
Alex melenyapkan menu soda dan ayam goreng karena tahu, Alexa pengagum berat menu tersebut.Alex tidak mau Alexa mengalami masalah lagi, karena over menyantap makanan tersebut.
Alex tersenyum menyantap mie yang sama dengan Andien santap.
Andien menyingkirkan sayuean dalam mie.
" Ndien ,kamu gak makan sayurnya?" tanya bu Martha.
" Sttttt...saya gak suka sayur bu, beneran".
Alex sangat tajam pendengarannya dan mendengar apa yang Andien katakan.
" Kamu makan sayuran apa Ndien?".
" Gak ada bu, sayuran paittt".
" Hidupmu gak sehat Ndien, gak ada yang ngaeasi. makan kamu amburadul, anak ibu aja, makan sayuran ,masa kamu kalah sa a anak kecil!!!".
" Sejak sebatang kara , rasanya mau hidup gimanapun sama aja bu, tetap sendiri.Ibu gak tahu, hampir 1 tahunan saya konsumsi mie instant, biar cepat mati, yang adanya masuk rumah sakit, gak mati hehehe", ujar Andien.
" Memang berat ya Ndien kehilangan keluarga, tiba tiba sendiri berjuang".
" Ya bu, tidak ada yang mau mendekat,apalagi orangtua saya bangkrut,utang banyak, pusing banget bu."
" Kamu sudah jago Ndien, berusaha tegar ,kuat, bisa tamat kuliah, jadi gadis manis, baik, tomboy, kamu orangnya juga lucu".
" Gadis manis apaan bu, adanya acemmm, "ujar Andien tertawa .
" Ada kamu, ibu gak bosan, kamu tukang melucu Ndien."
" Beneran bu? saya jadi pelawak aja ya bu, hehehehe,masuk yuk bu, kerjaan saya lumayan banyak".
Andien menggandeng tangan bu Martha.
" Bu,kita harus gercep, cepetan masuk lift , jangan sampai ketinggalan laginkita bu, masuk lift ," ujar Andien.
Bu Martha tertawa.
Alex tersenyum melihat Andien .Para karyawan pada bengong melihat lirikan mata Alex dan melihat Alex tersenyum.
Andien dan bu Martha pun kembali bertugas.Pinggang Andien rasanya mau patah, dia pun kembali mengambil kartonnya.
" Kartonnya buat apa Ndien? mau tidur lagi?".
" Stttt, pinggang capek bu dari pagi, pengen lurusin bentar, bu tenang aja ya bu di boncengan",ujar Andien menahan tawa.
Bu Martha ngakak.
Sesudah Andien merapikan karton yang di kempesin, Andien meluruskan badannya.
__ADS_1
" Ndien , ********** nampak".
" Ibu tutup mata bentar, nih pakai pants kok bu."
" Aduh rasanya enak banget lurusin pinggang bu, andai kerja bisa tiduran, enak banget ya bu."
" Ada kerja yang tiduran aja, apa mau?".
" Ihhh, ibu jadi genit dehhhh".
Andien menyetel laptopnya, dan kembali mengerjakan pekrjaannya, melepas sepatunya dan meludurkn badannya, menumpu dagunya dengan bantalan kursi.
Andien merampungkan pekerjaannya sambil meneguk air putih.
Andien menyetel lagu BTS, kemudian bergegas memeriksa semua pekerjaannya kembali.
Alex kebetulan baru kembali bertemu klien, sengaja mampir ke ruangan Andien.
Alex bengong melihat Andien tidak berada di mejanya, ketika dia dengar kicauan Andien bernyanyi, Alex menepuk jidatnya ,melihat Andien di bawah meja bekerja dengan santainya.
Alex pun langsung masuk, dan menunduk ke bawah meja.
" Bra kamu pink, " ujar Alex usil berbisik.
Wajah Andien memerah.
" Saya lagi ngecek karyawan , ternyata ruangan ini mempunyai karyawan aneh, " ujar Alex tertawa.
Andien langsung berdiri merapikan kemejanya dan buru buru memakai sepatu tumit 4cm nya.
" Pekerjaan mu apa sudah selesai Ndien?".
" Udah pak, saya barusan email ke bapak dan ke bu Martha."
" Besok kita berangkat pesawat pertama Ndien."
" Baik pak, tugas berapa lama pak?".
" Bawa perlengkapan 1bulanan Ndien. terkadang kalau memungkinkan bisa balik ke kantor sini," ujar Alex.
" Bu Martha apa ikut bu?".
" Gak Ndien, sudah tua, mana sanggup saya manjat, biasa saya mantau pengerjaan lapangan lewat big bos , yang ikut biasanya James , Felix, Rio, Nathan, itu aja sihhh , mereka paling ahlih dalam proyek, tetapi big bos biasa mantau langsung, mana mau gak cek ke lapangan".
" James ikut ya bu, gak keliatan, apa sibuk kerja tadi di ruangannya? " tanya Andien.
" Kamu happy banget Ndien, James ikut".
" Ya iyalah pak, ada teman yang nyambung ngomong ,ikut dalam proyek kan enak".
__ADS_1
" Kamu gak senang aku ikut Ndien?".
Andien menaikkan kedua tangannya.
" Kejam banget kamu Ndien," ujar bu Martha.
" Ihhh, ibu kok bela bos sihhhh".
" Pria kalau sudah mencintai kita, di hargai Ndien, jangan salah pilih. Ibu ngenal bos, baik, hanya sedikit aneh dan kaku. "
" Kayaknya gak sedikit bu, banyak, "ujar Andien menahan tawanya.
" Ketulusan itu Ndien, jangan disia siakan.Kalau nanti ada kepincut cewek, apa kamu iklas nerima?".
" Kalau big bos kepincut cewek, bagus dong bu, berarti rasa suka, rasa cinta itu gak kuat, gak lulus uji emisi bu.Setiap orang pasti banyak mikir, kalau gak jodoh, dipaksain juga gak jodoh bu".
" Tetapi mengenal kan harusnya boleh Ndien.Jangan asal milih juga kan bu".
" Ya ,karena kamu ngandalin diri sendiri, mau gimana lagi yah Ndien."
Alex duduk di kursi Andien.
" Kamu di bawah ngapain Ndien."
" Piknik sambil kerja pak, "ujar Andien Asal.
Benyamin dan Bian menahan tawa mereka.
Sedangkan Alex menggaruk kepalanya.
" Serius dong Ndien".
" Saya serius pak. Bapak gak liat saya sungguh sungguh ".
" Ikut saya, perintah Ndien."
" Kemasi sekalian tas kamu, udah mau jam pulang juga."
" Baik pak," ujar Andien dengan malas malasan.
😂🤣😅😆😅🤣😂
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1