
Alex langsung menggendong Andien, setelah Andien memperlihatkan pembalutnya sudah bersih. tanpa ada noda darah lagi.Terlihat wajah Alex lega.
Alex membawa Andien ke ranjang, mengeringkan rambut Andien dengan hairdryer.
" Apa keluarga kamu sama sekali gak ada Xa?" tanya Alex.
" Gak ada. "
" Awalnya ,papi dan mami saya, sama sama anak tunggal, mereka di tentang untuk hidup bersama.Mereka kekeh menikah, dan ibu saya saat itu sudah mengandung abang saya pertama. Mereka bahagia, jarak saya dan abang saya sangat jauh, tujuh tahunan, saya menjadi kesayangan keluarga.Pertama kakek dari ibu meninggal, di lanjutkan nenek dari papi juga meninggal.Begitu peristiwa kecelakaan orangtuaku dan abangku, Nenek dari ibu meninggal karena serangan jantung, tersisa kakek dari papi.Setelah beberapa tahun kemudian, kakek juga meninggal."
" Hanya tersisa aku sendiri, itu terjadi 2 tahun lalu, ketika aku transfer ke universitas yang sama dengan kamu, "ujar Andien.
" Bisa panggil aku mas?, sama dengan ledekan kamu sewaktu jadi sekretaris OSIS?".
" Kamu suka di panggil mas. padahal kan wajah Bule".
" Aku di panggil mamiku mas, karena nenek dari mami orang Indonesia, mamiku juga sepertiku blasteran."
" Baiklahhh, " ujar Andien.
" Resiko anak tunggal selalu kesepian, aku ingin kelak menikah pengen anak 5 , banyak, " ujar Andien.
" Baiklah, kita akan bekerja keras untuk itu Ndien", ujar Alex.
Andien perlahan berbaring.
" Aku sudah lebih bertenaga dan enakan, " ujar Andien.
" Kita gak adu argumen lagi Ndien, ada yang sepi ,rutinitas berantem kita," ujar Alex.
__ADS_1
Andien tersenyum.
" Makasih sudah menyelamatkan aku, aku merasa sangat lemah saat itu, pening, gak tahu harus bagaimana".
" Dokter mengatakan, kamu harus rutin beroah raga, makan makanan sehat, dan jangan minum soda,tidur yang teratur."
Andien mengangguk.
" Aku akan menjadi pengawasmu Ndien."
" Baik," ujar Andien tersenyum.
" Mengapa kamu mau menolongku, dan melakukan banyak hal buatku? " tanya Andien.
" Aku menyukaimu, mencintaimu sejak kamu menjadi sekretaris OSIS, kamu calon iateriku, dan pekerjaku, bekerjalah denganku, buat melunasi biaya rumah sakit, "ujar Alex tertawa terkekeh.
" Boayanya pasti mahal, kenapa gak di ruang biasa aja, "ujar Andien.
" Utangku semakin banyak," ujar Andien sedih.
" Kamu training ada dimasukkan dalam asuransi kecelakaan kerja. Jadi semua di tanggung perusahaan, kamu jangan cemas, gak ada utang sama perusahaan.Hanya kamu harus bekerja dengan perusahaan ,itu keputusan kantor pusat , setelah melihat beberapa video pengerjaan mu di beberapa tambang minyak bumi".
" Fokus kuliah dan kamu selesai ,langsu g di terima bekerja."
" Kita akan duet, hasilnya akan sangat baik," ujar Alex tersenyum.
" Bukankah masuki perusahaan Xoil gak mudah, kenapa aku langsung diterima?".
" Gunanya mahasiswa di ijinkan bekerja dan magang guna mencari bibit unggul, jika perusahaan melihat kinerja kamu baik, maka dia akan mempekerjakan kamu langsung, itu juga gak banyak , dalam setahun hanya 1 atau 2 mahasiswa."
__ADS_1
" Berarti aku pilihan yahhhh".
" Tentu saja," ujar Alex.
" Kamu bersedia jadi patner aku?".
" Masih mikir, liat kontrak kerjasamanya dulu, apa aja, liat konpensasi dan asuransinya apa ".
" Benar, baca bagus bagus, selesaikan skripsi dengan baik."
" Mas ambil S2?".
Alex tersenyum dipanggil mas.
" Yahhh, kalau kamu mau S1, setidaknya aku harus S2 dan S3," ujar Alex tersenyum.
" Takut tersaingi?".
" Yah iyalah, kamu jenius, pintar, mas juga, kita kan saingan, pria selalu di depan kalau soal jabatan".
" Gengsi pria amat gedek," ujar Andien.
Alex tertawa mencubit hidung Andien karena apa yang Andien katakan benar.
🍃🍂🍁🍂🍁🍃🍂🍁
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment