
Alex sibuk mencari Andien di mess tidak ada. Alex baru tahu, Andien pergi dengan James, dari seorang penjaga di pintu mess.
Malam itu ,Alex sangat kusut. Kesalah pahaman di antara mereka terjadi begitu saja.
Alex menelepon Andien, namun sampai nada terputus ,Andien tidak mengangkatnya sama sekali.
Alex meneguk wine. menenangkan pikirannya.Namun tetap Alex tidak tenang.
Biasanya kalau persoalan kantor ada, Alex minum eine , semua rasanya enteng. Ini gak berkurang sedikitpun kegelisahan Alex.Alex sangat takut, Andien meminta pisah dengannya.
Alex akhirnya baru bisa tertidur pukul 5 pagi. Andien tetap tidak mengangkat teleponnya.
Pagi itu, Andien sangat takjub melihat awan begitu indah ,layaknya negeri di atas awan . Andien beberapa kali melakukan selfie ,dan Andien meminta Sarah mengambil beberapa pose.Giska masih tidur.
Andien menikmati teh nya di pagi hari.Hembusan angin sangat memanjakan dirinya.
" Suasana yang indah", ujar James.
" Makasih sudah ajak kesini, rasanya plong banget, rasanya nyaman, " ujar Andien.
" Kita turun jam 10 an ya Ndien, kita keliling nanti bentar, sore udah masuk markas lagi".
Andien mengangguk.
Andien menatap pegunungan di depannya, sungguh suasana sangat indah.Ketika matahari keluar dari persembunyian nya, pemandangan sangat indah.
James memasak omelet buat Andien, teman mereka pada meledekin James.James hanya tersenyum, temannJames tahu, James menyukai Andien, terlihat dari sorot mata Andien.
" Ndien ,kamu terus menerus di tatap Jemes, keliatan banget James ngebet sama kamu, " ujar William.
__ADS_1
" Kamu udah punya pacar Ndien?".
Andien hanya sneyum, tidak menjawab apa - apa.
" Ihhh,di jawab dong Ndien, buat kita kita penasaran aja dehhh."
" Hubunganku rasanya sulit, bingung deh jelasinnya," ujar Andien.
" Status Andien rumit, ehemmmm, " ujar Sarah.
" Dengar tu James, siap siap ,gitu free langsjng sambar, " ujar Giska.
" Enakan jadi teman deh, beneran, lebih apa adanya," ujar Andien.
" Enakan pacaran deh Ndien, apalagi punya cowok romantis, ibarat dramkor dramthai, dramturki, nyeseknya yah kalau putus, udah lagi ter kiyong kiyong, pacar minta pisah, ihhhh gak bangwtz sakitnya tuh disini, " ujar William menunjuk dada nya.
" Paling parah, kalau pacar menduakan, sakit banget, beneran, bisa trauma, " ujar Sarah.
" Susah move on kan Sar, "ujar Giska.
" Trauma bangwt, apalagi teman makan teman, kamu tahu gak Ndien, teman aku sendiri, bermain dan nusuk aku dari belakang, kalau Giska gak bawa aku liat semua yang mereka lakukan, mata ini gak akan kebuka. Tetap mempercayainya.Sulit pacaran sama pria kaya Ndien, kita gak ada apa apanya. Dia bisa dapatkan wanita seperti menjentikkan tangan".
" Benar, umumnya gitu," ujar Andien.
" Sarah jomblo, William juga, James juga.James sulit jatuh cinta. Dia sering ceritain dan tunjukkan foto kamu Ndien, dia suka sama kamu".
" Menyukai, mencintai memang bebas ,namanya perasaan ,keterima atau gak, yah usaha," ujar James ngakak.
" Kenapa bisa suka ke aku sih James. Aku orang kere, yatim piatu, sebatang kara, aku gak punya apa apa, lagi nabung buat beli apartemen sederhana. Hidupku rumit, rumit banget, ibarat benang kusut, jangan jadi beban dehhh".
__ADS_1
" Apapun kamu Ndien, aku suka melihat caramu bertahan di tengah kota, tidak ada siapa skremai, diri,."
" Sebenarnya gak sekuat yang kamu pikir James, aku hanya mau gimana lagi, mau manja, nangis sama siapa? aku gak punya orangtua , saudara juga tidak ada lagi.Yah kalau aku lagi sedih, liat laut, aku ingat, sendiri naik perahu , membuang abu kremasi keluargaku, berat banget. Setiap tanggal kepergian mereka ,aku luar biasa sedih. Aku merasa aku gak bakalan bahagia lagi ,beneran, "ujar Andien.
" Kamu pasti akan menemukan pria baik, yang mencintai kamu apa adanya, dia akan membahagiakan kamu Ndien, yakinlah," ujar Sarah.
" Kamu aneh deh Sar, jomblo doain aku.Kamu juga harus bahagia.Tetapi jaman sudah begeser, banyak banget jaman sekarang , kesetiaan ibarat langka ,baik wanita sama pria sama aja ," ujar Andien.
Ketika hari sudah siang, mereka pun kembali. Andien dan James masih berkeliling, singgah memetik buah strawberry, memetik apel di perkebunan apel .
Andien cukup puas ,makan apel di batangnya, juga makan strawbery kesukaannya.
Ketika senja ,mereka kembali ke mes.
" Makasih ya James, " ujar Andien.
James tersenyum sangat manis.
Andien melangkah, dan melihat Alex menatapnya sangat tajam. Andien bersikap cuek dan sengaja menuju kamar, jalan berbarengan dengan teman team lainnya.
🪴🌲🪴🌲🪴🌲🪴🌲
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1