
Andien mengikuti testing ke 3, segala testing melelahkan Andien ikuti dan dinilai berbagai pihak., hingga pengumuman Andien mendapat nilai tertinggi.
Semua hasil copyan testing diberikan pada peserta testing, Andien sangat senang, perjuangan.yang tidak sia sia.
Dan ketika akan pulang, Adien menyusuri jalan , mengusap air matanya.Bahkan kebahagiaannnya tidak pada satu orangpun bisa dia bagikan.
Alex.tepat berada di depan Andien. Andien menubruknya karena air mata Andien menutupi pandangannya.
Andien terkejut ketika mendengar suara Alex.
" Ndien, jangan nangis".
Alex memeluk Andien dengan erat. Andien merengutkan wajahnya.
" Mas , kamu pakai parfum 1 botolan yah, wanginya ampun, " ujar Andien dengan wajah merasa aneh.
Alex pun hanya menunduk malu.
"Temani aku ke apartemen, aku ganti baju".
" Kenapa nangis? kamu gak lulus?".
" Lebalikannya ,ujar Andien ketika berada di mobil Alex.
Andien menahan tawanya sambil menutup hidungnya.
Alex jadinya ngakak tertawa.
" Apa kamu segitu mau capernya sama aku mas? apa aku terlau gedek rasa?".
" Gak, kamu benar Xa, mas sangat menyukaimu".
Alexa hanya diam.
" Kamu masih ingat, saat tas kamu di rampok, mas hanya tergores di lengan, kamu obati, namun demi mendapatkan perhatian, mas membenturkan lengan sapai memar ke dinding, agar kamu obati dan perhatikan, kamu sampai marah pada mas, ujar Alex.
" Terkadang cinta membuat orang gak pakai nalar dan logika, " ujar Andien menahan tawa di pundak Alex.
" Kamu mengetawain aku Ndien."
__ADS_1
" Habis IPK 4.00, bisa dapat wanita lebih, namun kenapa harus kekeh sihhh, harus aku mas".
" Satu ,dan hanya satu Ndien, sulit untuk di gantikan, " ujar Alex.
" Sumpah , nih baju terlalu wangi mas, jadinya mual dan pusing nyium wangi parfum mas, mana parfum mahal di pakai seperti nyemprot air, sayang banget mas", ujar Andien.
Alex tertawa.
" Yah dia menjadi seperti pria konyol, sedari tadi merasa kurang wangi.
" Gimana hasil testingnya Ndien?".
" Puji Tuhan, lulus mas".
" Hmmmm, kita rayakan?".
" Baiklahhhh," ujar Andien tersenyum bahagia.
" Makan? atau nonton?".
" Tidak keduanya Ndien?".
" Terus ? maunya apa?".
" Gak ahhh, seram.Masak nemani di apartemen. nanti pakai acara macam - macam dehhh".
" Gak, beneran gak Ndien".
Dan mereka pun berada di apartemen Alex saat ini.
" Kamu tahu gak Ndien, mas merasakan withdrawal symptom artinya terlalu menyukai sesuatu,hingga tak kuat berpisah semenitpun, " ujar Alex.
" Gombal".
" Tulus Ndien, " ujar Alex.
Andien menatap pemandangan malam dari balkon.Apartemen ini sangat indah.
" Apa mas tinggal disini?".
__ADS_1
" Gak, disini kalau lagi pengen menyendiri, biasanya di rumah orangtua.Kalau mas ajakin kamu le rumah orangtua mas, kamu mana mau," ujar Alex.
Andien hanya tersenyum.
" Tinggallah disini, sebelum kamu mendapat pekerjaan, menyewa hotel lumayan mahal, ujar Alex."
" Mungkin mau bagi 2 satu kamar, nyari dekat kantor".
" Jangan nyari berbagi, susah.Nanti teman bawa nginap pacarnya,kamu terganggu, bahkan kamu di usik teman pacar satu kamar. Bagus sendiri aja."
" Dari sini ke kantor, hanya 10 menit, jalan kaki bisa".
" Di depan apartemen ini di sewakan, kamu minat? tuh nomornya ada", ujar Alex.
" Mahal gak yaah?".
" Tanya dulu".
Andien pun menghubungi pemilik apartemen dan yang membuat Andien terheran harganya lumayan rumah, sang pemilik hanya bilang, tolong apartemennya di rawat dan di jaga dengan baik.
Bahkan malam itu juga ,pemiliknya datang dan memperlihatkan apartemen nya pada Andien.
" Perlengkapan masak dan lainnya sudah tersedia,hanya tinggal bawa koper, " ujar sang pemilik.
" Kalau anda minat, besok kita selesaikan urusan sewa menyewa,ujar sang pemilik dengan ramah".
°Baiklah, saya akan sewa 6 bulan apa boleh?".
" Sewanya per satu tahun," ujar sang pemilik.
" Baiklah, besok saya datang , kita beresi kesepakatan".
Sang pemilik pun pamit.
🤩😍🥰😍🤩
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment