Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Membuntutimu 2


__ADS_3

Andien kembali ke ruangannya. Andien tersipu sipu di sepanjang jalan. Perlakuan Alex sangat ciut banget, sebagai seorang wanita di perlakukan gitu merasa something 🤭😋.


Andien baru mengingat janjinya jalan sama James. Andien bergegas menyiapkan pekerjaannya Andien terbiasa berteman dengan pria, pria simpel, gak ribet, gak sibuk gosip, gak sibuk dengan iri , berteman dengan cowok lebih care.


Ketika jam pulang, Andien menukar roknya dengan celana panjang, memakai jaket. Andien lebih suka memakai ransel, karena apapun muat di dalam ransel.


Andien keluar dari ruangannya, dan James sudah menunggunya.


" Kita jalan sekarang?".


Alexa mengangguk dan tersenyum.


Alexa dan James pun memasuki lift, sedangkan Alex bengong melihat Andien pergi dengan James.


" Ben, kita bergerak, " ujar Alex.


Alex mengambil handphone .


" Sharon, Sinai, bereskan meja saya".


" Baik pak, "ujar mereka.


" Bian, batalkan rapat, besok saja bilang ke departemen pembelian, saya ada urusan penting".


" Baik pak, " ujar Bian.


James memberikan helm pada Andien, Andien pun memakainya.


" Naik Ndien, " ujar James.


Andien pun mengangguk.


James perlahan melajukan motor sportnya, membelah kemacetan jalan.


Sedangkan di belakang, Benyamin krasak krusuk mengikuti James dan Andien, seperti perintah sang big bos.


" Jangan sampai kehilangan jejak mereka Ben".

__ADS_1


" Siap pak bos, " ujar Benyamin.


Benyamin tersenyum, baru kali ini sang big bos serius mengejar seorang wanita, selama ini gak pernah dekat dan menyukai seseorang.


James memarkirkan mobil nya di sebuah cafe dan resto.


Andien turun dan berjalan bersisian dengan Andien.


Andien dan James memesan beberapa menu.Sedangkan Alex dan Benyamin memilih duduk di sebuah meja hanya dipisahkan sebuah dinding, namun pembicaraan Andien dan James masih terdengar.


Alex juga memesan makanan dengan Benyamin.


" Spagetti nya enak , rasanya pas," ujar Andien.


" Mau cobain rasa ini?",tanya James.


Andien mengangguk dan mengambil dengan sendok nya .


" Hmmm, keju nya kerasa banget, enak, " ujar Andien.


" Coba nih Ndien, potato creaps nya enak, renyah," ujar James.


" Benar, rasanya beda yah, jempol ".


" Makan disini, murah meriah Ndien, untuk kantong kita bisalah."


" Makanan enak gak harus makan di bintang 5, makanan sederhana,kalau enak ,semua bakalan lebih enak, benar bukan? " ujar Andien .


" Saya pikir kamu tipikal high class Ndien", ujar James.


" Jangan gitu James, aku orang sederhana, hidup kekurangan udah biasa. Makan roti aja juga udah biasa sewaktu kuliahan, makanan apapun aku makan, dulu kerja di toko roti, roti yang gaknlaku kejual, yah di beri buat karyawan, akan menjadi sarapan dan makan siang, malam dapat lagi roti sisa. Kalau bekerja di restoran, aku akan di masakin cheff nya , kalau makanan gak sesuai dengan permintaan pelanggan, yah mereka kan mau buang, aku bilang buat aku aja, mereka ngerti sihhh."


" Kamu sangat mandiri Ndien, salut".


" Sebenarnya awalnya aku gak siap hidup dari serba ada ke yang gak ada itu sakit banget, jiwaku memberontak, aku gak pernah di hadapkan belajar dari dasar, semua ada ,semua tersedia, tinggal milih, saat gak ada pilihan, mau gimana, saat sebayang kara, utang banyak, perusahaan orangtua bangkrut, pusing banget James, bingung pastinya.Kalau ditanya gimana aku melalui ini semua. aku gak tahu James, semua berkat doa, berkat teman juga , ada ngebantu beli perusahaan papi aku, utang lunas, dan aku hanya hidup mencari buat diri sendiri, semua habis terjual, aku keluar dari rumah hanya bawa koper, isi baju,bawa biola, bawa gitar, modal itu aja.Aku nangis di kursi di jalan, aku duduk, main musik, uang gak ada sama sekali.Eh aku seperti ngamen ,banyak yang ngasih uang ke aku, padahal aku mau menghibur diri sendiri loh."


" Aku gak malu, belum tamat SMA kala itu.Aku bersyukur, sekolah ngerti keadaan ku, mereka beri beasiswa asalkan aku giat dan juara umum, aku pun berjuang. Kuliah juga gitu."

__ADS_1


" James ini enak ,cobain, " Andien menyiap James chiken crispy dengan saus unik.


" Makasih Ndien, enak, " ujar James.


Andien menghirup minumannya .


" Aku ke toilet bentar ya Ndien".


Andien mengangguk.


James ternyata membayar orderan merek ,kemudian menuju toilet.


Alex mendengar semua cerita Andien, Alex tahu begitu sulitnya Andien keluar dari kehidupannya dulu.Kesulitan sudah sangat banyak dia dapati.


" Makanan nya sangat enak tuan, "ujar Benyamin.


" Benar Ben."


" Gak sia sia membuntutin non Andien, kalau tahu ada resto gini, aku bakalan akan berkunjung tuan, besok aku akan bawa mama dan adik kesini makan."


" Aku juga Ben, semua rasa makanan nya luar biasa, murah. tapi gak murahan.Enak banget."


" Tapi hati tuan terbakar kan ,karena liat gebetan di taksir orang."


" Benar Ben, dada ini rasanya perih, ingin kesana dan mengangkat Andien, memgurungnya di dalam kamar, imajinasi ini jadi menyeramkan Ben."


" Jangan sampai dinlaksanakan tuan, wanuta di kasari akan pergi.Harus sabar tuan, jodoh gak akan ketukar, jodoh gak akan kemana."


Alex mengangguk.


🪴🌻🪴🌻🪴🌻🪴


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2