
"Ada yang lihat Nada gak," Tanya bik Santi yang tak kunjung menemukan Nada.
Tadi aku lihat Nada buru-buru masuk kamar bik,apa mungkin Nada masih di kamar "Ucap Neneng.
Ya,sudah kalian selesaikan ini dan bawa ke meja makan ya," bibik mau memanggil Nada dulu ," Lalu bik Santi pergi menuju kamar Nada.
Mas....panggil bik Santi seraya mengetuk pintu kamar Nada.
Mendengar namanya di panggil ,Nada segera bangun dari duduknya ,Nada juga tak lupa untuk membersihkan sisah air matanya.
"Sebentar bik," sahut Nada dari dalam.
"Ada apa bik," tanya Nada saat pintu itu di buka.
Kamu di panggil nyonya tu" jawab bik Santi.
Kamu kenapa Nad," kamu sakit ," tanya bik Santi yang memperhatikan Nada.
Enggak bik ,hanya sedikit sakit perut saja,biasalah kaau lagi pms suka gini," jawab Nada yang tak jujur.
Ya sudah Sana temui nyonya Belinda sekarang ," jangan membuat nyonya kecewa karena menunggu ," Ucap bik Santi.
Iya bik," Nada akan temui nyonya ," sahut Nada,dengan cepat NAda keluar dari kamar dan menuju ke ruang makan.
Obrolan Caisar dan mamanya tertunda saat kedatangan Nada.
Na ,itu Nada ," ucap Belinda saat melihat Nada yang berjalan ke arahnya ,sontak saja caiar langsung menoleh,detik itu juga Nada menghentikan langkahnya.
Nyonya maaf nyonya memangil Nada," Nada menunduk karena caisar terus menatapnya.
Iya ,sini Nad,kenapa berdiri di situ ," kata Belinda ,Nada pun mendekat ia berdiri di samping nyonya abesar di rumah itu.
Nad,kenalkan ini Caisar anak saya," Ucap Belinda yang mengenalkan putranya,Nada hanya menanggapi dengan sedikit membungkukkan badannya.
Cai," ini yang Namanya Nada ,yang sudah merawat mama.ucap Belinda kepada Caisar.
Nad ,tolong siapkan obat untuk saya ,Belinda memberikan kantung kresek kecil yang berisikan obat.
"Apa kata dokter nyonya .
Apa kata dokter Ma.
Dua pertanyaan itu terlontar dari Nada dan caisar secara bersamaan.
Kalian kok bisa bersamaan ngomongnya.
Jodoh mungkin ma," jawab Caisar dengan entengnya.
Caisar ,Nada itu sudah bersuami iya," ucap Belinda.
Tapi su.....omongan Caisar terjeda saat melihat ke arah wajah Nada yang memelas.
Kamu ngomong apa cai su....su..apa.
__ADS_1
Ah tidak ma," Caisar pengen Susu mah," jawab Caisar.
Mama rasa bukan itu yang mau kamu bilang ," jawab Belinda.
Ma,tadi kan Nada dan Caisar nanya kata dokter apa ," Caisar sengaja mengalihkan pembicaraannya.
Oh ,gak ada yang perlu di khawatirkan ,mama cukup minum obat satu kali dalam sehari ," jawab Belinda.
Syukur deh ma,Caisar seneng mendengarnya.
"Oh iya Cai,kamu belum cerita ke mama ,kenapa kamu bisa selamat dalam kecelakaan itu ,padahal mobil mu hancur tak berbentuk lagi di dasar jurang," tanya Belinda.
Iya ..itu karena ada bidadari cantik yang menolong ku ma," jawab Caisar dengan kedua tangan yang ia gunakan untuk menopang dagunya.tak lupa pandangan mata Caisar tertuju ke Nada.
Nada yang di tatap oleh Caisar itu hanya mampu membalas dengan lirikan sekilas dan kembali menyibukan diri dengan menyiapkan obat untuk Belinda.
" Siapa namanya ,"mama ingin ktemu dong dengan dia," mama mau ucapkan terimakasih karena telah menolong anak mama,"ucap Belinda.
Caisar menatap Nada dengan ke dua alis yang ia naikan,seolah meminta persetujuan dari Nada untuk bicara jujur dengan mama nya.
Sedangkan Nada menggelengkan kepalanya pelan.
"Bukan hanya menolong ku saja ,tapi bidadari cantik itu juga merawat ku hingga sembuh.
Mama jadi semakin ingin bertemu dengan bidadari yang kamu maksud ," sahut Belinda.
Mama yakin ingin bertemu," tanya Caisar dengan matanya yang melihat ke arah Nada,lagi-lagi nada menggeleng.
Untuk sementara aku akan mengalah dari mu ,aku akan ikuti permintaan mu hingga kamu sendiri yang akan mengatakan ke mama jika kamu menantu di rumah ini ,jika kamu istriku bukan seorang pelayan.
"Sayangnya bidadari itu masih malu untuk ketemu dengan mama ," Ucap Caisar yang tak lagi menatap Nada ,ia melanjutkan makan.
Kenapa begitu ,Coba katakan jika mama ingin bertemu ,"Sahut Belinda.
Jangan memaksa begitu ma," timpal Irfan.
Tapi mama ingin berterimakasi langsung pa,sama orang yang sudah menyelamatkan nyawa anak kita ," sambung Belinda.
Iya papa tau ,tapi kalau dia gak mau ketemu dengan kita bagaimana.
Nanti akan Caisar usahakan untuk membawa bidadari itu ke hadapan mama dan papa.Bagaimanapun caranya," Ucap caisar yang menyunggingkan senyum ke arah Nada.
Nyonya ini obatnya ," ucap Nada yang mengalihkan pembicaraan mereka.
Terimakasih ya Nada," Ucap Belinda.
Cai ,kamu ada hutang janji sama papa ,"ucap Irfan.
Hutang janji apa pa," sahut Caisar.
Ceritakan apa maksud mu waktu di telfon itu .,jawab Irfan.
Emang Caisar ngomong apa pa," waktu di telfon," jawab Caisar pura-pura gak mengerti dengan pertanyaan sang papa.
__ADS_1
Waktu kamu bilang istri ," kamu bilang akan menceritakan ke papa . papa tagih hutang janjimu.ucap Irfan.
Seketika Nada melirik ke arah Caisar.
Ah itu ,lupakan saja pa.jawab Caisar.
Maksud mu lupakan.apa Cai.sahut Irfan.
Caisar apa yang kamu sembunyikan dari mama dan papa," timpal Belinda.
Caisar gak menyembunyikan apa-apa dari mama dan papa ," ucap Caisar.
Oh iya ma ," emang Nada sudah berapa lama kerja di sini ," sengaja Caisar mengalihkan pembicaraan.
" Belum lama tuan ," Nada yang menjawab.
Entah kenapa telinga nya mendadak gatal .
Caisar lantas mengorek telinganya saat Nada menyebutnya dengan sebutan tuan.
Tiba-tiba ponsel Caisar berdering ,saat di lihat ternya nama alexs terpampang di layar.
"Iya ...ada apa," ucap Caisar saatvmengangkat telfon dari alexs.
"Hemmm',baik saya segera ke sana ,sahut Caisar.
Ma,pa caiat harus pergi sekarang ," pamitnya yang sudah bangkit dari tempat duduk.
Mau kemana kamu Cai ,kamu baru saja pulang ,masa mau pergi lagi ," Ucap sang mama.
Caisar mau keluar sebentar ma,ini penting ma,"nanti Caisar pasti segera pulang ,Caisar pergi dulu ma..pa.
Jangan perna pergi dari rumah ini ,urusan kita belum selesai," bisik Caisar saat melewati Nada ,setelah itu Caisar melangkah keluar ,nada menatap punggung sang suami Hinga tak terlihat lagi.
Mau ke mana mas Tama ,apa urusan nya dengan kecelakaan itu belum selesai.
Nad kenapa kamu bengong saj ,tanya Belinda.
Eh,tidak nyonya ," sahut nada.
Kamu mikirin apa ," tanya Irfan.
Tidak ada ," jawab Nada.
Jangan bohong kamu ," Sahut Belinda.
Nada ,hanya kepikiran dengan suami nada ,' ucapnya dengan kepalah menunduk.
"Kamu belum ketemu sama suamimu ," tanya Irfan ,Nada hanya menggeleng sebagai jawaban.
Kamu yang sabar ya Nad ,pasti kalian akan di pertemukan oleh takdir," ucap Belinda.
Iya nyonya ?sahut Nada.
__ADS_1