Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Restu


__ADS_3

Alex menarik Andien duduk di sampingnya. Andien tidak banyak bicara . Andien merasa , seperti berada di negeri dongeng. Andien speechless dengan keadaan disana.


Alex menahan senyum nya.


" Kenapa hanya dia yaaaang?".


Andien mengerutkan dahinya.


" Saya permisi, masih banyak pekerjaan, kilah Andien."


" Gak, 2 minggu lebih mas pergi,satu Wa gak ada kamu kirim ke mas. Kalau mas Wa baru kamu balas, gak ada inisiatif sendiri."


" Saya gak mau ganggu, beneran, " ujar Andien.


" Teyapi kamu ambil cuti ke bali, sampai minggu pun jadinya masuk kerja ,menggantikan hari kamu permisi."


" Ada urusan mas, beneran".


Kedua orangtua Alex ,tersenyum melihat komunikasi Andien dan Alex .


Andien berdiri. Namun Alex menarik Andien ,hingga Andien terduduk.


" Lex ,kamu menawan Andien."


" Alex merindukan nya mi".


" Sekali jatuh cinta, kamu gak kenal tempat boy," ujar sang papi tertawa.


" Cepat di halal kan nak.Papi dan mamimu pengen nimang cucu".


" Harus nya dari beberapa tahun lalu kamu pacaran nak".

__ADS_1


" Gimana mau pacaran toh pak, sedari SMA , Alex sukanya sama Andien aja, sampao kuliah juga gitu," ujar Mami Alex.


" Di terima jadi kekasih, setwlah berjuang jatuh bangun pi, tuh juga udah di terima, Andien masih banyak mikir , takut orang mami dan papi gak nerima dia, takut di kata katai orang, Andien sangat senditif mi".


" Gak boleh gitu Ndien, kami bukan orangtua kolot, apapun yang membahagiakan anak kami, kami dukung, selama pilihannya sungguh sungguh dia cintai sepenuh hati.Dan harus setia sampai akhir.Tidak ada cerai, mami sama papi gak mau ,anak kalian kelak korban perceraian.Di keluarga papi dan mami perceraian tidak pernah ada.Jika salah paham, pelarian bukan selingkuh, jika penat, cari kegiatan, lakukan ber dua."


Andien hanya menunduk.


Ketika pamitan kembali bekerja, Andien di ikuti oleh Alex. Alex tersenyum di samping Andien.


Alex hendak mengambil tangan Andien, Andien lebih bergegas berjalan. Namun Andien lebih bergegas berjalan. Ketika mendekati pintu, Andien menjukurkan lidahnya, mencibir Alex dan melambaikan tangannya, sambil tertawa terbahak .Andien mengunci langsung ruangannya.


" Ehemmm ehemmm, ihhhhh pakai kunci pintu segala, babang tamfan nya baru balik, langsung kesini loh Ndien."


Andien bergegas ke meja nya ,meneguk minum nya. Andien tidak dapat berkata kata dengan perubahan yang ada pada saat ini.


Setelah begitu panjang kesedihan yang Andien alami, hari ini sampai speechless, tidak bisa berkata apapun.


Andien merasa mungkin doa nya selama ini, kesabarannya Tuhan jamah dan jawab.Selama ini Andien begitu minder, begitu sedih dan bingung dengan jalan yang akan dia lalui, merasa sendiri, tidak ada tempat berlindung.


Andien bersikap wajar saja.


" Bu, jangan membesar besarkan, Andien gak mau hu, Andien takut, perjalanan masih panjang, buat orang gak punya harus selalu membumi bu, lagian gak tahu juga kan bu, jodoh atau gak jodoh. Ibu jangan cerita ya ke siapa siapa."


" Ketakutanmu wajar sih Ndien, andai gak jodoh, kamu pasti di bully wanita yang menyukai big bos, dunia kan gitu, susah liat orang senang dan senang melihat orang susah, alias SMS".


" Ya bu, benar."


Andien kembali mengerjakan pekerjaannya. Menelepon ke beberapa manajer lapangan.Dan tidak terasa sudah sore.


" Pacaran gak sama dengan menikah Ndien, jauh beda.Hanya kita seperti ratu,jika mendapatkan pasangan yang baik, tetapi akan menderita ,jika mendapatkan pria tidak baik".

__ADS_1


" Makanya ,jika melangkah, banyak keraguan , banyak pertimbangan, belum tentu di semasa pacaran, semua kita liat."


" Pernikahan gagal sering karena banyak faktor Ndien, orang ke 3, karena kesibukan masing masing, komunikasi kurang, jarak, egois dan saling tidak percaya.Tahunan pacaran gak menjamin rumah tangga utuh, sebentar pacaran juga bukan gak mungkin langgeng sampai kakek nenek".


" Dalam hidup, semua ada namanya takdir, jodoh dan maut, seperti aku bu, sebatang kara, kadang dulu sering nanya ke Pastor, kenapa masih hidup, keluarga yang lain meninggal,.Pastor jawab, aku mempunyai takdir sendiri, aku akan di bentuk dari anak yang manja , berubah menjadi anak yang kuat.


" Namun beberapa moment, seperri sebentar lagi kan mau natal bu, aku ke ingat, mami ku sibuk masak kue. keingat papi ajak ke mall, beli baju baru.Aku sering jalan ke mall, bisa nangis, memandang keluarga utuh melakukan hal yang sangat sangat aku rindukan."


" Malam natal, aku bolak balik di ajak keluarga Rey ke rumah mereka, aku gak pernah mau bu, bagaimana. pun aku orang luar, mereka kan keluarga inti."


" Aku jalan di tengah keramaian, makan sendirian ,kerasa banget.Aku nginap dekat laut bu, tabur bunga ,jika aku merindukan mereka.Keluargaku akrab, dekat, sangat sulit move on bu".


" Wajar Ndien,nama nya orangtua,saudara".


" Ibu kalau natalan ngapain?".


" Suami ,bakal masak masak, saya jadi asisten.Kumpul ke rumah pihak suami, dan kumpul, ada aja dilakuin, BBQ, nyanyi, macam macam Ndien.Pas tanggal 25 nya, berangkat ke rumah keluarga saya, jumpa dengan pihak saya semua."


" Pasti seru banget ya bu"


" Benar Ndien, sjami saya anak satu satunya. Makanya anak saya 4 Ndien, biar gak sunyi."


" Wuihhhh dasyat bu, 4 lohhhh".


Bu Margareth tertawa.


🥰😍🤩🥰😍🤩


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2