.


Ya sudah ayo sayang kita berangkat? Caisar merangkul sang istri.


Nada menurut ia melangkah bersama sang suami.


Hati-hati Cai,bawa mobilnya jangan ngebut-ngbut," Ucap sang mama.


Iya Ma," sahut caisar seraya melangkahkan kaki ny menuju pintu keluar.


Caisar membukakan pintu mobil buat sang istri.


Ayo sayang masuk,? Ucapnya.


Iya Mas," Jawab Nada


Sepanjang perjalanan mencari telur gulung caisar memperhatikan wajah sang istri yang terus berseri -seri ,memang benar hormon wanita hamil susah di tebak.


Sayang di mana kita mencari telur gulung nya!? tanya caisar.


Aku gak tau lah Mas,kan aku belum tau Jakarta ," jawab Nada.


Apa Mas telfon sih alexs saja ya," Ucapnya.


Ngapain nelfon alexs," tanya Nada.


Mas mau nanya ,siapa tau alexs tau di mana yang jualan telur gulung," sahutnya.


Gak usah lah ,kita keliling saja cari telur gulung ny",Ucap Nada.


Mas di mana kalau kita ke Taman saja,biasa nya kalau di taman itu banyak penjual seperti gorengan mungkin telur gulung juga ada? Ucap Nada.


Ya sudah kita ke Taman," sahutnya.


Tak lama mobil yang di tumpangi caisar dan Nada telah sampai di taman kota,? Caisar memikirkan mobilnya ke tempat parkiran.


Caisar dan Nada keluar dari mobil ,Nada begitu antusias melihat para penjual makanan yang berada di taman kota ,begitu ramai berbagai penjual jajanan dan orng-orang yang sedang nongkrong.

__ADS_1


Mas, itu penjual telur gulung nya ada," Ucap Nada.


Mas ayo kita kesana? Nada menunjuk ke arah penjual telur gulung yang sedang di kerumuni oleh orang -orang yang membeli.


Caisar menurut ia mengajak sang istri ke arah penjual telur gulung.


Pak saya beli telur gulung ya,' Pinta caisar kepada penjual telur gulung.


Baik Mas ,mau berapa?


"Lima ratus ribu ," jawabnya.


"Apa lima ratus ribu," Pekik penjual telur gulung dan beberapa orang yang mengantri.


Nada tersenyum saat semua orang menatap ke arah caisar ,lima ratus ribu bisa beli dengan gerobaknya-gerobaknya.


Mas gak salah beli telur gulung lima ratus ribu," tanya Nada.


Kenapa sayang ,apa masih kurang,Mas tambahin ya," ucapnya.


Pak saya tambahin lagi dua ratus ribu,"Ucapnya.


Dua pulu ribu saj pak," Ucap Nada.


"Dua pulu ribu mana cukup sayang ," Ucap caisar.


Cukup Mas?! malahan dua pulu ribu itu bisa dapet banyak," sahutnya.


Semua orang yang mengantri masih memperhatikan Caisar ,pria tinggi degan postur tubuh yang besar dan kekar menarik perhatian ,beberapa wanita yang sedang membeli telur gulung.


Bagi Caisar itu makanan yang belum perna ia lihat


Ini pak bayarnya?Caisar memberikan uang tiga ratus ribu.


Ini banyak banget Mas,itu cuman dua pulu ribu saja,' Ucap pedagang telur gulung itu.


Sisah nya buat bapak saja,' Ucap caisar.


Terima kasih Mas," Ucap sang penjual.


Ayo sayang ? Ucap caisar yang menggandeng tangan sang istri.


Caisar dan Nada memutuskan pulang kerumah.


Tiba di rumah ,belinda dan Irfan yang lagi di ruang keluarga.


Sayang kamu udah dapet telur gulung nya," tanya Belinda yang menghampiri sang menantu.


Sudah Ma," jawab Nada.


Ya sudah sini duduk ,ayo di makan telur gulung nya," kata Belinda kepada menantunya.


Iya Ma," jawab Nada.


Nada lantas duduk menikmati telur gulung yang ia inginkan ,belinda dan Irfan tersenyum bahagia ngidam sang menantu akhirnya terlaksanakan.Sedangkan Caisar menatap tak percaya wajah istrinya begitu bahagia memakan jajanan yang dia pikir tak bersih.

__ADS_1


Apa lagi tadi banyak sekali orang-orang yang mengantri ingin membeli,belum asap kendaraan dan debu tapi karena Nada mengidam caisar tepis rasa higenis itu yang terpenting istrinya itu menikmati makanan yang ia inginkan.


Namu caisar sudah menghubungi dokter kandungan sebelum menuruti kemauan istrinya.


Sayang ,kamu istirahat ya," Ucap Belinda kepada menantunya.


Iya Ma,Nada dan mas Tama ke kamar dulu ya," Jawab Nada.


Tiba di kamar Caisar langsung merebahkan tubuhnya di ranjang,sedangkan Nada bersih-bersih di kamar mandi.


Mas,tidak bersih-bersih?! tanya Nada setelah berganti pakaian.


Iya sebentar sayang," sahut Caisar.


" Mas lelah ya," tanya Nada kemudian,ia duduk di ranjang.


" Ya sayang,sedikit," Ucapnya.


Ya sudah bersihkan tubuh mas dulu,lalu kita istirahat? Ucap Nada yang bersiap untuk tidur .


Caisar bangkit dari tempat tidur ,Mas bersih-bersih dulu sayang? Ucapnya.


Iya Mas," jawab Nada.


Caisar masuk ke dalam kamar mandi membersihkan tubuhnya dari debu jalanan.


Tak lama caisar keluar dari kamar mandi hanya terbalut handuk yang melilit di pinggangnya.


Sayang ,kamu tidur," Tanya caisar yang menghampiri sang istri ke ranjang.


" Iya Mas,aku lelah dan ngantuk ," sahut Nada.


Baru mau siap-siap tidur ,ponselnya berdering.


"Sayang kamu tidur duluan saja ya," Mas mau angkat telfon dari Mario sepertinya penting," Kata caisar yang melihat layar ponselnya.


Iya Mas," Sahut Nada yang menurut.


Caisar menjauh dari istrinya tapi masih berada dalam kamar itu ? ia berdiri di dekat jendela kamar yang besar ,caisar berbicara dengan Mario.


Ada apa kamu menelfon ku ," tanya caisar.


"Aku hanya mengingatkan bos ,jika besok adalah hari di mana kita menanda tangani kontrak kerja Sama dengan micron grup," jawab Mario.


Caisar pun lantas tersenyum,kehancuran mu akan segera di mulai micko? batin Caisar.


"Halo,bos masih bisa mendengarkan saya! Ucap Rio kala Caisar tiba-tiba terdiam.


"Iya,-iya? kamu saja yang menanda tangani kontrak kerja sama itu ,aku belum saatnya menampakan diri di hadapannya," Ucap Caisar.


Oke bos? sahut Rio.


"Ada lagi yang akan kamu sampaikan,"tanya Caisar.


Tidak ada bos?! jawabnya dengan cepat.

__ADS_1


"Oke aku tutup dulu telfonnya ",kata Caisar.


"Siap bos selamat malam? sahut Rio yang lebih dulu menekan tombol merah pada layar ponselnya.


__ADS_2