
Andien dan ibunya Marcho terlihat saling bercanda. Sementara di sebuah meja, terlihat sepasang suami isteri yang memandang Alexa dengan tatapan rasa kagum dan suka.
Andien menjadi kikuk karena tatapan tuan dan nyonya tersebut.
" Gak boleh minum alkohol ya Ndien , kamu kalau udah mabuk, menyeramkan, " ujar Marcho.
" Hanya satu teguk, bisa buat hidungku di jewer," ujar Marcho ngakak.
" Benar, aku sampai kewalahan, Marcho tertawa."
Sesosok pria mendekati Andien.
" Kenapa gak bilang kamu disini Xa, kita bisa pergi bareng", ujar Alex.
" Maaf tuan, saya juga di undang buat nemani pria ini, jadi bukan di undang mempelai", ujar Andien.
" Ndien, sini dulu yukkk".
" Kemana? ngapain?".
" Ada dehhh, yuukkkk".
" Terus Marcho?".
Tanpa menjawab, Alex sudah menarik tangan Andien , Andien hanya bengong, syok dengan reaksi dari Alex.
" Kamu kemari gak ada pasangan, jadi sampai narik narik aku segala?".
" Benar, aku jomblo, dan butuh pasangan".
" Aku nemani Marcho, bukan kamu".
" Tidak begitu aku melihatmu Ndien, "Alex menaik turunkan alisnya.
" Pemaksaan dehhhh, " gerutu Andien.
" Benar, " ujar Alex ngakak tertawa.
Tatapan Alex tertuju pada sepasang pria dan wanita.
" Mom, Dad. kenalkan, ini Andien, " ujar Alex.
Andien dengan terpaksa menyunggingkan senyuman kaku nya.
__ADS_1
" Kamu kenapa Ndien? sakit perut?" tanya Alex.
" Kamu apaan sihhh", gerutu Andien.
" Senang mengenalmu Andien, dari tadi saya dan Daddy Alex memperhatikan kamu, kamu punya foto, banyak di kamar anak saya, "ujar sang mami.
" Foto? kamu nyulik mem foto aku yahhhh, ihhh paparazi banget."
" Mommm, jaga rahasia", ujar Alex menaik turunkan alisnya.
" Bukan rahasia lagi boy, kamu hanya menyukai satu wanita, san wanita yang kamu sukai ini, memang iatimewa, kamu kan sulit buat jatuh cinta, begitu jatuh cinta ,sulit mengungkapkan, saat nya kamu ungkapkan Lex, kalau gak tuh pria bersama Andien tadi , terlihat menggilai Andien, "ujar sang mami.
" Dia teman masa kecil aku Madam, bukan siapa siapa, hanya nemani", ujar Andien meluruskan perkataan mami Alex.
" Jadi kalau sama Alex gimana perasaan kamu Ndien?".
Andien bengong dengan pertanyaan mami Alex.
" Alex hanya senior saya madam, gak lebih," ujar Andien kikuk.
" Bohong dia mi, dia lagi memikirkan nerima Alex atau gak", ujar Alex.
Andien kembali menunduk.
" Kekurangan Alex apa sih Ndien, makanya kamu gak nerima Alex.Kalau saya liat, kamu dan Alex cukup dekat".
" Alex sifatnya ngeselin ya Ndien?".
" Bangetttt," ujar Andien.
Alex, mami dan daddy Alex pun tertawa.
" Jika dia menyukai aesuatu, pasti gitu sifatnya, beneran Ndien."
" Usil gitu?" Andien bengong.
" Tetapi dia gak akan cuek, memperhatikan detail dan menjaga, tabiat Alex yah gitu".
" Kamu main ke rumah Ndien, saya menunggu calon mantu, cepat cepat nikahan aja. Foto kamu manjat,keren Ndien, saya suka liat kamu, saya terlalu feminim ,kata Alex.Topikal Alex anti sama cewek lemah lembut, dia suka sama wanita yang kuat, tangguh, seperti kamu".
Andien terbatuk batuk ,dan dengan sigap Alex memberikan air mineral pada Andien.
" Sweet banget anak mami", chayoo nak berjuang tahlukkan hati Andien, mami dan daddy setuju,lanjut nakkkk".
__ADS_1
Andien kembali bengong.
" Sa..salah paham madam, Sir. benar benar salah paham".
" Yah mi, aku harus tunjukkan pada Andien, aku sungguh sungguh."
Alex memeluk pinggang Andien.
Andien mencubit tangan Alex, namun Alex tidak bergeming.Membuat mami dan papi Alex tertawa.
" Kulit badak, " ujar Andien.
" Hmmmm, kita pulang sama ,tidak ada kata bantahan, bilang sama tuh, "ujar Alex menatap ke arah marcho.
" Aku balik sama Marcho,tadi datangnya sama dia," bisik Alexa.
" Tidak, dan gak boleh pergi dengan siapapun, " ujar Alex mempererat pelukan di pinggang Andien.
" Kamu apaan sihh, ngatur ngatur segala", ujar Andien.
" Kamu calon isteriku, aku sudah lamar kamu , benar kan Ndien."
" Aku masih kuliah".
" Aku akan tunggu kamu Xa".
" Kalau gak, kita menikah aja , kamu tetap.lanjut kuliah, " ujar Alex.
" Ngacooo, " ujar Andien hendak berjalan .
Masih satu langkah , Alex menarik kembali tubuh Alexa ,hingga berada dalam dekapannya.Semua mata tertuju pada Aniden dan Alexa.
Mamy Alex dan daddy nya tersenyum bahagia.
" Weekend bawa ke rumah Lex."
" Baik mom", ujar Alex.
🤩😍🥰😍🤩🥰😍
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment