
Malam.itu juga , Alex menggunakan kemampuan IT nya untuk mengecek apa yang Andien buka di laptopnya.
Alex membuka email dan terperagah pengirim email tersebut, ternayata target Rayhan cukup jelas, mengikat Andien di perusahaan Papi nya. Alex pun langsung mengajukan proposal dan menawar dengan harga tertinggi dari Andien lakukan. Dan ketika pagi tiba , Alex tersenyum memenangkan pembelian saham , dengan laporan pengiriman undangan penandatanganan saham . Semua sudah Alex lakukan pembayaran.
Pagi itu suasana Andien sangat kacaw.Mendengar pembelian sahamnya kalah dengan pembelian saham seseorang, dimana penawaran yang di ajukan hampir 2 kali lipat dari penawaran harga saham per lembar.
Andien meminum susu kesukaannya dan kembali merenung menghadap laut.
" Belum rejeki kali, dalam hati Alexa."
Bertahun tahun menabung uang saham, nyatanya kejadian seperi ini terjadi, Andien sangat sedih.
Alex menandatangani surat saham, surat itu di email dan di cetak asisten Alex.Asisten Alex yang berurusan dengan kantor Rayhan.
" Ada masalah?" tanya Alex duduk mendekati Andien.
" Gak" ,ujar Andien kembali diam.
" Andien menjadi tahu, bahwa Andien belum mempercayai Alex.
Alex berusaha senyum, merasa selalu kesulitan mendekati Andien.
Andien bergegas meminum susu nya ,dan berdiri menuju kamar nya.
Andien sibuk mendengar pelatihan dari pekerja lapangan, Andien juga bekerja sama dengab beberapa pekerja, mereka bekerja sama dalam pembagian tugas.
__ADS_1
Andien mengenakan pakaian lapangannya. Kembali fokus memasang pipa di satu sektor. Alex turun tangan dan bergabung di tim Andien.
Andien sering bingung, kenapa Alex bisa sesukanya gabung di tim, apa pihak pertambangan gak marah? dan kenapa ruangan Alex lux banget dan besar, apa Alex punya saham di pertambangan ini?
Keringat Andien, pun bercucuran, udara sangat panas, sengatan matahari sangat terik.
Alex tersenyum mengambil handuk dari dalam kantongnya , dengan sigap menghapus keringat Andien.Karena gerakan tiba tiba, Alexa terkejut dan hampir melepaskan talinya. Dengan sigap Alex mencengkeram pinggang Andien.Kekuatan otot Alex terlihat, lengannya kokoh dan tak bergeming.
Andien terhipnostis beberapa detik.
" Kamu...bisa gak , gak mengganggu, fatal banget ,kamu mengganggu konsentrasi saya ,"ujar Andien kesal.
" Saya membantu kamu nge lap keringat loh Ndien."
" ujar Andien menahan amarahnya.
" Maaf Ndien, lain kali aku memeluk kamu dulu, baru meng hapus keringat kamu".
" Ingin nelam kamu bulat bulat dehh, apalagi aku hari ini kesal, beneran, reseh banget," ujar Alexa.
" Jangan kesal kesal, nanti kamu gak dapat nilai bagus lohhh".
" Sabarrr...sabar...,memang godaan setan selalu ada, aku harus pakai jimat buat melenyapkan setan kepala hitam ini, beneran mengesalkan, " jerit Alexa.
Para pemimpin proyek menahan senyum, mereka tahu, atasan mereka menyukai Alexa, pekerjaan di New york aja dia abaikan karena tahu, Alexa training di tempat mereka saat ini, bos mereka tidak pernah seperti ini , selama ini.
__ADS_1
Alexa kembali fokus, merubah arahnya ke samping temannya. Dengan skill dan kemampuan yang baik, Alexa sangat cepat mengerjakan bagiannya,juga fokus membantu temannya, sedangkan Alex hanya seperti mandor memperhatikan sang pujaan hati bekerja.
Setelah pengecekan, pekerjaan Alexa dan tim nya sempurna. Satu persatu tim kembali ke atas, sedangkan Alex naik duluan.Ketika Andien hendak melakukan pendaratan, Alex langsung meraih Andien dan memeluk nya dengan erat.
Andien terkejut dan meninju perut Alex.
Alex gerkejut dengan serangan Andien.
" Aku memperhitungkan apa yang kamu lakukan, kamu itu mengesalkan banget, " ujar Alexa menahan amarahnya.
Andien melepaskan tali dan pergi dengan langkah menghentak.
Teman satu tim Andien menatap Alex.
Mereka pun tahu letak kekesalan Andien.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1