Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Akhir Sebuah Perjuangan


__ADS_3

Cuaca sangat extrem, badai salju meliputi berbagai negara,penerbangan juga banyak tertunda,pekerjaan di lapangan pun di hentikan, karena sudah banyak memakan korban, akibat suhu extream.


Mesin pemanas ruangan menjadi mesin langka,karena banyak perusahaan beli, banyak rumah tangga beli, buat menghangatkan suhu ruangan.


Alex yahu, Andien sering merasa kedinginan karena faktor cuaca, karena kantor operasionalnya tidak banyak, maka Alex lebih menikmati waktu nya dengan Andien dan kedua orangtuanya.


Andien lebih banyak Alex papah buat berjalan di taman belakang, itu juga gak bisa maksimal karena cuaca extrim. Andien juga jarang keluar rumah, hanya menatap pemandangan luar dari kaca ruang keluarga, atau dari kaca kamar.


" Minum jus buahnya yaaang".


Andien meraih jus pemberian Alex.Andien rutin Alex berikan jus jeruk. jus mangga, jus bit dan apel, jus buah naga, Andien sangat menikmati jus tersebut, di kehamilan sembilan bulan ini, Andien lebih suka jus dari pada nasi atau olahan daging atau mie.


Alex rutin mengurut kaki Andien, ketika Andien mengalami naik betis.


" Yaaang wajah kamu kenapa pucat hari ini?".


" Andien keringat dingin bang, rasanya gak nyaman mas".


" Mas panggil dokter ya yaaang".


Andien mengangguk.


" Kenapa.Lex?".


" Ansien kurang enak badan mi, keringat dingin".


" Cuaca extrim banget nak, badai salju masih, ini mami sudah suruh Sharon ,Sinai, Mbok Siti dab mbok Ani belanja buat keperluan dapur , karena banyak swalayan kewalahan , banyak stok barang mulai habis di beberapa pusat perbelanjaan. Pelayan dan kita lumayan banyak, jadi mami lebih extra nyetok nak".


" Ya mi, maaf Alex gak sampai sana memikirkannya mi, Alex lebih memikirkan kantor dan Andien."


" Iya nak, gak masalah, semua ada porsi masing masing, mami ngerti kok nak."


" Andien yang harus extra kita perhatikan, menjaga Andien tugas utama kita."

__ADS_1


" Ya mi, ini Alex mau nelepon dokter, Andien keringat dingin."


" Kalau masih hamil belum tua, Mami sudah anjurkan kalian melahirkan di asia nak, suhu extrim gini , sangat sulit bagi kita, apqlagi bagi wanita hamil".


" Badai salju ,sudah banyak memakan korban, pastikan isteri kamu memakai pakaian hangat."


" Ya mi ".


Alex menelepon dokter kandungan Andien.


Tidak lama kemudian, sang dokter datang bersama seorang perawat.


" Mom ...,apa kabar?".


" Baik dok".


" Keringat dingin ya Ndien?".


" Iya dok, kontraksi juga sedari semalam, Andien nahan, lumayan sakit."


" Baik dok".


" Bagaimana kamu rasa Ndien, apa ada sesak?".


" Terkadang malam dok, gak selalu".


" Ini apa sakit Ndien?".


" Ya dok, sangat sakit, Andien meringis."


" Maaf Ndien , apa kamu bolak balik buang air kecil?".


" Ya dok,sejak kehamilan 9 bulan, saya mengalami hal ini dok".

__ADS_1


" Dok, apa iklim mempengaruhi kehamilan isteri saya?".


" Benar pak, semua pasti ada pengaruh. Melihat letak janin, ada kemungkinan janin mendorong terus bagian pintu keluar, maksud saya, janin mencari jalan keluar."


" Kelahiran dini, sangat besar eluangnya, bersiap siap ya pak, jika ada flek, cairan. langsung menuju rumah sakit ya pak".


" Banyak jalan di blokir karena tumpukan salju, kalau bisa , savety nya , tinggal di seputaran rumah sakit. Apartemen napak kan ada di samping rumah sakit, baiknya kesana aja, menghindari jalan di blokir, Andien kesakitan, baiknya kita cari aman ya pak".


" Baik dok".


" Perlengkapan baby, perlengkapan maminya, wajib di bawa ya pak".


" Baik dok".


" Saya suntikkan penguat, namun jika tidak bisa membendung kelahiran baby nya, segera le rumah sakit, selama ini, kita sudah berjuang , demi sang baby lahir dengan organ tubuh yang lebih matang. "


" Jangan khawator ya Ndien, semangat doong, mau jadi mom, harus super kuat ya Ndien."


Andien mengangguk.


Alex meminta Sinai mengantar sang dokter.Sharon dan mami mengepak apa saja yang di butuhkan.


" Kita berangkat yaaang".


Andien pun mengangguk.


😍🥰😍😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2