
Alex sangat bahagia, dimana ketika tidur sudah ada yang menemani, ketika bangun ada wanita yang dicintainya disana.Pelukan Alex mendekap Andien.
Dalam pelukan Alex , Andien merasa nyaman. Namun ketika Andien sedang tidur, Andien tiba tiba terlihat gelisah dan keringat bercucuran di dahi dan di sekujur tubuhnya.
" Ndien, Ndien kamu kenapa yaaang? Ndien...," ujar Alex sangat khawatir. Nafas Andien tidak teratur, bahkan Andien seakan menangis dalam mimpinya.
"Yaaaang, yaaaang, " Alex membangunkan Andien dan menepuk pundak Andien perlahan.
Andien tidsk lama kemudian bangun dan mendekap.Alex dengan mimik ketakutan.Alex tidak pernah melihat Andien seperti mimik saat ini.
Dekapan erat Andien rasakan , membuat dirinya perlahan menjadi tenang.
" Apa mimpi ?".
" Ya mas," ujar Andien.
Pagi itu, Andien mengerjakan pekerjaan nya, berkutat dengan berbagai angka, juga berkutat dengan banyaknya tahapan dan SOP team pengerjaan.Andien juga membaca tender yang di email bagian proyek.Mencek satu persatu. Setiap Andien bekerja, dia memang sangat fokus dan serius.
Orangtua Alex hanya bisa bengong melihat aksi menantunya di kamar tidur, lembaran pekerjaan, laptop berada di atas ranjang, ada dua laptop sedang Andien operasionalkan. Andien sibuk dan sesekali memutar pensil yang dianpegang di salah satu tangannya.
" Pi, mantumu, kalau udah kerja , serius bener," ujar mami Alex.
" Ya ,benar, dia selalu tanggung jawab dalam bekerja.Kamu tahu sendiri kan , dia wanita mandiri, Alex mana?".
" Alex gak mau ganggu, tuh lagi nge gym di bawah".
" Alex ,lagi galau, Andien kan terikat kontrak kerja, Alex suruh bayar kompensasi, Andien mana mau. Alex ngalah, ke Canada pi".
" Ya sudah mi, mereka sudah dewasa,sudah tahu, apa yang terbaik buat mereka. Biarkan mereka memutuskan , biarkan mereka menjalani rumah tangga,kita hanya penonton.Setiap hubungan dua manusia pasti ada pro kontra,pasti ada perbedaan, bagaimana mereka menghadapinya bersama, bagaimana mereka mencari solusi, itu intinya mi".
" Tepat pi, terlalu dikekang, isteri juga gak mau kan pi, sudah biasa bekerja,
" Semakin di kekang ,wanita semakin berontak, buktinya banyak kan wanita walau sudah menikah tetap berkarir," ujar mami Alex.
" Mami gak ada masalah, Andien juga kuliah dan bekerja meraih posisi seperti saat ini bukan mudah, berapa banyak waktu dia curahkan buat belajar, tanpa deking, berjuang buat masa depannya."
__ADS_1
" Benar mi, benar, bukan gampang wanita mengambil jurusan teknik industri."
Andien kembali mengeprint bahan pekerjaannya dan Andien berbaring, Andien merasakan lelah.Orangtua Alex pun menuju ke lantai bawah, duduk menikmati coffee mereka.
Alex selesaj gym menghapus keringatnya dan mendatangi kedua orangtuanya.
" Lagi galau Boy?".
Alex hanya tersenyum.
" Proyek di Venezuela belum kelar pi, sedangkan Andien akan ke Canada."
" Masalah LDR?".
Alex mengangguk.
" Proyek Venezuela berapa persen lagi rampung Lex?".
" Memakan waktu 2 bulan pi."
" Entahlah, pastinya nanti harus bicara sama Andien."
" Ya nak, bicarakan baik baik."
🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Lupa
Like
vote
Koment
" Apa rutin seperti ini yaaaang?".
__ADS_1
Andien hanya menunduk.
" Maaf membuat mas gak nyaman," ujar Andien.
" Kamu mimpi apa yaaang?".
Andien menunduk sedih.
" Terkadang ,peristiwa kecelakaan yang di alami keluarga Andien, tepat nya di depan mata Andien, kembali terulang ,dikala sedang tertidur."
" Peristiwa itu begitu sulit Andien lupakan. "
" Mas bawa kamu ke psikiater, kita konsultasinyahhh".
Andien hanya diam.
" Sejak kepergian keluarga Andien, Andien sudah di bawa ke berbagai Psikolog mas, Mas Rey, mami dan papi nya membawa kemanapun Andien berobat, namun gak ada hasil, perlahan semakin berkurang, namun tetap masih bisa terbawa mimpi, dan ketika melihat kecelakaan ,Andien biasanya menjerit, karena peristiwa kecelakaan keluarga Andien terjadi di depan mata kepala Andien sendiri."
Andien menunduk dan terisak sangat sedih.
Alex mendekap dan mengusap wajah Andien.
" Semua ini sangat sulit Andien jalani, sungguh...," ujar Andien dengan berlinang air mata.
Alex mendekap Andien dengan erat. Membelai rambut Andien.
Alex memberi Andien minum air putih, perlahan Andien pun meminumnya.
🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment