
Tenyata orang aneh yang menyukainkamu adalah aku.Bila bersama siapapun, aku tidak banyak bicara, dan bila bersama kamu, aku selalu berusaha berbicara.Aku takut kamu bosan padaku.Aku gak bisa lepas dari dirimu. Kehilangan jejakmu membuat aku bingung, sedih dan orang yang mengenalku menjadi bingung.Yah kamu sangat berarti.
Bahkan menciummu membuat ku gugup,detak jantungku memburu.Sungguh aku tak kuasa menepis dirimu.
Alex mendekap tubuh Andien. Alex masih teringat,pertama kali mereka berdekatan, saling memeluk, saling ber tautan, ada perasaan serba salah, malu dan mereka merasakan begitu .Apalagi Andien, Andien tersipu malu.
" Mas kasi foto kita sama mbak Cita ya,nih dia meledek Andien."
" Hmmmmm, biar mbak Cita nya tahu, mas sendiri yang nemui belahan hati mas".
" Mas norak".
" Hmmm, hanya sama kamu cintakuuuu".
" Tuh baru di bilang norak gak pedulian, malah manggil cintaku lagi".
" Yup, kamu memang cintanya mas".
Yuri tersenyum.
" Badan mas kok hangat sihhhh?".
" Mas demam ya?".
" Apa udah minum obat?".
" Nanya nya satu satu yaaaang".
" Ya, mas kehujanan, banyak nyari kamu kemana mana, cuaca juga bersalju, bulan desember. "
" Obat demam dimana yaaang?".
" Bentar mas ambil."
Alex pun mengambil obat dari stok obat yang mami nya buat di tas ranselnya.
" Kamu kenapa boy?" tanya sang mami.
" Demam mi, mas gak bilang, nih 39 juga, "ujar Andien.
" Kamu terlalu lelah nyari Andien, ke Kalimantan, ke mana mana, istirahatlah nak. Minum obatnya."
__ADS_1
" Obat Alex ,Andien mi".
" Ya,mami tahu, mami gak akan rawat kamu, kamu bakalan lebih cepat sembuh, jika di rawat kekasih hatimu,iya kan nak".
Alex tersenyum.
" Semakin banyak senyumanmu boy, ternyata wanita bisa buat kamu menjadi sangat santai, hidupmu gak monoton dan kaku."
Andien dan lainnya tertawa.
Malam itu, Alex luar biasa sangat manja pada Andien.Mendekap tubuh Andien dan Alex pun tertidur. Di jam 3 pagi, Andien kembali memberi Alex obat penurun panas, karena panas tubuh Alex kembali naik. Sesudah meminum obat, Andien membalur tubuh Alex dengan minyak herbal, mengurut tubuh Alex. Alex terlelap tertidur, hingga pukul 7 pagi.
Baju Alex basah karena keringat.
" Mas, ganti baju yahhh, biar gak masuk angin".
Alex mengangguk.
" Mas bersih bersih dulu ya cintakuuu".
Andien tertawa.
" Hmmm".
Andien menyuapi Alex bubur, memberi obat penurun demam.
" Kamu makan yaaaang, jangan kelelahan juga".
Alex kembali berbaring.Karena lelah Andien juga berbaring dalam pelukan Alex.
Sebuah senyuman menghiasi wajah mami Alex.Dia menemukan anak dan calon menantunya sedang beristirahat.
Perlahan mami Alex menutup pintu kamar utama.
Andien masih tertidur. Sedangkan Alex menghubungi Cita ,buat membantunya ,melamar Andien.
Cita tentu saja syok melihat keseriusan sepupunya.
" Beneran mau lamar Andien? jangan main main bro, apa sudah yakin? jangan permainkan Andien , dia gak punya siapa siapa."
" Aku serius mbak.Konsepnya akan aku kirim."
__ADS_1
Cita pun masih syok.
" Aku akan membantumu Lex, janji.Andien sahabat baikku, tentu saja aku mau bantu, asal kamu sia siakan Andien, golok dan samurai menanti, ingat yah,perjanjian kita seumur hidup, " ujar Cita.
" Ya mbak Cita, aku janji. Liat aja pembuktiannya."
" Jangan ada lagi kamu kasih angin sama ulat keket, alias wanita.Jaga perasaan Andien."
" Ya mbak".
" Dia hanya punya kamu, keluarganya gak ada ,ingat."
Alex mengangguk.
Cita memberikan pada Alex beberapa masukan.Di tambah masukan dari sang mami.Suasana natal terasa begitu spesial, pertama kalinya Andien berada di antara mereka.
Alex dan Andien sibuk membeli opnamen natal.Alex menyuruh pekerja taman mengangkat pohon natal hidup dari taman, membuatnya di teras.Alex dan Andien menghiasnya.
" Bintangnya belum dinpasang ,tinggi banget mas".
Alex menggendong Andien, Andirn pun memasang bintang di puncak pohon natal.
Andien membantu Alex membeli pakaian natal buat para pekerja.Alex memberi uang THR dan bonus extra buat para pekerja.Para pelayan sangat bahagia. Alex meliburkan mereka ,sesudah acara pertunangannya.
Dan paginitu tepatnya tanggal 24 desember, Andien bangun dan terkejut, tepatnya di kamar utama,dimana dia tidur, di dekor begitu romantis, buket bunga gedek berbentuk love berada di meja samping tempat tidur.
Andien pun perlahan duduk dan terkejut, di lantai, bertaburan kelopak mawar, beraneka balon di langit langit kamar, di tautkan foto Andien dan Alex.Moment mereka berkenalan, marahan, tertawa,moment mereka bekerja.Semua mengingatkan dan memenuhi ingatan Andien kembali.
" Tukar baju Ndien, nihhhh, " ujar mbak Cita.
Andien pun menurut dan dirias penata rias terkenal.Sesudah selesai, Cita menggandeng Andien ke lantai bawah. Melalui anak tangga, Andien kembali terkejut melihat begitu banyak mawar di berbagai pot, sungguh sangat indah.Dan ketika di ujung anak tangga terakhir, Alex sudah menunggunya.
Alex berlutut di hadapan Andien.Senyuman Alex sangat tulus, tatapan matanya juga.
💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment