
Andien dan Alex menikmati makan malam.Wajah Alex sumriah dan sangat senang, takdir membawa kekasih hatinya kembali. Alex tidak mau kehilangan Andien lagi, sudah cukup panjang perjuangannya selama ini.
Andien terpukau melihat beraneka ragam anggrek dan kaptus. Sangat indah.
" Suka? tanya Alex".
" Sangat ," ujar Andien.
Alex tersenyum melihat wanitanya begitu terpukau dengan tanaman yang di taman.
" Kamu memblokir mas".
" Hmmmm, tetapi di blokir mas juga punya mata mata, " ujar Andien .
" Siapa bilang yaaaang".
" Mas manfaatin Cita kan?".
" Hmmm, yup, kamu tega yaaang, marah atau merajuk? sampai segitunya."
" Sekua bercampur aduk."
" Mas juga memata matai Reyhan kan?".
" Alex menggaruk kepalanya.
" Kamu tahu yaaaang, kamu gaknpernah di PHK, kamu mas buat hanya tugas di luar, kembalilah, mas akui, mas emosian sesaat , mas akui, mas sangat menyesal."
" Tempatmu di sini, disisiku, tidak di tempat lain," ujar Alex memeluk Andien dari belakang.
" Dari kepergianmu, aku banyak belajar lebih bersabar, belajar untuk terbuka ,apapun itu, kita lewati dan jalani bersama," ujar Alex.
" Bagi mas. kamu sangat berarti ".
Alex menyandarkan dagunya di bahu Andien.
" Kenapa bisa datang ke Paris Ndien?".
" Nonton fashion week, dapat tiket dari Rey".
" Apa kamu jalan sama Rey selama 4 bulan ini?".
" Menurut mas?".
" Rey ada ketemu beberapa kali dengan mas, tetapi kami tidak bertegur sapa".
__ADS_1
Alex membalik tubuh Andien.
Mereka saling bertatapan.
" Aku sangat merundukanmu Ndien, sangat....,"ujar Alex kembali mendekap Andien.
" Mami dan papi mas mau ketemuan sama kamu".
Andien melototkan matanya.
" Mereka pasti menyukai mu Ndien, karena mereka sangat gundah ketika kamu ninggalin mas. Mereka bilang, mas akan jomblo selamanya.Mereka benar Ndien ,mas akan terus ngejar kamu".
" Jika aku nikah sama orang gimana? " tanya Andien.
" Ku tunggu jandamu," ujar Alex.
" Ihhhhhh....., " ujar Andien memukul lengan Alex.
Alex mengusap wajah Andien.
" Yaaang, wajahmu sangat dingin, masuk yukkk, nanti kamu flu".
" Pengen liat bunganya lagi mas".
" Besok aja ya yaaaang".
" Di Hotel mas".
" Barang kamu, dan dimana nginap, biar Sharon dan Sinai ambil, tinggallah disini."
" Aku pulang aja deh mas".
" Gakkkk", ujar Alex.
Alex me Wa Sharon dan Sinai, mencari beberapa pakaian tidur dan pakaian bepergian buat Andien.
Sharon, Sinai dan Benyamin bersorak saat tahu, bos mereka bersama Andien.
Mereka sudah sangat lama gunda gulana, sang bos sedih, kembali menjadi pendiam.
Sharon , Sinai dan Benyamin pun berbelanja di beberapa butik terkenal.
Mereka mengambil pakaian terbaik buat Andien.Mereka berharap tuannya mengakhiri masa lajangnya.
Andien menautkan tangannya ke wajah Alex.
__ADS_1
" Wajah mas sangat hangat, " ujar Andien.
" Hmmm, mau yang lebih hangat , mas bisa buat yaaaang".
Alex tertawa.Sementara Andien mencubit kecil perut Alex.
" Bekerjalah dengan mas".
Alex menarik tangan Andien menekan pintu lift, mereka menuju ke lantai atas.
Andien terkesima melihat desain ruang keluarga di lantai atas juga ada, Alex menarik Andien ke salah satu kamar. Andien takjub melihat pemandangan menara eiffel di sana.
Lampu menara Eiffel menjadi sangat romantis bila dipandang dari kamar ini. Andien duduk di sofa, di depan tempat tidur.
" Pasti mas mahal membeli tanah dan membangun mansion ini, " ujar Andien.
" Sejak kembali bertemu denganmu, mas mencari dan membeli lokasi ini yaaang".
" Pantasan mas sering ajak Andien melihat berbagai rumah, kalau Sndien tertarik, mas ciptakan di sini".
" Hmmm inspirasi yaaang, niru gak 100% malahan lebih perfect".
" Mansion ini cantik mas, beneran".
" Kamu suka yaaang?".
Andien mengangguk.
" Mas ingin, jika kita tidak sibuk bekerja di daerah, kita kesini menghabiskan waktu, berdua.Jika kelak kita punya anak, kita liburan disini, tetapi mas sudah pikirkan yaaang, kalau anak sudah mau sekolah, kita akan tinggal lebih ke kota, agar akses pendidikan dan lainnya gak susah."
" Nikah aja belum, udah mikirin anak, " ujar Andien tertawa di bahu Alex.
" Mas sudah tua yaaang, kita jangan lama pacaran, pacaran aja sambil nikah yaaang, menjauhkan dosa, sudah halal juga."
Andien menenggelamkan wajahnya ke dada bidang Alex.
Alex menghujani rambut Andien dengan kecupan.
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment