Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Aku Mencarimu


__ADS_3

" Kamu gugup Ndien? Klien kita sangat besar kali ini, " ujar Reyhan tersenyum , tenang ada aku menemani kamu, kita akan bertolak ke Canada, ujar Reyhan.


Canada mengingatkan kilas balik memori Andien akan sosok Alex. Andien lega menatap nama kliennya bukan Alexander Prayoga.


" Ada aku, tidak apa apa, jangan gugup", ujar Reyhan.


Andien hanya mengangguk.


Andien mendorong kopernya ,tanpa mau di tolong sang atasan.


Andien menyelesaikan kuliahnya setahun yang lalu, menghindar dan selalu ditolong temannya dalam menghadapi Alex. Hingga ketukan meja hijau dan wisuda dia dapati, dia merasa lega, karena selama itu, hanya beberapa kali berdebat dengan Alex, tanpa ada apapun lagi.Terakhir saat salju baru turun, disitulah Andien melihat wajah lelah Alex, dan disitulah Andien pergi, dan tidak pernah ada lagi di apartemennya. Apartemen Andien , sudah dia jual pada sesama mahasiswa di kampusnya, dengab meraup untung yang lumayan.


Sebelumnya Andien melamar kerja di beberapa perusahaan pedaing Alex dan ketika panggilan itu dia dapati, berbagai wawancara dan test dia ikuti. Andien di terima di sebuah perusahaan.Karens kinerjanya bagus, Andien mendapat pelatihan dari kantor, ke beberapa kantor pusat di beberapa negara. Dan disanalah dia kembali bertemu dengan Reyhan, sosok pria yang pernah menolongnya.


Andien mendapat fasilitas tempat tinggal dari kantor, sehingga hidupnya tidak sesulit dulu, gaji yang besar, membuatnya sedikit lega,tidak harus berjuang dari dasar, kehidupannya berganti, pakaiannya jauh lebih modis, karena kebutuhan perusahaan memberi karyawan uang saku, bonus ,uang lembur dan insentif.Bonus di peroleh satu tahun 4 kali, tergantung kinerja karyawan.


Andien menjadi sosok pekerja wanita yang di perhitungkan, bahkan beberapa perusahaan memintanya bekerja di perusahaan mereka, namun Andien kekeh mengabdi pada perusahaan Reyhan, Andien tidak pernah bisa membalas kebaikan Reyhan.

__ADS_1


Secangkir kopi, dalam genggaman Andien, membuatny sedikit termenung perjalanan nya satu tahun terakhir begitu penuh dengan perjuangan membuktikan dirinya siapa.


Ketika dia sudah di perhitungkan, Andien pun tetap tidak gedek kepala, tetap berjuang dan belajar banyak dari para senior bekerja di lapangan.


" Ada apa dengan Cana da Ndien? apakah ada yang special?" tanya Reyhan tersenyum.


" Nothing ...",ujar Andien singkat.


Selama di perjalanan, Andien menyusun jadwal kerja, dan membalas beberapa email, juga membuat perencanaan pembangunan ekspansi yang akan berlangsung. 3 bulan rencana proyek, Andien harus bolak balik Rusia dan Canada buat pekerjaannya.


Reyhan sedikit santai sejak Andien ada, beberapa proyek besar, terselesaikan dengan baik, Andien juga sangat cekatan, anggota Andien sangat solid dan kompak. Andien menarik 2 sahabatnya bekerja dengannya, Jorsh dan Teddy. Awalnya Jorsh dan Teddy bekerja di Kuait, namun karena sering konflik dengan petugas lapangan, ketika tawaran Andien datang. mereka langsung angkat kaki, dan bergabung dengan Andien. Mereka berdua orang kepercayaan Andien.


" Dingin kan Ndien?".


" Yup...,"ujar Andien.


" Sini. aku hangatkan Ndien".

__ADS_1


" Ihhh, dasar bos mesum,ledek Andien tersenyum."


" Kita akan tinggal dimana?".


" Med kantor ada Ndien, agak pelosok di Canada. dekwt pantai. Gak masalah kan Ndien?".


" Gak masalah, " ujar Andien tersenyum mengunyah roti pemberian pramugari.


" Kita akan berbelanja keperluan pribadi, dan tenang saja, perjalanan dinas,kantor yang tanggung.Beli aja roti, makanan, apapun bisa beli, kebutuhan pokok, di kamar ada kulkas jadi kalau bosan menu kantin, bisa masak sendiri, ada dapur bersama di setiap mes, dalam 1 mes ada 3 kamar Ndien."


" Baiklah ," ujar Andien mengangguk.


🌼🌡🌡🌼🌡🌼🌡🌡🌼🌼


Jangan lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2