Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Ngantor


__ADS_3

Andien duduk santai ,menatapi pemandangan jalan yang mereka tempuh, sedangkan Halil, kekeh memegang tangan Yuri .


" Mas gak mau cerita soal alasan lembur kemarin?".


Alex menyipitkan matanya.


" Maksud mu yaaaang".


" Alkan ada di balik tender yang ter expose kan mas?".


" Tahu dari mana yaaaang".


" Mas gak terbuka lagi?".


" Mas bisa atasi sendiri yaaang".


" Kamu ngecek dari laptop mas ya yaang?".


" Ya...".


" Mas bisa ngatasinya yaaang".


" Ya mas .Itu belum yang ori kan, dia mikir itu ori".


" Tikus gak akan keliatan jika tidak di beri umpan yaaang, dan begitu umpan di sambar, maka dia akan mendapat masalah sendiri, tanpa dia sadari".


" Kamu juga buat jebakan baru kan yaaang?".


" Karena kesal sihhhh".


Alex menggaruk kepalanya dan hanya bisa tersenyum.


Mereka pun sampai ke perusahaan. Alex memberi kunci pada seorang karyawan.


Alex membuka pintu mobil buat Andien.


" Gak usah mas, Andien bisa kok".


" Sini tas nya yaaaang, jangan bawa apapun".

__ADS_1


" Mas terlalu protek banget dehhhh" .


" Mas gak mau, kita ceroboh lagi, baby kita sudah hadir dalam rahim kamu yaaang, mas harus menjaga kamu, mas harus menjaga anak kita juga, tanggung jawab seorang suami dan seorang daddy."


" Ihhh...," ujar Andien.


Andien perlahan keluar, Andien melihat Benyamin ,Sinai dan Sharon.


Sharon langsung mengambil alih tas Andien.


Alex menggandeng Yuri.Semua mata menatap.ke arah Andien.Ada keterkejutan mereka melihat sosok Andien bersama big bos.


Andien tahu, banyak karyawan menyukai kemapanan sang suami, menyukai kepintaran dan wibawa sang suami.Satu hal yang membuat Andien pernah menakuti sosok pengusaha, karena kebanyakan nakal, dan ketika sudah punya isteri, dengan gampang wanita mendekati dan rela mendekat.


Andien berusaha kuat, tegar, melangkah seperti biasanya.


Alex tersenyum pada Andien dan kekeh tetap menggandeng Andien.


" Ruangan mu, tepat di samping ruangan mas, kamu butuh privasi, namun mas selalu pantau," ujar Alex.


" Mas gak percayaan?".


" Bukan gak percayaan yaaang, pengincar kamu banyak".


" Kamu cemburu yaaang?".


" Menurut mas?".


" Kamu cemburu tapi gensi kan yaaang, " ujar Alex sambil tertawa.


" Ihhh...," ujar Andien dengan wajah merona merah.


" Selamat datang anak daddy and momy, ngantor kita ya nak, mami gak nyaman di rumah, jadi di kantor aja, sebenarnya daddy kalau di tanya, suka mana, suka kalian menemani daddy bekerja."


" Jangan lupa minum obat dari dokter dan minum vitamin ya yaang".


Andien mengangguk.


" Obatnya hanya sampai besok bang, namun vitamin wajib di teruskan kata Dokter.

__ADS_1


Alex membawa Andien ke sebuah ruangan, disana di desain sangat bagus, ada kursi istirahat, khusus buat wanuta hamil , ada ruangan berbaring, disana Yuri melihat lumayan luas.


" Ruangan istirahat di ruangan mas, sudah mas hancurkan, bagian ruangan mas di buat unyuk ruangan kamu yaaang, karena mas kan numpanv tidur di ruangan kamu, baby kita kelak juga."


" Kalau mas lembur kalian akan nemani mas".


Andien tertawa.


" Pantasan lemari ada beberapa tempat, lain lagi bathup ini, ljmayan besar kan mas".


" Ya yaaaang, biar nyaman ketika kamu hamil gedek ,pasti gerah ,yah kalau mau mandi, disini bisa mas temani".


" Ihhh, mas....,mau dimanapun di embat".


" Yang penting bat isteri sendiri honey, gak embat orang lain."


Alex memeluk tubuh Andien dari belakang.



" Yaaang, pakaianmu menggoda banget".


" Ihhh mas".


" Mas minta jatah nantinya yaaaang, mau luruskan urat dulu, soalnya mas udah konsul sama dokter, udah di ijinkan, pelan pelan ," ujar dokter."


" Kamu bagian terindah dalam hidup mas, beneran obat, kalau suntuk, kita bersama,semua plooong yaaang".


" Mas buas kayak macan".


Alex tertawa.


" Yah honeyyy," ujar Alex tertawa.


🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Jangan lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2