
Ketika mobil berhenti, Andien perlahan turun ,di papah oleh Alex.
Sinai, Sharon membawa pakaian Andien dan pakaian Alex.
Perlengkapan kelahiran ,dibiarkan di mobil.
" Salju tadi, luar biasa Tuan. sampai 3 /4 jalan tertutup, sistim buka tutup juga arus lalu lintas ".
" Benar, cara aman yah kita udah stay di seputaran rumah sakit , gak ambil resiko, " ujar Alex.
Alex menekan lift, mereka di sambut para petugas dengan penuh rasa hormat.
Ketika sudah berada di tingkat 2, Andien perlahan berjalan keluar.
Disusul mami, papi, Sinai, Sharon, Benyamin dan Alex.
Alex menekan tombol dengan sidik jarinya.
Andien terpukau dengan dekor yang begitu cantik dalam apartemen, dan disana , disana sudah tersenyum mami, papi Reyhan. juga disana ada Reyhan yang tersenyum manis.Air mata Andien mengalir. Tenyata Alex mengingat tanggal lahirnya.
" Kamu melupakan hari kelahiranmu sayaang. ujar mami Reyhan".
" Ya mi..., Andien merindukan mami, papi dan mas Reyhan."
" Udah jangan mewek nak, begitu mengetahui badai salju, penerbangan banyak tertunda,kami bahkan lewat darat ,baru dari daerah yang bisa naik pesawat, kami naik pesawat nak, pesawat pribadi tidak di ijinkan karena situasi darurat dan iklim extrim."
" Mami, papi, mas kapan sampainya?".
" Eemalam Ndien, berkuring disini, guna kasih surprice sama kamu", ujar Reyhan.
" Surprice gak Ndien?", tanya Alex.
" Surprice dong mas".
Semua pun tertawa bahagia.
Andien melihat dekor balon dan beraneka ragam makanan kesukaan Andien ada disana.Andien tersenyum melihat pangsit dan dimsum kesukaannya di masak mami Reyhan.
" Makasih ya mi, Andien ngidam pengen makan dimsum dannpangsit buatan mami".
__ADS_1
" Ini gado gado buatan mami Halil kan, ada khas nya".
" Benae nak, kamu civipi ya nak".
" Makasih banget ya mi".
" Ini buatan mas,sosis telu ,puji dong yaaang", ujar Alex.
Andien tertawa melihat penampilan sosis telur buatan sang suami, berantakan, namun soal rasa jaminan. Andien dan lainnya tertawa.
" Makasih mas, Andien memluk mami mertua dan sang suami."
" Mari kita makan yaaang, duduk dulu, jangan berdiri aja, nanti naik betis lagi, sakitnkan yaaang".
Andien mengangguk.
Alex dengan penuh kasih sayang memapah Andien, sang mami mertua dengan sigap menarik kursi untuk Andien, agar Andien duduk.
" Kue ultahnya lucu,ujar Andien terharu."
" Tuh reques semua loh, harus ada ini, harus ada itu, pusing yang buat cake nya, ujar sepupu Alex tertawa."
" Mana masih belum handal banget mbak Andien".
" Udah ,makan yukkk, dah lapar nih ,liat gado gado, rendang, liat pangsit dan dimsum," ujar Andien.
Semua duduk di kursi meja makan, menikmati makanan yang tersaji.Setelah makan, Andien menyusuri apartemen tersebut.
Andien tersenyum melihat kamar dan ruang kerja nyaman dan dapurnya lumayan beaar.
" Apartemennya lumayan besar ya mas".
" Ya yaaaang".
" Semua keperluan lengkap disini".
" Pemandangan nya sangat bagus mas".
" Ya yaaang, lampu lampu gedung tinggi, apartemen di gedung ini, paling tinggi ada juga yaaang, siapatahu kita pengen berduaan, honeymoon".
__ADS_1
Andien menahan tawanya.
" Reyhan yang memberitahu, apa aja kesukaan mu, mas juga tahu beberapa hal yang kamu suka."
" Sudah temenan nih? gak jealous lagi mas?".
" Iya yaaang, usah temenan".
" Alasannya?".
" Kalau kamu mau, kamu gak akan milih mas, malah milih Reyhan,iya kan? ".
" Kamu anggap Reyhan hanya seperti saudara, benar kan mas?".
" Good, akhirnya pandai juga sjamiku ini, " ujar Andien tersenyum.
" Semua pada kemana?" tanya Andien.
" Di apartemen tepat di depan rumah kita itu apartrmen mami dsn papi, di samping apartemen kita ,apartemen buat pengawal, disampingnya lagi, buat Reyhan dan keluarganya."
" Mas beli apartemen ini banyak?".
" Apwrt3men ini, proyek mas yaaaang, sukses, mas mengambil beberapa wpartemen buat keluarga, sudah lama ini yaaang, akhirnya berguna juga, buat baby kita ,menjelang lahiran."
Andien tersenyum.
" Pantasan semua pada pergi".
" Mereka istirahat yaaang, maklum,dekor balon gini,gak mudah, mami sama papi ikut bantu,lucu loh yaaang, liat videonya.Mami dan papi Reyhan juga ikutan, seru banget."
" Coba Andien liat mas ,videonya".
Alex pun memperlihatkan video dekor apartemen, Andien tertawa.Namun seketika tawa Andien lenyap saat Andien merasakan dari pahanya mengalir darah segar, Andien hanya bisa menatap kejadian itu.
🌻🌳🌻🌳🌻🌳🌻🌳🌻🌳
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment