Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Pria 2


__ADS_3

James, Andreas,Daniel, Louise syok melihat kehadiran Alex di meja mereka.


Mereka memandang ke Andien.Se umur - umur Alex tidak pernah gabung dengan tim mereka kalau melakukan rutinitas heng out.


" Kenapa mandang ke aku semua?" tanya Andien.


Semua hanya diam.


Alexa meminum jus jeruknya.


" Ndien, bagusan kamu nyanyi dari suara vokalis mereka, " ujar Andreas.


" Masing masing ounya style sendiri, jenis sudara kami beda."


Manajer di Barca pun mendatangi meja Andien dan temannya.


" Suara anda sangat indah, permainan musik anda juga sangat luar biasa nona, bagaimana kalau anda bergabung menjadi solois di Barca, soal honor standart kita lumayan. kalau anda bisa bermain musik di weekend, juga gak masalah".


James dan Dsniel yang sedang minum sampai tersedak mendengar penawaran sang manajer.Barca bukan temlat sembarangan, kaum elite sangat banyak, masuk dan bekerja disini juga sangat ketat peraturannya.


Semua bengong melihat ke arah Andien.


" Maaf pak, saya seorang pekerja, dulunya sih saya bekerja di mana mana , dari cafe ke cafe, dari pekerjaan satu ke satunya lagi, saat itu saya masih kuliah.Kalau sekarang ,saya lebih menikmati hidup,bermusik biasanya saya lakukan di rumah saja."


Alexa menolak secara halus.


" Baiklah nona. kapanpun anda berminat. datang saja , akan langsung diterima disini.Kalau anda bermain musik, anda akan free makan menu dan minum apapun disini, dan karena anda bermain sangat baik, banyak para pengusaha terkagum, senang, kami memberi meja makanan gratis ",ujar sang manajer.


" Wawwww.... ,beneran pak," ujar Louise.


" Benar, kalau mau ada tambahan silakan ".


" Gak pak, udah cukup," ujar James .


Sang manajer pun permisi.


" Makan disini gaknmurah kan, wawww Ndien kamu memang sesuatu banget dehhhh".


" Lain kali kita ajak lagi Alexa ngamen dimana ,siapatahu gratisan lagi, "ujar Daniel bergurau.


Semua pun tertawa.


Ketika Andien akan meminum soda, Alex langsung menarik nya.


" Jangan minum soda, gak ingat di larang dokter".


Semua mandang ke arah Andien.


Andien sedikit memelas,kemudian melepaskan minuman sodanya.


" Mau ngeband lagi?" tanya Andien.


" Lagu penutupan yok, sebelum pulang," ujar Andreas.


" Clean bandit , Rockabye .Gimana? ":ujar Andien.


" Okeyyy", ujar Andreas.


" Bos bisa main alat musik apa?" tanya Andien.


" Gitar, drum, piano.Tapi jagoan kamu drum nya ".


" Bos aja deh nge drummm, seeekali, " ujar Andien.


" Kita duet nyanyi aja, saya main gitar aja deh Ndien", ujar Alex

__ADS_1


" Bos beneran bisa musik? waw...",ujar Daniel.


" Yahhh, gak berbakat gimana - gimana ,cukup bisa aja sihhh".


" Merendahhh, " ujar Andien menarik turunkan alisnya.


" Rekam Daniel," ujar James.


" Peristiwa langkah, aku aja yang rekam pakai nih," ujar Benyamin.


Semua pun bersemangat.


Beberapa pengusaha terkejut dengan aksi Alex sedang memainkan beberapa senar gitar di panggung.


" Waw...Lex, kami menantikan kamu unjuk gigi," ujar mereka.


Alex mengangguk dengan wajah wibawanya.


Andien dan Alex pun bernyanyi berduet, Alex ternyata sangat piawai dalam bergitar, suara gitar nya begity khas dan bermainnya sangat handal.James, Andreas pun semangat ,hingga akhir lagu.Suara Alex juga lumayan.


Benyamin sangat senang merekam kejadian itu, sedangkan Daniel merekam lewat handphone nya.


Selesai ngeband , Andien mendekati Alex.


" Suara bos bagus, beneran.Permainan gitar juga aku kalah telak, " ujar Andien.


" Ajarin donggggg".


" Baiklah, besok aku akan bawa gitar, dan akan ngajari kamu," ujar Alex.


" Tapi kamu juga bawa biolamu yahhh".


" Ya...," ujar Andien.


" Andien balik sama saya aja, " ujar Alex dengan tegas.


Semua terdiam.


" Sa..saya sama mereka aja pak, gabung".


" Gak ada tapi tapian Ndien, apartemen kita depan depanan, lebih hemat waktu kamu ikut aku, ujar Alex."


Semua kembali bengong.


Alex langsung menarik tangan Andien dan Alex memberi kode pada Benyamin mengambil tas ransel Andien.


Andien pun hanya bisa nurut.


" Pulang naik taxi aja ya Ben."


Alex mengambil cameradari Benyamin.


" Baik bos, selamat bersenang senang bos. "


Alex pun tersenyum.


" Hamba naik taxi gak masalah bos, asal gebetan bos dapat. doa hamba buat big bos, bisik Benyamin."


Alex kembali tertawa.


" Jangan lupa bos,kalau jadian, bonus saya cair, teriak benyamin memberhentikan Taxi."


Alex membuka pintu mobil, Andien pun masuk.


Alex juga memasuki mobil, langsung dengan gercep mengambil savety belt dan memasangkannya pada Andien. Jarak Andien dan Alex sangat dekat.

__ADS_1


Tatapan lembut Alex menghipnotis Andien.


" Aku pingin mencium mu Ndien", ujar Alex.


Andien langsung menutup mulutnya.


Sedangkan Alex tersenyum.


Alex membawa mobil perlahan, ketika sampai di apartemen, Andien sudah tertidur.Alex menggendong Andien.Dan Menaruh Andien di kamar tidur nya.


Alex ingin malam ini Andien berada di sisinya.


Andien tidur begitu lelap.Blazernya Alex buka pun dia gak tahu, Andien hanya memakai kaus dalaman blezer.


Alex mengusap wajah Andien dengan lembut , sesekali mengecup bibir Andien.Andien begelayut dengan gangguan Alex.


Alex beberapa kali menjepret wajah Andien saat tertidur.


Ktika pukul 5, Alex mendengar Andien mengigau, Alex terbangun dan melihat mata Andien masih tertutup, namun keringat Andien di dahinya sangat banyaj, Andien menjerut memanggil mami, papi dan abangnya, Andien sampai terisak sangat sedih menangis dalam mimpinya .


Alex memeluk Andien, perlahan Sndien merasa sangat tenang. Dan ketika membuja matanya , Andien melihat Alex mendekapnya.


" Kamu trauma Ndien, apa sering seperti ini?".


" Setiap malam, kadang ketika baru tidur, kadang di pertengahan tidur, selalu mimpi yang sama, melihat mobil kedua oeangtuaku di tabrak truk, terbalik dan melihat abangku menangis memanggil aku."


Alex mendekap Andien dengan erat.


" Kamu harus terapi", ujar Alex.


Andien hanya mengeratkan pelukannya.


" Aku kenapa tidur di sini?".


" Temani aku tidur, " ujar Alex.


" ihhhhh...,kamu dan aku masih lajang lohhh".


" Kita nikah aja yukkk".


" Apaan sih bos, maunya dehhhh".


Alex langsung menarik tengkuk Andien dan ******* lembut dan perlahan bibir Andien. Mereka terbawa suasana pagi.


" Bersiaplah, sudah pukul 5.30 juga mas, " ujar Andien.


Alex pun mengangguk.


" Morning kiss nya dasyat Ndien."


Andien menahan malu dan berdiri mengampil blazernya.


" Aku belum mandi dari semalam, bau banget, " ujar Andien.


" Yahhhh, sangat bau, "ujar Alex tertawa ngakak.


Andien memukul dada bidang Alex.Alex kembali menangkap pergelangan tangan Andien, lalu mendekap Andien dengan erat.


❤❤❤❤❤❤


Jangan Lupa Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2