Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Alkan Vs Andien 2


__ADS_3

" Kamu gak tahu Ndien,berapa banyak aku menyukai dan mencintai dirimu".


" Kamu tahu, bagaimana aku akhir akhir ini Ndien? aku gak bisa bernafas tanpa kamu, kamu itu sadar gak Ndien, aku membutuhkan kamu, sangat ".


" Aku tidak bisa hidup tanpa kamu Ndien."


" Aku mohon Alkan, aku sudah berkeluarga ,sudah bersuami."


" Bawa aku pulang".


" Gak, aku akan membawa kamu dimana satu orangpun gak akan tahu."


Alkan mengambil handphone Andien dan menyerahkannya pada pengawalnya.


" Alkan kamu harus tahu, ini yang terakhir."


" Ndien....".


Beberapa mobil kemudian memblokade mobil akan dan pengawalnya.


Andien sedikit lega ,melihat Reyhan bersama kepolisian disana.


Alkan tidak bisa berkutik.


" Mas, handphone Andien."


" Berikan handphone beliau,ujar sang polisi".


Anak buah Alkan pun memberikan handphone Andien .


" Sudah jangan di perpanjang, Andien gak mau, Alez tahu".


" Ndien , kamu gak terbuka sama Alex ,dia bisa lebih marah sama kamu".


" Kalau aku minta bantuan dia, Alkan sudah mati saat ini di hadapan kita, "ujar Andien.


" Kalau di buat laporan, dia juga bakal tahu," ujar Andien.


" Alkan , aku melakukan ini, bukan karena aku ada rasa sama kamu, bukan, hanya agar kamu tahu, kamu pernah baik sama aku, aku menghargainya. Pergklah, jangan ganggu aku lagi, aku mendoakan, kamu mendapat yang lebih dari aku.Mencintai gak salah, tetapi aku sudah menjadi milik orang lain, dan disana kamu salah mencintai aku."


Reyhan dan para polisi pun hanya bisa bengong melihat kebaikan Andien.


" Jika masalah ini terbongkar, saya pastikan dari kepolisian , karena mas saya gak akan bocorin, dia ngerti tujuan saya apa."

__ADS_1


Para polisi pun diam.


" Terimah kasih atas bantuannya,"ujar Andien.


Reyhan membawa Andien dalam mobilnya.


" Ndien....bagaimana kandungan kamu, gak masalah kan? apa mas bawa ke dokter kandungan?".


" Gak usah mas, Andien gak apa apa".


" Kamu gak bisa menutupinya dari suami kamu".


" Hubungan mereka memanas mas, lagian kan Andien gak kenapa kenapa ,sudahlah bang, jangan di perbesar masalahnya."


" Andien akan cerita, liat situasi juga."


" Jangan pernah pergi lagi seperti tadi, buat Alkan ,apapun bisa dia lakukan.Tiba tiba dia culik dan bawa kamu, gimana Ndien, kasihan kan Alex."


" Ya mas ,Andien salah."


" Kalau mas gak menggandeng polisi kemari, udah sulit kan Ndien, dengan pasukan pengamannya yang lumayan banyak".


" Mas membuat laporan?".


" Ndien ,kamu harus lebih hati hati ya".


" Ya mas".


" Mami nyuruh kamu ke rumahnya ".


" Ya mas, Andien akan datang ngunjungi mami".


" Mami senang,setelah sekian lama, kamu baru mau manggil dia mami".


" Mami sangat sayang sama Andien, tulus banget.Jangan cerita soal Alkan, mami nanti jadi khawatir ".


" Mas juga khawatir sama kamu, kalau di kantor ,yah di kantor aja, kalau mau jalan, ajak Alex ya Ndien, jangan ambil resiko".


" Ya mas".


" Andien sudah me Wa Sharon dan Sinai mas, ketemu di Geo park ,gak jauh dari sini".


" Baiklah Ndien, jangan ulangi ".

__ADS_1


Andien mengangguk.


" Makasih mas".


Reyhan mengangguk.


Andien turun dan memasuki mobil.


Andien meminum air mineral. Andien bersandar di mobil.


" Apa non takut sewaktu Alkan berniat membawa non?".


" Takut, takut dia bawa menghilang ".


" Kalau tuan tahu, pasti tuan marah, " ujar Sinai.


" Jangan sekarang, saya masih syok dan terkejut ,beneran, " ujar Andien.


" Berbicara dengan seseorang yang bucin susah loh non. Gak semua se tipe dengan Reyhan. Ada orang bisa mencoba iklas menerima ,ada yang enggak."


" Yahhh, aku salah, beneran salah."


" Non kita masuk kantor".


" Ya, kalau gak masuk, nanti big bos curiga. Apa kalian ada di hubungi bos?".


" Ada non".


Andien memasuki kantir dan menuju lantai dimana ruangannya berada.


Detak jantung Andien pun berpacu, takut Alex curiga, karena ketika berbohong, Andien sangat kentara.


Andien langsung menuju ke kamar istirahat, meluruskan pinggangnya. Menahan panik dan rasa cemas membuat tenaga dan pikiran Andien terkuras.


🌹🪴🌹🪴🌹🪴🌹


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2