Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Meluluhkanmu


__ADS_3

" Mami dan Daddy ku suka kamu Xa," ujar Alex.


" Aku juga sangat suka kamu Xa, " ujar Alex.


" Aku gak, " ujar Andien.


" Serius jawabnya?".


" Dua rius," ujar Andien.


Marcho mendekati Andien.


" Ndien mami nyariin kamu", ujar Marcho.


" Dia bersama saya, " ujar Alex.


" Dia siapa kamu Ndien?".


" Teman," jawab Andien singkat.


" Tepatnya pacar, " ujar Alex.


Ketika Andien hendak protes, Alex langsung menarik Andien ke pelukannya.


" Andien pasangan saya ke pesta ini, perhatikan sikap anda, jika Andien pacarnya kamu, dia gak akan menerima ajakan saya, " ujar Marcho.


" Kami lagi marahan" , jawab Alex asal.


Andien dan Alex saling bertatapan.


" Gak benar, gak...," ujar Andien.


" Jangan marah sayaaang, " ujar Alex.

__ADS_1


" Ndien,kamu gak pernah cerita soal dia, biasanya kamu cerita apapun".


" Maaf Marcho, aku gak ingat bilang sama kamu, beneran gak ada apa apa Marcho".


" Xa, jangan marahan dong yaaang, " ujar Alex.


" Yang benar aja deh kamu Lex, " ujar Andien.


" Benar Ndien".


Andien memijat dahinya karena kehabisan akal .


Marcho menarik tangan Alexa, sedangkan Alex mempertahankan Andien.


" Lepaskan, " ujar Andien menepis tangan Alex.


" Kamu maksa banget dehhhh", ujar Andien.


" Yaahhhh, karena aku menjaga jodohku, bukan jodoh orang, wajar aku harus tegas, kita sama sama menyukai, kamunya aja gak mengakui Xa," ujar Alex dengan tegas.


Hati Alex sangat panas melihat aksi andien.Alex menahan emosinya.


Tidak lama kemudian ,beberapa wanita mendekati Alex, Andien melihatnya, dan Andien pura pura gak liat, namun sesekali melihat ke arah Alex dengan pandangan mencuri.


Alexa mengedipkan matanya, ketika Andien meliriknya.


Andien membuang pandangannya. Ada beberapa kali kejadian seperti itu terjadi, Alex tersenyum puas.


Sementara kedua orangtua Alex sibuk berdebat, mereka selama ini khawatir Alex memiliki kelainan ,karena Alex tidak pernah pacaran, adapun yang dia aku pacar, lebih banyak seperti tameng, tidak pernah jalan berdua, Benyamin selalu menemani mereka kemanapun. Bahkan kedua orangtua Alex sampai memata matai, jangan kan ciuman, pegangan tangan saja tidak.


Malam ini mereka terkejut melihat reaksi Alex, mendekap erat Alexa, menggenggam tangan Alexa dan sangat keliatan Alex cemburu, keliatan Alex mencari kesempatan, dimana bibir Alex menyentuh puncak kepala Alexa.


" Kita .asih harus mengamati Alex, jika anak kita normal, kita lega, siapapun wanitanya, kita seyuju,yang penting anak kita mencintainya, dan wanita itu baik,"ujar sang mami.

__ADS_1


" Saya setuju sayaang, "ujar Papi Alex pada sang


isteri.


Mereka menikmati makanan mereka, perasaan mereka belum sepenuhnya merasa lega. Jika benar Alex mempunyai pacar sesungguhnya, baru mereka merasa lega.Pekerja melaporkan temuan mereka,bahwa Alex mengejar Andien sampai rela naik turun tali, beberapa rekaman papi Alex dapati, dan papi Alex tersenyum sumringah, merasa lebih senang lagi, bahwa anaknya normal.


" Kenapa senyum senyum yaaang?" tanya mami Alex.


" Nih yaaang, adegan film, di rekam Tomy, pekerja saya."


Mami Alex pun tersenyum dan tertawa memeluk sang suami.


" Ternyata anak kita bisa juga romantis, dan pemaksa, wuihhh beda banget sama kamu yaaang,saat memperjuangkan aku, kamu lebih lembut, nih anak niru siapa sihhhh, lucu banget, keliatan Alex sangat kesulitan meng ekspresikan dirinya, meruntuhkan gengsinya, uwuuu banget sih Andien , makanya anak kita sampai termehek mehek sama Andien, " ujar sang mami bersemangat.


" Dad...kita cepat lamar gadis itu, agar jadi menantu kita".


" Jangan mi, gadis itu sulit di tahlukkan, biar anak kita bekerja sendiri, agar dia tahu gimana susahnya mendapatkan sesuatu, selama ini ,apa yang dia mau, selalu tersedia, apa yang dia mau, selalu ada,biarkan dia tahu, memperjuangkan sesuatu itu sulit, tidak segampang membalikkan telapak tangan. Biarkan dia sulit mendapatkannya, agar dia bisa menghargai apa yang dia perjuangkan, bahkan perjuangannya membuatnya kokoh akan komitmen, untuk menepis wanita genit, dia akan menyadari, wanitanya jauh lebih berharga dari apapun."


" Benar Dad, benar..." , ujar mami Alex .


" Tipikal anak kita selalu tahu menghargai apa yang dia perjuangkan, contohnya kemenangan yang dia peroleh sangat sulit dia dapatkan, lihat saja, tropi itu dia pajangin selalu, dia jaga dengan baik."


" Lebih lega kan Mi?".


" Yah Dad, lebih lega mami, " ujar sang isteri.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2