Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Memahami


__ADS_3

Semua orang bisa menemani tetapi tidak memahami.Ya setiap orang silih berganti, tetapi yang menetap itu sangat jarang.


Alex menarik paksa Andien memasuki mobil nya.


" Okay pak, saya akan ikut ,itu juga karena bapak paksa. Tetapi tepatnya di halte, bapak harus turunkan saya, saya gak mau jadi bahan gosip para karyawan. saya baru disini bekerja, nyari sesuap nasi, bukan buat jadi bahan bully an orang."


" Lebih di gosipkan,apa gak lebih baik Ndien?".


" Pak, serius dehhhh".


" Baik, saya akan turunkan kamu di halte dan kita jalan bareng, hitung hitungan romantis, " ujar Alex.


Benyamin, Sinai, Sharon tertawa tiba tiba.


Wajah Alexa memerah.


" Bapak jangan ikuti saya,kalau bapak ngikuti saya ,apa bedanya dengan saya keluar dari mobil bapak, oon banget sih, apa di oon nin, atau gak, beda tipis, ejek Andien."


Tidak lama kemudian, mobil berhenti di halte bus. Andien dengan sigap memperhatikan kiri dan kanan, Andien pun keluar dari mobil .


Andien bergegas berjalan menjahui mobil Alex.


Langkah Andien di ijutu langkah seorang pria.Andien menoleh dan tepat di samping Andien, ada James .


" Pagi Ndien".


" Pagiiii", ujar Andien tersenyum.


" Nih , coffee kesukaan kamu".


" Makasih," ujar Andien.


" Di terima donk Ndien," ujar James.


" Baiklah, makasih."


" Pulang nanti ,jalan yuk Ndien, jangan berkurung di kamar, aku akan bawa kamu,kita naik motor keliling, jalan,mau kan".


" Baiklah, pulang dulu ya ke apartemen, baru kita jalan".


" Okay, sepakat, " ujar James melakukan high five pada Andien.


" Kamu sangat cepat kerja Ndien, salut. Semua devisi takjub melihat ketelitian,kecepatan dan ke akuratan kamu bekerja."


" Aku sudah terbiasa, di kantor dulu, kami di tuntut mandiri, belajar segala hal. Persaingan sangat besar di Canada, jadi harus sigap."


Andien dan James saling cerita, sesekali Andien tertawa dengan guyonan James.James lumayan kocak .

__ADS_1


Andien memasuki lift, melihat jam tangannya.Namun semua penghuni diam saat sosok big bos memasuki lift yang sama, dimana big bos gak pernah sekalipun memasuki lift karyawan. Semua pada bengong, dan karyawan wanita sibuk memperbaiki penampilan.


Andien terkejut Big bos mengambil posisi tepat di samping Andien.


Ketika lift beranjak naik, Alex sengaja menggenggam tangan Andien.Andien melototkan matanya, namun Alex tidak peduli.


Para Karyawan keliatan banget caper ,karena si bos di lift tersebut, satu persatu karyawan keluar ,Alexa mengambil kesempatan menarik tangan nya.


Karena di lantai 18 hanya beberapa karyawan, di dalam lift tersisa James, Alex , Andien dan Benyamin.


Alex sengaja memepet Andien. Andien membalas beberapa Wa Reyhan.


Tidak lama kemudian , Andien mengangkat telepon.


📞Hallo


📞Ya Hallo


📞Lagi ngapain Ndien?


📞Lagi di lift mas


📞Kamu gak merindukan mas Ndien?


📞 Ihhh mulai nih kumat.


📞 Besok kita ketemuan yah


📞Bisa di atur Ndien, sulap.


📞Yang benar aja mas.


📞Beneran.


📞Baiklahhhh, sepakat, ujar Andien tertawa dan berjalan keluar dari lift ,karena pintunlift lantai 18 terbuka.


📞 Lowongan aku masih ada gak disana mas?


📞Gak kerasan yaaahhhh


📞Gaji nambahbgak bos?


📞Spedial buat kamu.


📞Gak, aku gak bisa cabut, mau belajar lebih banyak lagi.


📞Baiklah Ndien, selamat bekerja.

__ADS_1


📞Selamat bekerja juga ,bye...


📞Bye...


Andien tersenyum memasukkan handphone nya di tas sandangnya.


" Telepon dari Reyhan?".


Andien menoleh, disana ada James yang memperhatikan mereka.


" Yup".


" Reyhan gak bosan bosannya nawari kamu balik, kalau gak terikat kontrak kerja, kamu bakalan balik kan Ndien?" tanya Alex.


" My be yes and my be no," ujar Andien.


" Kamu terpaksa kerja disini Ndien?".


" Gak , banyak hal saya pelajari dari bu Martha, beliau wanita jago dalam banyak hal".


" Ya, mas sengaja Buat kamu disana , belajarlah banyak hal dari beliau".


" Bu Martha karyawan yang loyal, pintar dan berdedikasi".


" Sudah lama bekerja ya mas?".


" Puluhan tahun, sejak magang, dan tamat kuliah, menikah dia disini Ndien.


" Susah ditemukan karyawan loyal , berdedikasi," ujar Andien.


" Yup".


" Sebelum makan siang nanti ,pukul 11.30 ,kamu ke ruangan saya ya Ndien" .


" Mau bahas apa ya pak?".


" Bahas proyek, kan dua hari lagi kita ke proyek".


" Baik pak, " ujar Andien.


Alex menahan rasa cemburunya ,Reyhan adalah saingan terberatnya. Reyhan tampan, mengalahkan sosok Alex. Reyhan juga sangat peduli terhadap Andien selama ini. Alex mengendorkan dasi nya.


😛😋🥰😍🤩


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2