Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Saron dan Sinai 2


__ADS_3

Alexa melihat Sharon dan Sinai sangat tomboy.


" Kamu gak tertarik.dengan Sharon dan Sinai? tanya Andien berbisik ".


" Gak- gak akan pernah ,"ujar Alex.


" Kenapa? kalau kamu suka wanita tomboi, mereka tomboy" .


" Kalau kamu bilang cantik, kecantikan relatif, di mata saya hanya kamu Ndien, wanita tercantik, " ujar Alex.


" Mereka tinggi, proporsional, aku pendek".


" Gak terlalu pendek, aku juga tidak tinggi," ujar Alex.


" Makanya kamu aku anggap aneh, " ujar Andien.


" Yang aneh itu menolak wanita sepertimu Ndien, iner beauty mu gedek, kamu pintar, lawan yang handal buat mengalahkan ilmu aku, aku kagum sama kamu,nkamu ngapal, ngitung, dan kegiatan, bekerja rapi, cekatan, kamu juga teliti, aku suka semua hal dari kamu, aku suka dengar kamu bernyanyi, aku suka dengar kamu bermin biola dan piano, kamu menghipnotis aku Ndien."


" Sebegitu mengidolakan aku?".


Alex mengangguk.


" Semakin aneh, "ujar Andien.


" Gak anehhh deh Ndien".


Wajah Andien bersemu merah.


Alex menepuk nepuk wajah Andien.


" Wajahmu memerah Ndien, lucu, " ujar Alex.


" Pulang yuk, udah malam, aku udah ngantuk, " ujar Andien memegang kedua pipi nya.


Sharon dan Sinai tersenyum melihat interaksi Andien dan Alex.


" Ikutlah naik ke mobil Ndien ,udah malam".


Andien mengangguk.


Ketika mobil melaju, Andien sangat lelah dan mengantuk. Andien terlelap .Alex menyandarkan kepala Andien di bahu nya.


" Saya akan menginap di apartemen ini, besok pagi bawa pakaian saya," ujar Alex.


" Baik bos ",ujar Sharon dan Sinai.


Ketika sampai di depan apartemen, Andien mengerutkan dahinya.


" Gak pulang?".

__ADS_1


" Pulang ,nih ," ujar Alex membuat sidik jarinya di pasword kunci .


Andien bengong, ketika pintu terbuka.


" Sejak kapan anda tinggal disini?" tanya Andien.


" Sudah lama saya tinggal di sini, biasa kalau tugas yah gak disini tjnggal, kadang juga di kediaman orangtua saya, " ujar Alex santai.


Andien langsung menekan tombol kuncinya ,dengan angka, ketika pintu apartemennya terbuka Andien langsung masuk, dan langsung menutup pintu apartemennya.


" Yang benar aja cok, dia , big bos , di apartemen sederhana tinggal, merakyat banget sihhh, yang benar aja, misterius banget hidupnya. Kunpikir serba wah weh wi wo, " ujar Andien dalam hatinya.


Andien merasa gerah, lalu memasuki kamar mandi, Andien mandi bersih, keramas dan duduk di sofa.


Andien menonton acara televisi, tidak ada film yang menarik, Andien memutar lagu ke kinian.


Andien mulai mengantuk dan menuju kamar tidur. Andien membuat alaram, Andien pun menutup matanya dan tidur nyenyak.


Ketika pagi, eengan malas malasan andien menujunkamar mandi, menyikat gigi dan mandi. Sejak tahu, Alex pria yang menolobgnya, Andien sangat respek dan tersentuh, begitulah wanita, jika ada seseorang yang peduli dengannya ,maka dia sangat menghargainya, apalagi jika orang yang menolong gak menggilai pujian dan minta di akui. Alex tidak terlihat sama sekali,tipikal pria seperti itu.


" Hmmm pagi - pagi sudah memikirkan big bos, apa aku kena virus , otakku jadi tercemar, oceh Andien dalam hatinya."


Bel pintu Andien berbunyi, Andien pun menuju pintu. Ketika membuka pintu, Andien membuka pintu sambil roti di ujung mulutnya.


Andien bengong melihat sosok Alex ,sudah berpakaian rapi langsung nyelonong masuk.


Andien menujunke dalam, dan menarik roti dari mulutnya. Alex memberikan segelas susu buat Andien.


" Pagi Ndien".


" Pagi," jawab Andien sjngkat.


" Bapak kenapa pagi - pagi ke sini?".


" Kita berangkat bareng".


" Jangan pak, beneran jangan dehhh".


" Saya naik buz".


" Saya ikut".


" Pak ,yang benar aja".


" Bener Ndien", ujar Alex dengan wajah serius.


Andien menempelkan tangannya di dahi Alex, seperti mengukur panas demam.


" Gak demam, "oceh Andien.

__ADS_1


Alex langsung menagkap tangan Andien.


Alex menyium singkat bibir Andien, Andien terkejut.


" Maaf , aku merindukan mu Ndien".


Andien menatap Alex ,Alex membelai wajah Andien dengan lembut.


" Maaf pekerja lapangan,tangan ku kasar ," ujar Alex.


Andien juga membelai wajah Alex.


" Tanganku juga sangat kasar mas, bila mas pria, wajar, ini aku wanita, " ujar Andien.


" Bila tangan ini berguna buat banyak hal, dia jauh lebih hebat dari tangan mulus tanpa melakukan apapun Ndien, " ujar Alex.


" Mas sudah sarapan?".


Alex menggeleng.


Andien dengan sigap membuat omelet dan membuatnya di hadapaan Alex, omelet dengan topping keju.Andien juga menuangkan segelas susu.


" Sarapanlah mas".


Alex tersenyum dan memfoto sarapannya.Dengan hati sangat gembira , Alex memakan sarapannya perlahan.


" Katanya mau pergi bareng, cepetan mas".


Andiennlangsung mengambil piring dan menyuapi Alex.Alex kembali sangat bahagia.


" Cepat kunyah mas, nanti ditinggalin bus, aku jadi terlambat masuk kerja."


" Bos nya disini, don't worry honey".


" Bos harus memberi contoh yang baik, cepat minum susu nya."


Andien memakai sepatunya dan menyelempangkan tas nya.


Alex bergegas minum dan berada disisi Andien.


Andien dan Alex keluar dari apartemen Andien.


Dengan wajah penuh senyuman, Sharon dan Shinai bengong.


🙈🙉🙊🙈🙉🙊


Like yang banyak guysss


Koment

__ADS_1


Vote


Makasihhhh


__ADS_2