Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Kembali


__ADS_3

Andien menjalani perawatan, Alex mendatangkan dokter dari Jerman, untuk mengawasi kepulangan Andien ke Canada.


" Bagaimana keadaan kamu yaaang?".


" Baik mas".


" Apa perutnya masih ada sakit?".


" Gak ada mas".


" Canada lagi musim dingin, rentetan negara kita lalui juga. Pakai jaket ya yaaang".


" Hmmm, " ujar Andien.


Di pesawat Andien merasakan kehangatan, Alex selalu mendekapnya.


" Yaaang, istirahat di kamar saja, mas liatin kamu ngelus pinggang, apa sakit?".


" Pegal aja mas".


Andien perlahan berdiri, dengan penuh kasih sayang ,Alex membimbing Andien ke kamar di pesawat Jet pribadi milik nya.


" Berbaringlah yaaang".


Andien pun mengangguk.


" Aku terlihat lebih lemah ya mas,apa karena hamil?".


" Gak lemah sayaaang.Kamu wanita perkasa".


" Ihhhh".


" Beneran loh yaaaang, kamu dan mas kalau duel ,kita seri."


Wajah Andien memerah.


" Pengaruh kehamilan ,bisa buat seperti lebih lemah dan efek nya ke badan beda beda,kan dokter kandungan panjang lebar jelaskan."


" Ya mas, 9 bulan lebih harus menahan efeknya", ujar Andien.


" Hmmmm, kandungan mu masih satu bulan yaaang, rentan sebenarnya naik pesawat, tapi mas gak mau kamu di India, mas gak bisa berjauhan. "


" Alkan bilang apa sama kamu ,sewaktu di kantor waktu kamu pamit?".


Andien hanya diam.


" Yaaaang, jujur,ngomong".


" Emmmm....., dia bilang, aku wanita yang dia cintai."


Dengan mengeratkan tinjunya Alex menahan amarah.

__ADS_1


" Terus," ujar Alex.


" Gimana mau lanjut, mas udah ngepal tinju, seram", ujar Andien.


" Mas hanya nahan emosi yaaang, kamubitu isterinya mas lohhh, dia nyatakan perasaan nya ,gak mandang mas dan gak menghargai pernikahan kita."


" Orang lain ,gak mandang pernikahan kita, gak masalah mas, intinya kan kita, kita harus menghargai pernikahan kita,kita harus menjaga ,kita harus benar benar solid dan saling mencintai, kita harus kuat, setia dari godaan apapun, baik kita hidup berdampingan atau berjauhan ,iya kan mas".


" Iya dekkkk".


" Ihhh,mas serius gak? tumben banget panggil adek, biasa juga Andien.Jangan panggil mami,kalau kita udah punya anak, emang Andien maminya mas, Andien gak mau kayak emak emak lain, panggi isterinya Bundalah, mama lah, mami, yang lain doong, jangan panggilan gitu".


" Mau di panggil darling yaaang? my love? atau mau di panggil cintaku?".


" Cintaku aja".


" Nanti kalau anak kita ngekor panggil kamu cintaku, niru mas ,gimana?".


" Yah tugas bapak nyalah ngajari anak, panggil mami atau deddy ,bukan cintaku".


" Yaaaang..., kamu semakin manja sama mas".


" Pengaruh kehamilan kali ya taaaang?".


" Gak,nih bukan ngidam, tapi isteriku lagi bucin akut sama suaminya".


" Ihhhh, mas ke PD an dehh, endak ,mas ngaku ,mas kan yang bucin akut sama aku kan?".


" Ya yaaaabg, dimanapun mas tugas, mas sangat gak bisa gak sama kamu, mas merasa hampa mas ingin selalu ingin berdekatan.Dan mas kalau tugas bakal boyong kamu, beneran yaaang".


Alex mengendus leher Andien.


" Jangan mancing mas".


" Gak yaaaang, mas akan nahan, karena kamu baru pulih."


" Suamiku sangat baik, beruntungnya aku.Semoga abadi dunia dan akhirat yah mas".


" Amin sayaaang."


" Mas mau anak berapa?".


" Mas gak nuntut anak dalam jumlah yaaang. Semua tergantung kamu,".


" Istirahatlah yaang, nih minum, jangan terlalu lelah".


Andien meneguk air mineral dan berbaring.


" Kita masih perlu waktu berjam jam di pesawat, tidur dan nyamakanlah dirimu sayaaang".


Alex mengusap dan menghujani wajah Andien dengan senyuman.

__ADS_1


Akhirnya sekitar 15 menit kemudian, Andien pun tertidur lelap. Alex memandangi Andien.Begitu takut Alex ,Andien pergi darinya.Alkan lawan yang sangat berat.Pria tampan, pintar, perusahaannya sangat banyak.Tipikal penyayang dan sangat menghargai cinta.


Dokter yang ikut dalam penerbangan me Wa Alex ,bahwa suntikan harus kembali di berikan pada Andien.Alex pun membalasnya.


" Tunggu isteri saya bangun, dia masu 1 jam tidur,perjalanan masih panjang, jika di suntik dia akan kesakutan."


Tepat 2 jam kemudian Andien pun bangun.


" Yaaang waktunya kamu di suntik kembali yaaang".


Andien mengangguk.


Andien menahan rasa sakit.


" Apa ada yang tidak nyaman pada perut ibu?".


" Tidak dok".


" Anda usahakan makan ya nyonya, agar bayinya cukup asupan nutrisi."


" Baik dok".


Sang dokter pamit, sedangkan Alex langsung menyuruh pramugari menyiapkan makanan Andien.


" Kalian mau makan nak?" tanya mami Alex.


" Iya mi".


" Makanlah nak".


" Mami ,papi dan. Reyhan apa sudah makan mi?".


" Sudah nak , kami tadi makan bersama."


Andien dan Alex perlahan makan. Alex menyuapi Andien sesekali.


" Makasih mas sangat menyayangiku, walau belum melayani kebutuhan fisik mas, mas gak berubah".


" Yaaang, jangan jadi beban.Kita akan berduel pada saat nya, kalau sakit, mas ajak duel dan ber gelud ,yang ada kamu dan anak kita akan gak nyaman."


" Makasih atas pengertian mas".


" Kembali kasih sayaang".


Alex mencium puncak kepala Andien.


❤❤❤❤❤❤❤


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2