Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Dinas Kalimantan


__ADS_3

Andien menerima laporan pembangunan kos kosan miliknya , keluarga Reyhan sangat banyak membantunya.


Andien tidak mau menceritakan apapun dan pada siapapun ,termasuk pada Alex.


Andien hanya ingin pujya sesuatu, apa kedepannya, jika seseorang mengecewakannya ,paling tidak pemasukannya masih ada dan usaha nya juga ada.


Menurut Andien ,wanita harus cerdas menggunakan uangnya, ber investasi di bidang apa. Jika sudah punya anak, gak bakalan bisa mikir ini dan itu, masih belum menikah ,yah bebas melakukan apapun, yang positif.


Andien meneguk air mineralnya . Andien tersenyum memandang video lucu Rere dan Giska , teman SMA Andien dulu.


Andien merasa temannya sedari dulu, kocaknya gak berkurang.


Rere dan Giska mengajak Andien menonton konser musik, bahkan tiket nya mereka belikan. Andien di suruh pakai pakaian serba hitam.


Andien tidak melihat Alex , Andien pun berjalan kaki sore itu balik ke apartemennya.


Andien hanya me Wa Alex ,bahwa dia pergi jalan bareng teman nya.


Andien pun mandi dan berpakaian.


Andien memanggil taxi dan mengantarkannya ke lokasi konser.


Andien mengangguk angguk ketika Rere mereka ledekin.


Rere sepupuan dengan Alex. Andien tahu dari Rere.


Andien melihat kedua temannya Rere dan Giska menghampirinya .Dan disana, si tampan Nathan tersenyum pada Andien.


" Nat....",ujar Andien tersenyum.


Nathan langsung memeluk Andien ,sangkin merindukan sosok Andien.


" Ihhh, main peluk aja, "ujar Rere.


" Aku benar benar happy bisa bertemu sama kamu Ndien."


" Aku juga Nath, sejak aku pindah tiba tiba sewaktu SMA, loss kontak langsung",ujar Andien.


" Yuk masuk, ujar Nathan bersama seorang pria ,kenalkan Ndien ,ini namanya Calson ."

__ADS_1


Andien dan Calson bersalaman.


Sudah pasti para fans masuk dengan berdesak desakan.Calson dan Nathan membentengi Andien.


" Hei boy, aku dan Giska kenapa dicuekin sihhh, hanya bentengi Andien sihhh".


Nathan dan Calson tertawa.


" Kalau aku, kisah lama belum kelar, "ucap Nathan.


" Kalau aku , sangat tertarik dengan Andien. Beneran menyukaimu Ndien."


" Eittttsss gak bisa, Andien gebetan sepupu aku, benerannnn, gak mauuuuu", ujar Rere.


" Kenapa sih Alex gak nembak nembak kamu Ndien, liatlah , saingan dia banyak banget, masa aku yang jadi bkdyguard sihhhh".


" Eitssssss.....persaingan secara sehat dong Re, siapa cepat, dia dapat, siapa yang lebih disukai Andien," ujar Nathan.


" Aku keingat, Nathan bela belain sampai nyanyi buat kamu, kasi buket mawsr gedek waktu valentine , sungguh banyak yang iri sama kamu Ndien, diperlakukan seperti ratu".


" Dan kakian apa tahu, Nathan sekarang, bukan Nathan yang gak mau belajar, Nathan dokter spesialis jantung terkenal di Inggris," ujar Giska.


" Beneraran pria urakan, pria banyak tingkah, profesinya dokter,luar biasa," ujar Andien.


" Ndien ,jangan segitunya ding di bahas masa lalu ku, malu juga" ,Nathan menggaruk kepalanya.


Andien, Rere Giska, Nathan dan Calson pun hanyut di tengah hingar bingar musik kesukaan mereka.


Tatapan Calson membuat Rere benar benar risih.


Rere merekam gimana Andien di dekati teman mereka. Juga Nathan yang sangat respek dan peduki sama Andien.


" ΔΆta ber 5 ,jomblo semua, " ujar Rere.


" Jika Andien terima perasaan ku, bakalan gak jomblo lagi aku dan Andien, iya kan Ndien, " ujar Nathan.


Alex menunggu di luar tempat konser. Namun Alex tidak kehabisan akal, dia mengenal promotor penyelenggara musik, Alex memberi telepon sabg promotor pada penjaga konser.Alex pun di persilahkan memasuki konser yang sedang berlangsung.


Alex menghubungi Rere, Rere meberitahu posisi mereka.

__ADS_1


Alex melihat teman masa SMA mendekati Andien.


Alex langsung meraih jemari Andien.


" Ndien, kamu gak ngajak mas".


" Mereka yang beliin tiket mas, beneran," ujar Andien dengan polos.


" Mas ,kok bisa masuk?".


" Mas kenal promotornya."


" Heiiii, Nath, apa kabar?".


" Baik, ujar Nathan dengan tegas


Mereka saling bertatapan.


Ketika ada penonton yang saling dorong, Alex mendekap Andien dengan erat.


" Hey hung, tangan anda," ujar Nathan.


Andien dan Nathan saling menatap, Andien menundukkan wajahnya.


" Kamu selalu menghindar ketika mas menyatakan perasaan mas, bisik Alex di telinga Andien."


" Kita butuh waktu mas".


" Berapa lama Ndien, mas gak mau,kamu terus terusan di dekati pria, mas sangat cemburu", ujar Alex.



🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2