
Pagi itu, suasana musim dingin begitu pekat, sudah memasuki musim salju.Tepatnya bulan depan sudah natal.
Andien, Sinai, Sharon siang ini berkeliling kota kecil tersebut, disana sangat banyak pengrajin, mulai dari pengrajin sweeter, penjait pakaian unik .
" Non, lihat pakaian baby inj, bagus kan, buatan Home industri."
" Benar, bagus, apalagi buat baby boy, kita beli dehhhh,"ujar Andien.
Andien ,Sharon, Sinai sibuk memilih pakaian baby boy.
Sebuah pelukan hangat membuat Andien terkejut.
" Mas.....".
" Hmmmmm.....".
" Lagi belanja apa yaaang?".
" Nih lihat jumper baby, jaket baby, sepatu, semua home made, bagus yah mas".
" Ya yaaaang".
" Kenapa.pilih warna pink sih yaaaang, baby kita, baby boy, kalau warna pink feminim banget."
" Teyapi Andien suka mas, satu aja boleh yaahhhh".
" Yaahhh, jangan sampai baby boy kita melambai yaaang".
Andien, Sinai dan Sharon menahan tawa.
" Dijamin mas, baby boy kita semacho daddy nya, emaknya kan tomboy juga, gimana mau melambai, hehehehe", ujar Andien menahan tawa.
" Satu aja, okeyyyyy".
" Okeyyyy".
" Warna biru, navy, cokelat, putih, kan bagus yaaang, lebih warna pria".
" Mas pakaiannya ,kalau gak biru, putih, kaus banyak hitam, apa gak bosan? pengen nyari warna soft?".
__ADS_1
" Gak yaaang, mas malahan aneh pakai kemeja pink, gak banget deh yaaaaang".
Andien ,Sinai, Sharon, dan Benyamin yang baru sampai di toko pun tertawa.
" Benyamin sesekali pakai warna soft, iya kan Ben?".
" Makanya benya.in perlu mak comblang, kurang macho dekati wanita", ujar Alex.
" Gimana mau dekati wanita Tuan, kalau hari kerja karyawan 5 hari, saya nya 7 hari, tidak ada jedah, bentar bentar, Ben masuk ke ruang saya. Mau ngetik nyapa cewek, gak bisa, belum apa apa sudah panggilan cool, Ben....," ujar Benyamin lesu.
" Kalau gak kamu saya jodohin aja Ben".
" Gak ahhh tuan, tuan ajah dek, saya gak mau di jodohin, bukan jaman sitinurbaya lagi".
" Ciyeeee ,mampu gak bos,nyari cewek sendiri? padahal nanya, ada kenalan cewek gak, lucuuuuu," ujar Sinai ngakak
" Sudah jangan jauh jauh, Sinai dan Sharon jombloh lohhhhh, " ujar Andien.
" Sharon jangan Non, dia suka sama mas Reyhan".
" Yang bener nih Shar?".
Sharon hanya diam.
" Baiklah,akan saya bantu kenalkan dengan mas Rey."
" Dengar tuh Shar, apa lagi, pemalu banget deh, " ujar Sinai.
" Yah udah Sinai dan Ben kan bisa ,benar kan mas".
" Mas gak ikutan soal ini yang, mas hanya pendengar aja dehhhh".
" Saya dan Ben non? non gak lihat kami sering adu debat dan ngotot ngototan?",ujar Sinai.
" Ben nyari bahan pertengkaran ,selalu gitu, usil," ujar Sinai.
" Santai....., saya dan tuan juga seperti tom and Jerry, saling adu debat, nihhh bos arogan, ngeselin, kerjaan gK pernah puas, kalau saya lagi di dekati pria, gitu,kumat banget."
Alex ngakak tertawa.
__ADS_1
" Jujur ngaku tuan, tuan nyari keributan supaya di perhatiin non Andien kan, ledek Sinai."
Alex mengangguk dan kembali memeluk sang isteri.
Dekapan Alex membuat Andien merasa nyaman.
" Pakaian baby, sudah komplit kan yaaang?".
" Ya mas, bulan lalu sudah belanja sama mami, beli semua perlengkapan baby, mami ngamuk , kita belum balik ".
" Perlengkapannya belum mami bawa,kelupaan ," ujar Andien.
" Di letak dimana yaaang?".
" Di kamar satu lagi mas, di pack rapi sama Sinai dan Sharon."
" Kalau liat baju anak anak gini, menggemaskan kan non".
" Hmmm,benar Sin, menggemaskan banget", ujar Andien.
Andien dan Alex memilih beberapa perlengkapan baby mereka.
" Di sini aja kita udah beli banyak yaaang, nanti gak kebayang pulang bawa barangnya dedek semana" ,ujar Alex tertawa.
" Anak pertama rada rada kemaruk, itu mami bilang mas, hehehehe," ujar Andien.
Mereka pun tertawa.
🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
"
__ADS_1