
" Ndien, please , kamu salah paham.Maaf...".
" Makasih sudah PHK saya pak, saya gak harus mengganti 3M kompensasi dari anda, "ujar Andien menjauh .
Alex mendekati Andien. Andien tidak ngeh sama sekali, Alex menarik tubuh Andien dalam pelukannya.
" Maaf".
" Saya sudah maafkan."
" Apa kamu meragukan saya Ndien?".
" Entahlah, kamu yang paling tahu jawabannya."
" Kamu marah Ndien?".
" Enggak pak, saya gak marah, malahan saya bersyukur, saya lebih bisa melihat watak dan tabiat orang lain."
" Kita sudah selesai dan jangan usik hidup saya lagi".
" Ndien, lihat mas, kita saling marah satu sama lain, kamu tahu kan Ri, mas gak pernah menduakan kamu".
" Kamu dengan Dikta kan, kalian mau bersama terserah pak, aku hanya menganggap kalian layak dan setara. Main golf, makan dan kemana mana, apa itu relasi kerja? terserah . Dan aku hanya mau menegaskan, kita selesai.Jangan kejar, jangan usik hidup aku ".
Tatapan Alex dan Andien saling bertemu.
" Jangan membenci mas Ndien. Perusahaan mengalami banyak masalah."
" Saya sudah di PHk pak, jadi jangan bahas masalah kantor sama saya."
__ADS_1
Andien langsung keluar begitu pintu lift terbuka.Bergegas berjalan di lorong, di ikuti langkah Alex.
" Sampainkapanpun mas gak nerima ini semua Ndien, kita tidak pernah pisah. Sampai kapanpun."
Alex langsung meraih jemari tangan Andien.Menariknya masuk ke dalam apartemennya.Alex.mendekap Andien dengan erat, bahkan Alex sangat gundah ,air mata penyesalan Alex berada di ujung matanya.Alex memejamkan matanya.
Alex meraih wajah Andien ,perlahan mencium Andien dengan lembut.Walau Andien berontak, ex mendekap Andien.
Sesudah ciuman itu, Andien menjauh dan Alex mendekap erat tubuh Andien dari belakang.
" Kamu salah paham Ndien, mas gak mau, Dikta nyakiti kamu, kalau dia tahu kamu pacar nya mas.Mas melindungi kamu, karena dia wanita nekad."
" Harusnya kamu tegas sebagai pria, bukan menjalin kerjasama dengan mantan kamu, kamu mencari keuntungan mas? kamu harus mengorbankan aku, baik. Dalam hidup harus memilih."
Andien mendorong tubuh Alex. Andien pun bergegas masuk ke dalam apartemennya .Cita bengong melihat mata sembab Andien.
Air mata Andien terus menetes,perasaan dan hatinya perih.
Sedangkan Alex mondar mandir di apartemennya. Alex bolak balik menelepon Cita,namun Cita gak menggubris sama sekali.
Ketika alarm berbunyi, Andien dan Cita pun bersih bersih.
Mata sayu Andien , dia samarkan dengan memakai kaca mata.
" Kamu sayang dan cinta sama Alex?".
" Kok suka cowok yang cool gitu sih Ndien, baiknya suka tuh sama cowok yang lu,u, buat kita happy, walau wajah nya B aja, alias biasa za, tetapi paling okey, dapat yang ganteng plus lucu lagi, limited edition Ndien, "ujar Cita.
" Kalau cowok wajahnya lucu gitu, bqwaan aku jadi gak seriusan loh mbak, beneran ,jadi enakan di jadiin teman, mirip mas Rey."
__ADS_1
" Kamu dalam banget menyukai Alex Ndien".
" Hmmm, terlihat bodoh ya mbak?".
" My be. Tapi Alex dan Dikta pacaran dulu banget hanya 2 bulan,itu juga Alex gak ngeh ke Andien."
" Kalau gak ngeh kenapa bisa main golf sama mbak, makan malam bersama, gak menghargai aku banget kan, selaku pacar, yah harusnya ada jarak.Yah udah deh mbak, mungkin akunya aja cinta sepihak.Sakit ,berdarah darah nih hati aku , aku gak mau jadinorang bodoh lagi".
" Mungkin aku jadi bahan uji cobanya aja , mbak, mikirnya gitu sih".
" Udah ahhh mbak ,gak usah ngebahas mantan, jadikan pembelajaran, gak usah pacaran ,tunangan trus nikah aja."
" Beneran Ndien?".
Andien hanya tersenyum.
Burung besi membawa mereka menuju Bali.Dan Andien sangat bahagia, perjuangannya berbuah manis ,kos kosannya sudah banyak di huni.
Cita salut dengan perjuangan Andien. Andien juga membuka butik, Andien pernah mengambil kelas desain 3 tahunan, ketika bertugas di Paris.
Andien sibuk membuat sketsa pakaian, mencari bahan , dan menenggelamkan dirinya dalam kesibukan agar dirinya tidak mengingat Alex.
🥰😍🤩🥰😍🤩😍🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment