Pertarungan Bos Dan Bawahan

Pertarungan Bos Dan Bawahan
Mengecek


__ADS_3

Sore itu, Andien , Alex dan kedua orangtua Alex ,menemani ke dokter kandungan. Sebelumnya Alex ada konsul lewat handphone dengan dokter. Dokter mengatakan akan menyuntikkan Andien obat penguat, sebelum berangkat .


" Apa kabar mami dedeknya, sehat Ndien?".


" Sehat dok, hanya malam sering mual, kadang muntah dok," ujar Andien.


" Nanti saya resepkan obat mual ya Ndien, hanya biasanya bawaan tiap baby beda beda. Kamu udah mending banget, selama ini gak pernah mual, masih bisa makan kan Ndien, beberapa pasien saya, rawat inap, ada yang hanil 4 minggu, muntah dari pagi sampai malam, sampai tenggorokan luka dan berdarah".


" Ada juga yang hamil 3 bulan, mual, gak bisa makan apapun, yah di infus."


" Berat kamu baik Ndien, berat babynya juga bagus kan dari beberapa bulan ,ini kita cek ya Ndien."


" Baik dok."


Sang dokter me USG perut Andien.


" Cowok Ndien, nih lihat."


" Beratnya bagus, hanya dia sangat lasak, posisi nya bisa berubah, kita lihat di bulan ke 7, apa masih sungsang atau gak."


" Ya dok".


" Susu jangan lupa diminum ya Ndien, vitamin dan beberapa resep buat DHA, buat yulang, di minun yahhhh."


" Baik dok".


" Jangannterlalu lelah, hindari strea, mami hamil harus happy happy aja, peran daddy wajib mendukung, peran mrrtua juga," ujar sang dokter tersenyum.


" Ini detak jantungnya bagus, iramanya baik".


Andien dan Alex saling menatap dan tersenyum bahagia.

__ADS_1


" Andien maunya cewek, ternyata cowok dok, " ujar Alex tertawa.


" Anak cowok, dekat sama mami nya Ndien, beneran, anak saya gitu".


" Pengalaman Ndien, anak cewek saya ,dekat kayak pranko sama daddy nya. Kalau daddy nya bawa mobil, so pasti di samping, mami nya di belakang, bayangin, hehehehe."


" Sehat sehat sampai lahiran ya Ndien, cowok sama cewek sama aja."


" Andien terkadang susah tidur dok kalau malam," ujar mami Alex.


" Kalau malam kurang tidur, siang wajib ngantuk dan hati hatj ya Ndien, jangan sampai banjn pagi, puaing, san bisa fatal.Bangunpagi, duduk dulu di ranjang,udah enakan baru berdiri."


" Baik dok".


Ketika susah pilang, Alex mengepak pakaian andien,tidak menijikan sang isteri mempackinh sendiri.


Andien tersenyum melihat list kertas buat persiapan tugas.


" Hati hati ya mas".


Dan setelah koper selesai, Lex membawa Andien ke kamar mandi, mereka pun salinv bertautan san malam itu menjadi saksi mereka saling memberi dan menerima.


Alex mengeringkan rambut Andien serta.membantu Andien berpakaian.


Andien tersenyum melihat perhatian sang suami.Ketika berbaringpun Andien selalu di bantu Alex.


" Anak kuta cowok mas".


" Hmmm, dia akan menjadi pria tangguh, dia juga bakalan menjaga maminya."


Andien tersenyum.

__ADS_1


" Mas, Andien sangat bahagia, jangan pernah berubah, berubah lebih baik wajib ya mas".


Alex mengecup puncak kepala Andien.


Dekapan Alex membuat Andien terlelal tidur.


Ketika pagi datang, Alex perlahan membangunkan Andien.Andien perlahan bersih bersih, Benyamin, Sinai dan Sharon serta beberapa pengawal sudah berada di halaman depan.


Alex menyerahkan koper mereka pada Para pengawal.


Mereka pun menuju ke bandara.


Andien masih mengantuk dan melanjutkan pekerjaannya.


Alex memakaikan selimut dan mendekap Andien.Alex mengusap perut Andien.


Mengecup pipi Andien.


Benyamin , Sinai dan Sharon hanya menahan senyum .Dari semula mereka udah tahu ke bucinan Alex pada sang isteri.


Pelukan Alex membuat Andien nyaman, bahkan sewaktu menaiki pesawat Andien dalam gendongan Alex .


🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2