
Andien kembali tertidur, terlalu lelah dan pengaruh obat membuatnya beristirahat. Perhatian Alex sangat besar, Andien tidak menduga ,Alex datang tepat sesuai janjinya, malahan bergegas menemuinya.
Ketika pagi datang, Alex membeli sarapan Andien sendiri. menyusun aneka makanan . Menyusun pakaian yang akan Andien kenakan.
Sinai, Sarah dan Benyamin sampai bengong melihat sang majikan, biasanya merekalah yang menyiapkan itu semua.
" Jangan bengong kalian ber 3. Dalam janji pernikahan tertulis, kita hidup dengan pasangan dalam keadaan suka dan duka,untung dan malang, jika pasangan sedang sakit, yah kita rawat, jangan mau sehatnya aja.Betul apa gak?".
" Betulll, jawab Sinai, Sharon dan Benyamin".
Mereka bertiga kembali tertawa terkikik, tersenyum melihat wajah bucin sang big bos.
" Apa kalian gak melihat, Andien mual atau sejenisnya?", tanya Alex.
" Beneran gak ada tuan, non Andien enak aja, makan seperti biasa, kadang banyak, kadang dikit, gak ada beda. Manjat pakai tali satu hari bolak balik gak ada.Hanya tadi pagi kepala non pening, kan begaduh sama tuan Alkan soal pekerjaan, non Andien tinggalkan ,tidur tiduran sama kami tuan. "
" Kenapa Andien beda sama orang hamil lainnya yahhhh".
" Tuan tahu dari mana bedanya."
" Sesama rekan kerja cerita, gitu isterinya muntah muntah pagi hari, mereka udah tahu hamil".
" Beda orang, beda bawaan tuan, ada yang mual dan ngidamnya parah. ada yang enggak", ujar Benyamin.
__ADS_1
" Kayaknya kamu berpengalaman deh Ben", ujar Alex tertawa.
" Ahhh tuan. punya pacar saja saya kagak, sangkin sibjknya ngurus perusahaan dan ngurus majikan."
" Dasar kamunya aja yang gak pandai nyari cewek Ben".
" Alah tuan aja ngejar nyonya dari SMA , sampai kuliah belum dapat dapat. Alasan ajak liburan, kalau gak ehem ehem , mungkin nyonya mikir kali yah tuan".
" Kamu Ben, menghina bangetttt".
" Tuan itu, luar dalamnya saya tahu tuan."
" Kalau soal ehem ehem itu murni Ben, murni aku nya hanya ingin orang yang aku cintai hidup", ujar Alex.
" Jangan masukkan ke hati tuan, saya bercanda juga. Tuan memang benar benar menyayangi non Andien. Bukan kaleng kaleng kan tuan".
" Wuihhhh kalau big bos udah ngamuk, seremmm ahhhh", ujar Sinai ngakak.
" Kalau tuan di ajak duel joged , bakalan kalah, biasanya ,umumnya ,badan pria dan wanita negeri ini lentur banget tuan, kalau ada acara holi, tuan bakalan kalah kalau adu kebolehan menari," ujar Sinai.
" Cowok macho, gak perlu lah menari lah, iyankan Ben?".
" Cowok macho, ya boxing, judo , gitu gituan donggg", ujar Alex.
__ADS_1
" Tuan, beberapa hari lagi, upacara holi, masyarakat disini sudah pada sibuk. Tuan sama nona ikutan aja, mudah mudahan nona udah kuat, kalau acara holi, hmmm bule banyak ikutan, wisatawan banyak datang ke India.Pasti seru tuan," ujar Sheron.
" Bilang aja , kamu juga pengen ikutan Sin".
" Bener banget tuan, kami udah cerita ber 3, sam nona, pengen ngerasain Holi di tempat asal nya, yah disini", ujar Sinai.
" Baiklah, fine....,saya kerja dulu, jagain nona kalian, biar cepat selesai."
Alex memakai baju kerjanya sendiri, mengambil desain dan memimpin tim melakukan pekerjaan.Para anggota team Andien terkejut melihat kemampuan Alex.Sewaktu jam istirahat, meeka berujar, " Tuan dan non Andien sama, sama sama cekatan, skill kuat, teliti, pintar. Gak nyangka suami isteri punya kebolehan yang luar biasa.Kalau bukan karena sakit, non Andien pasti masih mimpin"
" Andien isteri saya pak, kami sudah menikah , dan isteri saya sedang mengandung,makanya pingsan semalam".
" Bagaimana kandungan non Andien tuan?".
" Waktu tergantung di tali,ketika Pingsan, isteri saya alami pendarahan pak, tetapi pendarahannya berhenti, isteri saya sedang di rawat di rumah sakit, begitu sehat, baru saya bawa balik ke Caracas."
" Saya gak nyangka ,non Andien sudah menikah.Orangnya baik, ceria, dan gak tukang merintah, care sama anggota, kerja jadi enak,hanya yah bos disini ngulah, bongkar bolak balik. Saya pun capek tuan, bukan kita gak bisa kerja."
" Setelah pekerjaan ini selesai, saya mau liat, dia masih berani atau gak, "ujar Halil.
🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴
Jangan Lupa
__ADS_1
Like
Vote