Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Aku Memanggilnya Om


__ADS_3

" Om, kamu mahir banget goreng ikan, gitu masak gak takut terciprat minyak panas, " ujar Andien.


" Aku sudah biasa bermain dengan minyak, mintak bumi apalagi, kebakaran, kebocoran, sudah biasa, semuanya butuh fisikdan tidak boleh takut. Aku sudah belajar dari kecil Ndien".


" Kalau kamu kenapa suka dengan tehnik Industeri?".


" Aku sering sewaktu kecil di bawa papi saya, dia kan membangun mes buat karyawan, membangun gedung buat perkantoran pertambangan, yah saya ikut, melihat para pekerja keren ,manjat tabung, manjat pipa, suka aja.Ketika SMP dan SMA , saya pun bercita cita meneruskan kuliah, awalnya tebentur biaya, karena sesuatu hal, terus ngikutin seleksi mendapatkan beasiswa, dan diterima di beberapa negara. Dan saya memilih di Canada."


" Sediri di negara orang, tanpa siapa siapa, yah aku harus berani. Kerja part time , berdiri dengan kekuatan sendiri."


" Apa Reyhan tidak membantumu Ndien?".


" Dia mau bantu, tetapi aku gak mau, gak mau makan budi siapapun, sulit makan budi orang lain".


" Soal uang kuliah, aku gak kesulitan, soal biaya hidup, yah kadang sulit, kadang gak."


" Reyhan membeli perusahaan papimu ya Ndien?."


" Ya, Reyhan banyak bantu, dan dia berhasil mengembangkan perusahaan bekas papiku punya, setidaknya perusahaan itu berahlih pemilik, namun pekerjanya aman, bisa bekerja tanpa momok PHK."


" Mamimu dan papimu?".


" Setelah mengalami kecelakaan, perusahaan bangkrut, papiku meninggal 1minggu setelah kwcelakaan, sebulan kemudian mamiku menyusul, aku menjadi anak yatim piatu dan sebatang kara, hanya dalam waktu sekejap."


" Udah ahhhh, jangan bahas masa lalu, cukup menyakitkan, aku gak pernah cerita sama siapapun, Rey mengetahui nya sendiri, dan aku hanya cerita sama kamu, kamu cukup pandai membuai keadaan."


" Oh yaaaa....., masa lalu biar berlalu, masa sekarang ,kamu harus menatap kedepan. Kamu cukup jago manjat memanjat, apa keturunan sinpanse?".


" Enak aja, yah aku belajarlah, manjat gebing, manjat gunung".


" Gak ngajak ngajak".


" Ye...., milyoner gabung sama rakyat jelata, aneh dehhhh, " ujar Andien.


" Jangan bilang milyoner, harta hanya titipan.Mungkin kalau papi kamu gak kena tipu temannya , kamu gak seperti saat ini, " ujar Alex.


" Itu kan kalau, pada kenyataannya kan sudah terjadi, yah sudah,namanya juga takdir, kalau aku bisa seperti saat ini, bukan karena kekuatanku semata, tetapi karena doa orantuaku dari Surga."


Andien memperhatikan Alex memasak, sungguh sangat cekatan dan piawai.


" Kalau kamu melamar jadi chef, mungkin brewok di cukur habis, kamu bakalan jadi chef lumayan juga," ujar Andien.


" Hubungan Chef sama brewok apa?.


" Hubungannya, sedikit jorok, menurut orang orang".

__ADS_1


" Tetapi aku sangat suka jambang seperti ini, kalau aku mencium kamu, kamu bakalan tertawa karena geli".


" Sudah biasa yah mempraktekkan, makanya dapat pujian para bidadari, jambangnya keren?".


" Kamu mau tahu, prakteknya, sini," ujar Alex.


" Gak minat, " ujar Alexa menghindar menghadap ke arah balkon.


Tidak lama kemudian, Andien menerima telepon dari Reyhan.


Andien pun ke balkon mengangkat telepon dari Reyhan.


๐Ÿ“ž Hallo


๐Ÿ“ž Hallo....


๐Ÿ“žBagaimana kabarmu Ndien?


๐Ÿ“ž Baik mas, mas apa kabar?


๐Ÿ“ž Baik juga.Ndien , rapat pemegang saham akan berlangsung, kamu harus hadir, seperti katamu, penghasilan 1p % sahammu selama ini, sudah lumayan , lagi ada yang mau jual sahamnya, kamu minat beli gak?".


๐Ÿ“ž Minat , beneran minat mas.


๐Ÿ“žBaiklah, mereka jual saham seputaran 15% saham. Siapkan berkas ya Ndien, email, sekarang ya Ndien.


Andien menuju ke dapur.


" Al, boleh pinjam laptop, komputer atau apapun?".


" Tuh di meja kerja ,ada laptop ku".


" Pinjam bentar ya Al".


" Ya...".


Andien ke ruang kerja Alex. Disana Andien membuka emailnya, mengirim berkas nya, Andien membaca persenan saham yang di jual.


Andien kembali menelepon Reyhan.


๐Ÿ“žHallo....


๐Ÿ“ž Ya Ndien


๐Ÿ“ž Mas Reyhan, tuh berkas udah Andien kirim ya, kabari ya mas.

__ADS_1


๐Ÿ“žOkay Ndien.


๐Ÿ“žUdah makan kamu Ndien?


๐Ÿ“žBelum mas.


๐Ÿ“žMas pesanin ya!!!


๐Ÿ“žGak usah mas, nih mau makan gratis di trakstir


๐Ÿ“žDi traktir pacarmu Ndien?


๐Ÿ“žBoro boro, pacaran aja gak pernah, dari mana punya pacar,mimpi dehhhh.


๐Ÿ“žJadi pacarku mau Ndien, serius.


๐Ÿ“žGak, jangan dehhh, kita temenan aja yaahhhh.


๐Ÿ“žMas gak mau sekedar tan, mas janji akan menjaga kamu.


๐Ÿ“žKamu rugi dapatkan aku mas, kere, nanti kamu ketiban sial, orang orang kan percaya nasib keluarga ku tragis.Semua hal di kait kaitkan.


๐Ÿ“žAku gak percaya semua hal supranatural.


Lapi mu , hanya di tipu, bukan sial.Papimu terlalu baik dan percaya sahabatnya.


๐Ÿ“žAku takut mas tipu juga, hehehehhe


๐Ÿ“žAku gak akan menipumu Ndien, kamu itu orang yang selalu aku pedulikan, orang yang ada selalu dalam hati aku.


๐Ÿ“žUdah jangan halu dong mas. Info soal saham besok ya.


๐Ÿ“ž Baik Xa, bye ....


๐Ÿ“žBye....


Alex mendengar semua percakapan Andien dan Alexa.Hati Alex sangat gundah.


๐Ÿ•๐Ÿœ๐Ÿ•๐Ÿœ๐Ÿ•๐Ÿœ๐Ÿ•๐Ÿœ


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2